Marbut yang Pura-Pura Dianiaya Dapat Bantuan Sosial dari Polisi

Reza Gunadha

Jum'at, 02 Maret 2018 | 12:36 WIB
Marbut yang Pura-Pura Dianiaya Dapat Bantuan Sosial dari Polisi
Marbut Masjid Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Uyu Ruhiyan (53) akhirnya mengakui membuat laporan palsu mengenai dirinya menjadi korban penganiayaan di dalam masjid. [Harewos Garut]

Suara.com - Kapolres Garut menyerahkan bantuan berupa alat pemotong rumput, sepeda, bahan pangan dan uang kepada marbut Masjid Pameungpeuk Garut, Uyu Ruhiyan.

Uyu adalah marbut yang sempat merekayasa menjadi korban penganiayaan di dalam masjid, untuk tujuan mendapatkan perhatian secara finansial.

"Kami (jajaran Polres Garut) iuran apa yang menjadi kebutuhan Pak Uyu, yaitu mesin rumput dan sepeda," kata Kepala Kepolisian Resor Garut Ajun Komisaris Besar Budi Satria Wiguna saat jumpa pers kasus laporan palsu penganiayaan tehadap marbut seperti diberitakan Antara, Kamis (1/3/2018).

Budi menuturkan, bantuan yang diberikannya itu sebagai rasa iba terhadap seorang marbut yang hidupnya serba kekurangan secara ekonomi.

Uyu, kata dia, setiap bulannya hanya mendapatkan upah Rp125 ribu sehingga pantas untuk dibantu kebutuhan ekonominya.

"Kami ingin memperhatikan marbut yang selama ini hanya digaji Rp125 ribu sebulan," tukasnya.

Uyu sendiri mengakui senang mendapatkan bantuan dari kepolisian berupa sepeda dan mesin potong rumput.

Bantuan peralatan itu akan digunakan Uyu untuk usaha membantu kebutuhan hidup ekonomi keluarganya.

"Alhamdulillah, terima kasih, bisa bekerja kalau ada ini," katanya.

Marbut Uyu sebelum ini sempat membuat loporan rekayasa telah diniaya oleh sekelompok orang tak dikenal menggunakan benda tajam lalu badannya diikat.

Namun, aksi rekayasanya itu terbongkar oleh petugas kepolisian setelah tim dari Polres Garut melakukan rekonstruksi kasus penganiayaan itu.

Akibat perbuatannya itu, Uyu harus berurusan dengan kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pura-Pura Dianiaya, Marbut Masjid: Gaji Saya Cuma Rp125 Ribu

Pura-Pura Dianiaya, Marbut Masjid: Gaji Saya Cuma Rp125 Ribu

News | Jum'at, 02 Maret 2018 | 11:14 WIB

Bohong soal Dianiaya, Marbut Masjid Garut: Saya Butuh Uang

Bohong soal Dianiaya, Marbut Masjid Garut: Saya Butuh Uang

News | Jum'at, 02 Maret 2018 | 10:07 WIB

Polisi Sebut Marbot Masjid di Garut Berbohong Soal Penganiayaan

Polisi Sebut Marbot Masjid di Garut Berbohong Soal Penganiayaan

News | Rabu, 28 Februari 2018 | 21:48 WIB

Gara-Gara Tak Ikut Upacara, Terungkap Bocah MR Disetrika Ibunya

Gara-Gara Tak Ikut Upacara, Terungkap Bocah MR Disetrika Ibunya

News | Jum'at, 23 Februari 2018 | 17:59 WIB

Polisi Bantah Terjadi Penganiayaan Terhadap Santri di Garut

Polisi Bantah Terjadi Penganiayaan Terhadap Santri di Garut

News | Kamis, 08 Februari 2018 | 07:19 WIB

Terkini

Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?

Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 07:00 WIB

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:55 WIB

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:29 WIB

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:45 WIB

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:19 WIB

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:53 WIB

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB