Karangan Bunga Datang, Karyawan Shock Pendiri Matahari Tewas

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 10 Maret 2018 | 23:07 WIB
Karangan Bunga Datang, Karyawan Shock Pendiri Matahari Tewas
Karangan bunga untuk Hari Darmawan. (suara.com/Luh Wayanti)

Suara.com - Karangan bunga berdatangan untuk pendiri waralaba Matahari yang sekaligus bos besar Taman Wisata Matahari, Hari Darmawan. Hari ditemukan tewas di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/3/2018) pagi.

Jenazah akan disemayamkan di Rumah Duka Kertha Semadi di Jalan Cargo Permai, Ubung Kaja, Denpasar. Bunga sudah berdatangan ke sana sejak sore tadi.

Karangan bunga datang dari Hypermart, Pizza Hut, Food Mart dan beberapa bunga dari rekan Hari.

Tidak hanya karangan bunga ucapan bela sungkawa, karyawan Matahari pun juga mulai datang.

Nyoman Yasa salah satu mantan karyawan matahari datang ke rumah duka untuk mengucapkan berbelasungkawa.

"Kami datang ke sini untuk menyambut jenazah almarhum. Pastinya juga untuk mengucapkan turut berbelasungkawa kepada keluarga beliau," terangnya.

Saat ini ambulan milik Rumah Duka Kertha Semadi sudah berangkat menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sekira pukul 23.00 Wita.

Jenazah almarhum diterbangkan dari Jakarta menuju ke Bali sekira pukul 21.00 Wita. Jenazah akan tiba di Denpasar pukul sekira 24.00 Wita.

Saat ini di rumah duka sudah terlihat kursi-kursi ditata dengan rapi dengan meja-meja. Sementara itu pihak keluarga belum ada yang terlihat.

baca juga

" Ya sepertinya keluarganya belum ada yang datang. Hanya kami saja, ini mereka karyawan Matahari," terangnya.

Yasa yang sudah bekerja di Matahari selama 22 tahun itu mengaku syok mendapat berita bahwa mantan bosnya meninggal.

"Ya kaget saja mendengar beliau meninggal," pungkasnya. (Luh Wayanti)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Belum Bisa Pastikan Penyebab Kematian Pendiri Matahari

Polisi Belum Bisa Pastikan Penyebab Kematian Pendiri Matahari

News | Sabtu, 10 Maret 2018 | 20:13 WIB

Rumah Duka di Denpasar Bersolek Sambut Jenazah Pendiri Matahari

Rumah Duka di Denpasar Bersolek Sambut Jenazah Pendiri Matahari

News | Sabtu, 10 Maret 2018 | 17:38 WIB

Kisah Hari Darmawan, Bangun Taman Wisata Murah untuk Kelas Bawah

Kisah Hari Darmawan, Bangun Taman Wisata Murah untuk Kelas Bawah

Bisnis | Sabtu, 10 Maret 2018 | 16:53 WIB

Jenazah Pendiri Matahari Diterbangkan ke Bali untuk Dikremasi

Jenazah Pendiri Matahari Diterbangkan ke Bali untuk Dikremasi

News | Sabtu, 10 Maret 2018 | 16:19 WIB

Pendiri Matahari Tewas di Sungai Ciliwung, Diduga Terpeleset

Pendiri Matahari Tewas di Sungai Ciliwung, Diduga Terpeleset

News | Sabtu, 10 Maret 2018 | 15:55 WIB

Terkini

Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul

Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 02:23 WIB

Gebrakan RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Kini 13 Tahun, Termasuk 1 Tahun di PAUD

Gebrakan RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Kini 13 Tahun, Termasuk 1 Tahun di PAUD

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 02:16 WIB

Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!

Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 01:51 WIB

Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing

Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 01:41 WIB

Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah

Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 00:58 WIB

Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU

Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 23:30 WIB

Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal

Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 23:30 WIB

Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!

Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 22:59 WIB

Bareskrim Rampungkan Berkas Kasus Impor Handphone Ilegal, Tiga Tersangka Segera Disidang

Bareskrim Rampungkan Berkas Kasus Impor Handphone Ilegal, Tiga Tersangka Segera Disidang

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 22:59 WIB

Mengapa Pengembalian Amplop Belum Tentu Membebaskan Raja Juli Antoni dari Pidana?

Mengapa Pengembalian Amplop Belum Tentu Membebaskan Raja Juli Antoni dari Pidana?

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 22:26 WIB

×