Tarif Rendah, Ojek Online Harus Kerja dari Pagi ke Pagi Lagi

Reza Gunadha | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Senin, 23 April 2018 | 15:23 WIB
Tarif Rendah, Ojek Online Harus Kerja dari Pagi ke Pagi Lagi
Aksi demonstrasi ojek online di depan Gedung DPR, Senin (23/4/2018). (suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Puluhan ribu ojek online alias pengojek mitra perusahaan aplikasi daring penyedia jasa transportasi yang tergabung dalam Gerakan Aksi Roda Dua Indonesia, menggelar aksi masa di depan gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (23/4/2018).

Mereka menggelar aksi untuk menuntut perusahaan-perusahaan aplikasi menaikkan tarif. Sebab, mereka menilai, tarif yang dipatokk perusahaan kekinian tidak manusiawi.

Bismo (30), pengojek dari Kebumen, Jawa Tengah, dalam aksi itu mengatakan bersama rekan-rekannya konvoi dari daerah asal ke ibu kota demi menuntut perubahan tarif.

”Kami bersama-sama dari Kebumen berangkat pada Minggu (22/4) pagi. Pakai sepeda motor. Tak ada masalah, demi menuntut hak kami,” tegasnya.

Bismo mengatakan, ini bukan kali pertama dirinya mengikuti aksi massa di Jakarta.  Sebab, ia mengeluhkan perusahaan aplikasi mitranya tak memedulikan nasib ojek online.

"Penghasilan kami berkurang, tidak bisa menabung. Dituntut untuk terus kejar target. Ada uang bonus, tapi potongannya juga besar,” ungkapnya.

Selain itu, akibat tarif yang kekinian terbilang murah, Bismo terpaksa harus mengojek tanpa henti alias 24 jam.

"Dulu, bekerja 8 jam saja sudah bisa memenuhi kebutuhan, termasuk biaya anak sekolah. Sekarang, pulang jam 2 dini hari pun masih tidak tenang. Subuhnya harus jalan lagi,” terangnya.

Bismo mengharapkan adanya ketetapan tarif yang layak bagi para sopir ojek online, serta adanya kesetaraan tarif di antara perusahaan penyedia aplikasi.

"Ini kali ketiga saya ikut demonstrasi, minta tarif lebih besar. Jangan Rp 1.500 (per kilometer) lah. Minimal Rp 3.000 rupiah itu sudah cukup buat menabung bagi ojek online," harapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tarif Murah, Sopir Ojek Online Merasa Jadi 'Sapi Perah'

Tarif Murah, Sopir Ojek Online Merasa Jadi 'Sapi Perah'

News | Senin, 23 April 2018 | 14:25 WIB

Demo Ojek Online di DPR, Jalan Arteri dan Tol Masih Bisa Dilewati

Demo Ojek Online di DPR, Jalan Arteri dan Tol Masih Bisa Dilewati

News | Senin, 23 April 2018 | 14:08 WIB

Ojek Online Asal Sumatera Juga Ikut Demo di Depan DPR

Ojek Online Asal Sumatera Juga Ikut Demo di Depan DPR

News | Senin, 23 April 2018 | 13:39 WIB

Ojek Online Demo, Manajemen Gojek: Semoga Berjalan Lancar Ya

Ojek Online Demo, Manajemen Gojek: Semoga Berjalan Lancar Ya

News | Senin, 23 April 2018 | 13:24 WIB

Ada Pasukan Pengingat Kebersihan di Demo Ojek Online di DPR

Ada Pasukan Pengingat Kebersihan di Demo Ojek Online di DPR

News | Senin, 23 April 2018 | 13:11 WIB

Terkini

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:56 WIB

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:49 WIB

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:08 WIB

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:02 WIB

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:29 WIB

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:16 WIB