Ini Sosok Otak Perampok dan Pembunuhan Sadis Sopir Go-Car

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 01 April 2018 | 20:07 WIB
Ini Sosok Otak Perampok dan Pembunuhan Sadis Sopir Go-Car
Tyas Dryantama (19), Otak aksi perampokan disertai pembunuhan sopir taksi online, Tri Widiyantoro (44). (suara.com/Andhiko)

Suara.com - Otak aksi perampokan disertai pembunuhan sopir taksi online, Tri Widiyantoro (44) akhirnya menyerahkan diri. Dia datang bersama ayah kandungnya.

Pelaku bernama Tyas Dryantama (19), yang juga berstatus sebagai mahasiswa Jurusan Ekonomi Pembangunan, Universitas Sriwijaya. Dia diserahkan oleh ayah kandungnya sendiri ke pihak kepolisian, Sabtu (31/3/2018) sekitar pukul 19.30 WIB.

Rahmat Kosamsi (50), ayah kandung Tyas menyerahkan anaknya sendiri ke Mapolda Sumsel karena dihantui rasa bersalah. Sebab anaknya membunuh Tri dengan keji.

Bahkan Tri, masih satu almamater dengan anaknya karena merupakan alumni Fakultas MIPA Unsri tahun 1993.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel AKBP Azis Andriyansyah mengatakan saat ini, 3 dari 4 tersangka perampokan disertai pembunuhan Tri sudah diungkap poliai. Satu tersangka lain, Hengky masih menjadi buronan kepolisian.

Tyas diketahui bersembunyi di kampung halamannya di Dusun III, RT9, Desa Mulya Jaya, Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin selama lebih dari 45 hari usai melakukan perampokan terhadap korban.

Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan Tyas diketahui berperan sebagai otak dari tindak kejahatan tersebut.

"Fakta tersebut diketahui dari pengakuan tersangka Bayu, yang menjadi otak dibalik perampokan sadis ini adalah Tyas, yang berstatus sebagai mahasiswa jurusan Ekonomi Pembangunan, Unsri," ujarnya.

Dalam kejahatan tersebut, empat tersangka mengatur rencana dengan memesan taksi online. Aksi sadis itu mereka lakukan dengan berpura-pura memesan angkutan dari Jalan Kapten Anwar Arsyad, Pakjo, Palembang menuju Kenten Ujung, Banyuasin, Kamis 15 Februari.

baca juga

Saat berada di kebun sawit Tanjung Lago, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin, tersangka meminta berhenti dan ketika itulah salah satu tersangka menjerat leher korban menggunakan tali tambang.

Sementara tersangka lain membekap mulut korban hingga tewas. Lalu, jasadnya dibuang ke semak-semak dan baru ditemukan polisi sudah menjadi tulang, Jumat (30/3/2017).

Dalam penelusuran, tersangka Poniman (21), ditembak mati karena berusaha melarikan diri saat berusaha diringkus polisi di kediamannya di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Lalan, Musi Banyuasin, Sumsel, Kamis (29/3/2018).

Lalu, petugas meringkus tersangka Bayu (20) di Jalan Letnan Simanjuntak, Kecamatan Kemuning, Palembang. Dia terpaksa dilumpuhkan dengan sebelas tembakan di kakinya karena berusaha kabur. Tersangka saat ini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

"Hidup atau mati pelaku yang masih buron akan kita tangkap, petugas masih terus memburu. Sebelum itu, silakan menyerahkan diri," ungkap Zulkarnain.

Lantaran terbilang sadis, para tersangka akan dikenakan pasal berlapis. Yakni Pasal 340 KUHP, Pasal 338, dan Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana mati. "Saya pastikan dihukum seberat-beratnya, tiga pasal sekaligus," pungkasnya. (Andhiko)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Asyik Main Ponsel, Pedagang Tahu Bulat Tewas Dimartil Istri

Asyik Main Ponsel, Pedagang Tahu Bulat Tewas Dimartil Istri

News | Minggu, 01 April 2018 | 12:44 WIB

Palu Istri Akhiri Petualangan Cinta Penjual Tahu Bulat

Palu Istri Akhiri Petualangan Cinta Penjual Tahu Bulat

News | Minggu, 01 April 2018 | 06:38 WIB

Mayat Perempuan dengan Vagina Sobek Mengapung di Sungai Ciparanje

Mayat Perempuan dengan Vagina Sobek Mengapung di Sungai Ciparanje

News | Minggu, 01 April 2018 | 08:14 WIB

Meli Dibunuh karena Terbakar Cemburu Setelah Intip Ponsel Pacar

Meli Dibunuh karena Terbakar Cemburu Setelah Intip Ponsel Pacar

News | Minggu, 01 April 2018 | 07:12 WIB

Terima SMS dari Janda, Tukang Tahu Bulat Tewas Dimartil Istri

Terima SMS dari Janda, Tukang Tahu Bulat Tewas Dimartil Istri

News | Sabtu, 31 Maret 2018 | 20:53 WIB

Terkini

Sunscreen Bikin Mata Perih? Kenali Penyebab dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Sunscreen Bikin Mata Perih? Kenali Penyebab dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:25 WIB

Festival Cilung 2026, 43 Perahu Berbahan Puluhan Ribu Sampah Plastik Hiasi Danau Sunter

Festival Cilung 2026, 43 Perahu Berbahan Puluhan Ribu Sampah Plastik Hiasi Danau Sunter

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Mengenang KH Syukron Mamun, Pengasuh Daarul Rahman yang Tutup Usia di Umur 84 Tahun

Mengenang KH Syukron Mamun, Pengasuh Daarul Rahman yang Tutup Usia di Umur 84 Tahun

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Kebakaran Gudang Kapal Fiber di Kepulauan Seribu, Ini Kronologinya

Kebakaran Gudang Kapal Fiber di Kepulauan Seribu, Ini Kronologinya

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Kenshi Yonezu Umumkan Tur Dunia 2027, Siap Konser di 10 Kota

Kenshi Yonezu Umumkan Tur Dunia 2027, Siap Konser di 10 Kota

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Apakah 180 BPM Normal saat Lari? Ini Cara Menghitung Heart Rate Sesuai Usia

Apakah 180 BPM Normal saat Lari? Ini Cara Menghitung Heart Rate Sesuai Usia

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:46 WIB

IHSG Kebakaran Hingga Polisi Turun Tangan, IHSG Kini Selangkah Lagi Setara Zimbabwe?

IHSG Kebakaran Hingga Polisi Turun Tangan, IHSG Kini Selangkah Lagi Setara Zimbabwe?

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:44 WIB

Catat! Ini Cara Memilih Parfum Sesuai Karakter, Mulai dari Aroma Floral hingga Warm

Catat! Ini Cara Memilih Parfum Sesuai Karakter, Mulai dari Aroma Floral hingga Warm

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:42 WIB

Synchronize Fest 2026: Barasuara dan Penonton Bersatu Suarakan Isu Karhutla

Synchronize Fest 2026: Barasuara dan Penonton Bersatu Suarakan Isu Karhutla

Video | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Kapolda Riau Minta Polisi Cepat Tangani Laporan: Jangan Nunggu Viral!

Kapolda Riau Minta Polisi Cepat Tangani Laporan: Jangan Nunggu Viral!

Riau | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:37 WIB

×