Rumitnya Membaca Peta Koalisi Pilpres 2019

Pebriansyah Ariefana | Dian Rosmala | Suara.com

Kamis, 19 April 2018 | 22:35 WIB
Rumitnya Membaca Peta Koalisi Pilpres 2019
Presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto. [suara.com/Erick]

Suara.com - Pakar Komunikasi Politik Effendi Gazali menilai peta koalisi untuk Pilpres 2019 jauh lebih rumit dibandingkan Pilpres sebelumnya. Bahkan, tidak mudah bagi seorang pengamat seperti dirinya, menebak kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi.

"Karena begini, persaingan itu dibuat begitu terbatas. Jadi orang seakan-akan sedang mengarah ke dua calon saja. Jadi ini demikian rumit. Rumit. Jauh dari apa yang kita bayangkan," kata Effendi di DPR Jakarta, Kamis (19/ 4/2018).

Effendi mengatakan jika nanti hanya ada dua pasangan calon, dalam hal ini pasangan dari koalisi pendukung Presiden Joko Widodo dan koalisi Gerindra dengan PKS, maka yang akan menjadi titik kesulitannya yaitu pada pemilihan Cawapres.

"Saya saja tidak yakin tuh, suatu saat misalnya, PKB betul-betul bergabung ke sana (Gerindra dan PKS) dengan catatan harus jadi Cawapres. Maka dengan demikian, akan sangat sulit ini menentukan pilihan," ujar Effendi.

Bahkan, kata dia, memastikan posisi Jokowi saja tak mudah. Apakah dia akan dihitung sebagai perwakilan dari PDI Perjuangan atau dihitung sebagai incumbent. Untuk menjawab pertanyaan ini saja, tak mudah bagi seorang pengamat sepertinya.

"Apakah Jokowi dianggap PDIP atau Jokowi dianggap sebagai petahana yang sangat kuat. Sehingga wakilnya bisa dari PDIP? Tapi kalau dia dari PDIP, maka wakilnya dibuka dari Parpol pendukung koalisi," tutur Effendi.

Pertanyaan lainnya, untuk Presiden Jokowi, siapa yang paling berhak menentukan Cawapres? Apabila jawabannya seperti jawaban partai-partai koalisinya selama ini, yakni dikembalikan pada Jokowi, kondisi saat ini tidak semudah itu. Sebab, beberapa partai pendukungnya punya keinginan untuk mengusung Cawpres.

"Nggak gampang (Jokowi tentukan Cawapres). Karena pendaftaran dibuka 4 sampai 10 Agustus. Atau (Cawapres) dibuka dari luar Parpol, Nah, terus siapa. Nggak gampang juga," kata Effendi.

"Ini berbeda betul dengan kondisi waktu Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) akan maju di periode kedua. Itu riil elektabilitasnya antara 60 sampai 70 persen. Makanya dulu disebut pak SBY pasangan sama sandal jepit saja pasti menang," Effendi menambahkan.

Effendi tidak percaya elektabilitas Jokowi saat ini di atas angka aman. Ia menilai, Jokowi dan partai-partai pendukungnya masih gugup. Sebab itu, tidak mudah baginya memilih Cawapres.

"Jadi kalau sekarang mengatakan elektabilitasnya (Jokowi) tinggi, saya nggak percaya. Buktinya kan masih gugup-gugup nih. Psikologisnya berbeda saat pak SBY maju di periode kedua. Sehingga betul Cawapres amat menentukan. Jadi kalau ditanya, jawaban saya sangat rumit saat ini," kata Effendi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Harus Rampungkan 38 Proyek Nasional Sebelum Pilpres 2019

Jokowi Harus Rampungkan 38 Proyek Nasional Sebelum Pilpres 2019

Bisnis | Kamis, 19 April 2018 | 17:41 WIB

Jelang Pilpres, Fahri Mulai Khawatir dengan Gaya Lobi Politik PKS

Jelang Pilpres, Fahri Mulai Khawatir dengan Gaya Lobi Politik PKS

News | Kamis, 19 April 2018 | 17:27 WIB

Analis: Poros Islam Sulit Terbentuk di Pilpres 2019

Analis: Poros Islam Sulit Terbentuk di Pilpres 2019

News | Kamis, 19 April 2018 | 13:26 WIB

Sam Aliano Siap Tantang Jokowi dalam Pilpres 2019

Sam Aliano Siap Tantang Jokowi dalam Pilpres 2019

News | Kamis, 19 April 2018 | 10:17 WIB

Terkini

Mengapa Aparat Takut dengan Film 'Pesta Babi? Dokumenter yang Menguak Sisi Gelap Proyek di Papua

Mengapa Aparat Takut dengan Film 'Pesta Babi? Dokumenter yang Menguak Sisi Gelap Proyek di Papua

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:22 WIB

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:45 WIB

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:15 WIB

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 20:14 WIB

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:44 WIB

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:36 WIB

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:29 WIB

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:21 WIB

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:06 WIB

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:00 WIB