Merapi Erupsi, Pengunjung Batal Menginap di Hotel

Bangun Santoso

Jum'at, 01 Juni 2018 | 15:21 WIB
Merapi Erupsi, Pengunjung Batal Menginap di Hotel
Letusan Gunung Merapi di Yogyakarta Jumat pagi, (11/5/2018). [Dok BNPB]

Suara.com - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta meyakini bahwa kondisi Gunung Merapi yang berstatus waspada berdampak pada penurunan okupansi hotel di daerah itu.

"Ada sekitar 15 sampai 20 persen penurunan tingkat hunian dibandingkan dengan tahun lalu," kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY Istijab M Danunagoro di Yogyakarta, seperti dikutip dari Antara, Jumat (1/6/2018).

Letusan Gunung Merapi yang belakangan ini kerap terjadi termasuk pada Jumat (1/6) pagi, menurut dia, sedikit banyak membawa dampak pembatalan atau penundaan sewa kamar hotel.

"Terjadi penundaan dan pembatalan (sewa kamar) baik tamu perorangan maupun grup dari wisatawan Nusantara maupun wisatawan asing," kata dia.

Selain akibat letusan Gunung Merapi, menurut dia, ada dua faktor lain yang ikut membuat tingkat okupansi hotel di Yogyakarta merosot, yakni isu teroris di Surabaya, maupun masa "verry low season" yang selalu terjadi selama Bulan Puasa.

"Apalagi ditambah dengan bertambahnya jumlah kamar-kamar hotel di Yogyakarta yang juga mempengaruhi market share-nya," kata dia.

Kendati demikian, untuk menahan terus menurunnya okupansi, menurut dia, para pengelola hotel berbintang di Yogyakarta menggencarkan program promo hingga peluncuran paket buka puasa bersama (bukber). "Bukber sangat diminati warga Yogyakarta karena harga paket bukber relatif murah di bawah Rp100.000 per pack dibandingkan Jakarta," kata dia.

Executive Secretary Hotel 1O1 Yogyakarta, Pipin mengakui adanya tren penurunan okupansi hingga saat ini.

Menurut dia, rata-rata okupansi di Hotel 1O1 Yogyakarta biasanya mencapai 50-100 persen, namun saat ini merosot menjadi 35-60 persen.

Meski begitu, Penurunan okupansi itu, menurut Pipin belum secara signifikan dipengaruhi kondisi Gunung Merapi.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, menurur dia, penurun lebih dipengaruhi masuknya masa low season selama bulan Ramadhan.

"Dari Merapi belum terlalu signifikan. Pembatalan yang diakibatkan kondisi Merapi juga belum ada," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Letusan Merapi Bikin Sebagian Hutan Terbakar

Letusan Merapi Bikin Sebagian Hutan Terbakar

News | Jum'at, 01 Juni 2018 | 15:13 WIB

Merapi Kembali Meletus, BNPB: Warga Belum Perlu Mengungsi

Merapi Kembali Meletus, BNPB: Warga Belum Perlu Mengungsi

News | Jum'at, 01 Juni 2018 | 10:14 WIB

Gunung Merapi Kembali Meletus

Gunung Merapi Kembali Meletus

News | Jum'at, 01 Juni 2018 | 09:57 WIB

Jual Kamar Short Time, Hotel di Kuta Digerebek Polisi

Jual Kamar Short Time, Hotel di Kuta Digerebek Polisi

News | Jum'at, 01 Juni 2018 | 06:17 WIB

5 Lokasi Taman Bunga Instagramable di Yogyakarta

5 Lokasi Taman Bunga Instagramable di Yogyakarta

Lifestyle | Kamis, 31 Mei 2018 | 17:20 WIB

Terkini

Wamensos Minta Aceh Utara Penuhi Syarat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

Wamensos Minta Aceh Utara Penuhi Syarat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

News | Senin, 08 Juni 2026 | 21:44 WIB

Di Aceh, Ratusan Calon Siswa Terjangkau Masuk Sekolah Rakyat

Di Aceh, Ratusan Calon Siswa Terjangkau Masuk Sekolah Rakyat

News | Senin, 08 Juni 2026 | 21:40 WIB

Ungkit Jasa Misi PBB, 4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Minta Hukuman Ringan

Ungkit Jasa Misi PBB, 4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Minta Hukuman Ringan

News | Senin, 08 Juni 2026 | 21:18 WIB

Pemerintah Pusat dan DPR RI Sepakati Pengelolaan ASN Harus Selaras dengan Kesiapan Fiskal Daerah

Pemerintah Pusat dan DPR RI Sepakati Pengelolaan ASN Harus Selaras dengan Kesiapan Fiskal Daerah

News | Senin, 08 Juni 2026 | 21:15 WIB

Pastikan MBG Berbasis Sains, Nanik S Deyang Rekrut Profesor Gizi Masuk Jajaran BGN

Pastikan MBG Berbasis Sains, Nanik S Deyang Rekrut Profesor Gizi Masuk Jajaran BGN

News | Senin, 08 Juni 2026 | 21:02 WIB

Otto Hasibuan Digugat! Jabatan Wamenko dan Ketum PERADI Dinilai Tabrak Putusan MK

Otto Hasibuan Digugat! Jabatan Wamenko dan Ketum PERADI Dinilai Tabrak Putusan MK

News | Senin, 08 Juni 2026 | 20:54 WIB

'Kita Kerjakan Bersama', Terkuak Rapat Gelap 4 Anggota BAIS TNI Sebelum Siram Air Keras Andrie Yunus

'Kita Kerjakan Bersama', Terkuak Rapat Gelap 4 Anggota BAIS TNI Sebelum Siram Air Keras Andrie Yunus

News | Senin, 08 Juni 2026 | 20:48 WIB

Sita Uang Ratusan Juta Saat OTT, KPK Bawa Bupati Muara Enim ke Jakarta Besok

Sita Uang Ratusan Juta Saat OTT, KPK Bawa Bupati Muara Enim ke Jakarta Besok

News | Senin, 08 Juni 2026 | 20:39 WIB

Ismail Menangis, Asrul Bertongkat: Dua Bos Travel Resmi Ditahan KPK Kasus Kuota Haji

Ismail Menangis, Asrul Bertongkat: Dua Bos Travel Resmi Ditahan KPK Kasus Kuota Haji

News | Senin, 08 Juni 2026 | 20:35 WIB

KPK Dalami Fakta Sidang Raffi Ahmad Titip iPhone 17 dari AS, Siap-siap Diperiksa?

KPK Dalami Fakta Sidang Raffi Ahmad Titip iPhone 17 dari AS, Siap-siap Diperiksa?

News | Senin, 08 Juni 2026 | 20:34 WIB