Pakar Pidana: Pimpinan KPK Tak Punya Semangat Petarung

Pebriansyah Ariefana, Nikolaus Tolen

Senin, 18 Juni 2018 | 18:06 WIB
Pakar Pidana: Pimpinan KPK Tak Punya Semangat Petarung
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (8/6/2018). [Suara.com/Nicholas Tolen]

Suara.com - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai tidak memiliki semangat perjuangan untuk menuntaskan kasus digaan penganiayaan berupa penyiraman air keras yang dialami penyidiknya, Novel Baswedan.

Hal itu ditunjukan Agus Rahardjo dan kawan-kawan yang tak gencar mendesak Presiden Joko Widodo untuk segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) atas kasus tersebut.

"Setiap kepemimpinan itu punya karakter masing masing, pimpinan generasi ini tidak punya semangat sebagai petarung," kata Pakar Hukum Pidana Abdul Fickar Fadjar kepada wartawan, Senin (18/6/2018).

Untuk mendesak pembentukan TGPF yang diisi oleh ahli yang independen ini, malah masyarakat sipil anti korupsi dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang aktif melakukannya. Sementara pimpinan KPK hanya menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi.

Dosen Hukum pada Universitas Trisakti tersebut mengaku sudah menyarankan Jokowi untuk membentuk TGPF pada awal kasus ini muncul. Sebab, dia menduga, kasus yang mengorbankan dua mata Novel ini bukan hanya konflik pribadi, tetapi kelanjutan dari konflik antar lembaga.

"Sejak dulu saya menyarankan Presiden membentuk Tim Independen menangani kasus ini. Kasus NB (Novel Baswedan) ini turunan dari konflik antar lembaga Kepolisian dengan KPK. Karena itu sinyalemen NB bahwa ada jendral di belakang kasus ini bisa jadi benar," katanya.

Karenanya, dia mengatakan jika Presiden Jikowi tak membentuk TGPF maka akan terjadi konflik kepentingan di Polri. Hal tersebut membuat kasus ini tidak bisa berjalan semestinya.

"Kepolisian diduga dan diperkirakan ada konflik kepentingan dalam menangani kasus ini, sehingga usulan Tim Independen cukup punya dasar yang kuat," tutup Fickar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Bentuk TGPF Novel, Jokowi Bisa Gagal Jadi Bapak Anti Korupsi

Tak Bentuk TGPF Novel, Jokowi Bisa Gagal Jadi Bapak Anti Korupsi

News | Senin, 18 Juni 2018 | 15:43 WIB

Pegawai KPK: Kalau Jokowi Serius Lawan Korupsi, Bikin TGPF Novel

Pegawai KPK: Kalau Jokowi Serius Lawan Korupsi, Bikin TGPF Novel

News | Senin, 18 Juni 2018 | 14:16 WIB

Novel Baswedan: Saya Menunggu Janji Bapak Presiden

Novel Baswedan: Saya Menunggu Janji Bapak Presiden

News | Senin, 18 Juni 2018 | 06:34 WIB

Senangnya Terpidana Suap Hakim Dibawakan Nasi Jaha Saat Lebaran

Senangnya Terpidana Suap Hakim Dibawakan Nasi Jaha Saat Lebaran

News | Sabtu, 16 Juni 2018 | 14:28 WIB

Istrinya Ditahan KPK, Suami Bupati Kukar Sebut Anaknya Enjoy Saja

Istrinya Ditahan KPK, Suami Bupati Kukar Sebut Anaknya Enjoy Saja

News | Jum'at, 15 Juni 2018 | 21:05 WIB

Terkini

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 00:05 WIB

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:11 WIB

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:45 WIB

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:32 WIB

Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!

Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:22 WIB

Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja

Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:06 WIB

Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah

Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:52 WIB

KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar

KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:38 WIB

KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:27 WIB

Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi

Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:15 WIB