Array

Sandiaga Minta Jajarannya Hingga RT/RW Pantau Miras Oplosan

Kamis, 05 April 2018 | 14:45 WIB
Sandiaga Minta Jajarannya Hingga RT/RW Pantau Miras Oplosan
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menginstruksikan kepada jajaran Pemerintah Provinsi Jakarta termasuk jajaran di tingkat RT/RW untuk ikut memantau peredaran minuman keras. (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menginstruksikan kepada jajaran Pemerintah Provinsi Jakarta termasuk jajaran di tingkat RT/RW untuk ikut memantau peredaran minuman keras.

Hal ini menyusul maraknya peredaran miras oplosan yang menelan korban jiwa akhir-akhir ini.

"Jadi kami mengimbau aparat yang ada di lingkungan Pemprov DKI untuk mewaspadai fenomena ini, termasuk juga yang ada di wilayah, RT/RW untuk aktif memantau peredaran miras ini," ujar Sandiaga di Balai Kota, Jakarta, Kamis (5/4/2018).

Sandiaga menuturkan masih banyak masyarakat yang belum mengerti dampak dari miras oplosan terhadap kesehatan manusia hingga dapat merenggut nyawa.

"Karena kalau dicampur miras ini mereka belum tentu mengerti dari segi dampak daripada kesehatan dan organ tubuh manusia. Jadi kita sudah lihat bagaimana sudah memakan korban jiwa," kata dia.

Karenanya, perlunya berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) untuk melakukan pengawasan terhadap peredaran miras.

"Caranya adalah bagaimana masyarakat bersama-sama pemerintah, aparat, kami juga akan mengajak kepolisian, BPOM untuk memastikan kita waspada dan kami mengimbau secara resmi kepada masyarakat untuk tidak mengkonsumsi miras, terutama miras yang terlihat racikan sendiri, itu sangat berbahaya," ucap dia.

Lebih lanjut, Sandiaga menghimbau masyarakat untuk waspada terhadap peredaran miras.

"Waspada, bahwa ini kejadiannya berulang kali dan terus berulang memakan korban jiwa, yang terakhir ini ada dua lokasi. Ini merupakan suatu lampu merah buat kita, bukan lagi lampu merah karena korban jiwa itu tidak boleh ditoleransi sama sekali," tandasnya.

Baca Juga: Buru Pengedar Miras Oplosan, Polda Metro Bentuk Satgas Khusus

Sebelumnya, sebanyak 10 warga di sejumlah wilayah di Jakarta Timur meninggal dunia akibat miras oplosan.

Tewasnya warga akibat miras oplosan itu terjadi di beberapa lokasi yaitu di kawasan Duren Sawit, Pulogadung dan Cipinang Besar, Jatinegara, Jakarta Timur.

Kemudian seorang pelajar berinisial MR (20) dan lelaki 32 tahun berinisial A, juga tewas usai menegak miras oplosan di kawasan Jati Bening, Pondok Gede, Kota Bekasi.

Selain di Jakarta Timur dan Bekasi, sebanyak 8 warga yang berasal dari Jagakarsa dan Depok turut mengalami nasib yang sama.

Beberapa warga yang tewas itu membeli miras di sebuah warung milik pria berinsial RS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI