Indonesia Desak Parlemen Dunia Perkuat Tata Kelola Migran

Selasa, 27 Maret 2018 | 05:33 WIB
Indonesia Desak Parlemen Dunia Perkuat Tata Kelola Migran
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo di ajang Debat Umum sidang ke-138 Inter-Parliamentary Union (IPU) di Jenewa, Swiss, belum lama ini.

Suara.com - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mendesak para anggota parlemen di seluruh dunia untuk memperkuat kerjasama dalam mewujudkan tata kelola global, terkait migrasi yang memperhatikan kepentingan negara penerima, pengirim, dan para imigran secara proporsional.

"Masalah migrasi internasional dan pengungsi merupakan isu yang menjadi kepentingan Indonesia. Meskipun bukan negara yang menandatangani Konvensi Pengungsi tahun 1951, atas dasar kemanusiaan, Indonesia telah menampung para pengungsi, termasuk pengungsi Rohingya," kata Bambang dalam keterangan tertulis Senin (26/3/2018).

Politikus Partai Golkar itu mengatakan, persoalan migrasi dan pengungsi merupakan tanggungjawab bersama masyarakat internasional. Sebab itu, perlu dimiliki instrumen-instrumen yang mampu menjawab persoalan migran saat ini dan di masa yang akan datang.

Bambang menambahkan, pembahasan isu migran dan nasib pengungsi dari perspektif wakil rakyat merupakan masukan penting.

"Ini sangat berpengaruh terhadap penyusunan instrumen internasional terkait pengungsi dan migran, yaitu Global Compact for Migration (GCM) dan Global Compact for Refugees (GCR), yang saat ini dalam proses pembahasan dalam forum PBB di Jenewa," tuturnya.

Desakan itu disampaikan Bambang dalam sesi Debat Umum sidang ke-138 Inter-Parliamentary Union (IPU) di Jenewa, Swiss, pada 25 Maret 2018, bertema "Strengthening the global regime for migrants and refugees: the need for evidence-based policy solutions".

Pertemuan tersebut juga membahas berbagai isu global lain termasuk masalah keamanan internasional, isu-isu Timur Tengah, pembangunan berkelanjutan, dan terkait hak asasi manusia.

Delegasi RI dipimpin oleh Ketua DPR dan terdiri dari sejumlah anggota DPR lainnya seperti Ahmad Sahroni, Mukhamad Misbakhun, Agun Gunandjar, Jhoni Plate, Nur Haryati, Bara Hasibuan, termasuk Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon dan Fahri Hamzah.

IPU merupakan organisasi parlemen nasional di seluruh dunia yang bertujuan untuk mewujudkan demokrasi global melalui dialog politik dan aksi nyata.

Baca Juga: Bambang Soesatyo Minta DPR Percepat Seleksi Pejabat Negara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI