Eks Jubir Organisasi Terlarang Hadiri Acara Politik GNPF Ulama

Reza Gunadha | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Jum'at, 27 Juli 2018 | 19:48 WIB
Eks Jubir Organisasi Terlarang Hadiri Acara Politik GNPF Ulama
Mantan Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia—organisasi terlarang—Ismail Yusanto, tampak menghadiri acara politik yang digelar GNPF Ulama di hotel bintang empat Menara Peninsula, Jakarta Barat, Jumat (27/7/2018). [Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari]

Suara.com - Mantan Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia—organisasi terlarang—Ismail Yusanto, tampak menghadiri acara politik yang digelar GNPF Ulama di hotel bintang empat Menara Peninsula, Jakarta Barat, Jumat (27/7/2018).

Ismail menjelaskan, dirinya datang karena turut menginginkan sosok alternatif untuk menjadi presiden baru Indonsia.

"Pasti (pengin ganti presiden). Bahkan kami lebih tegas mengatakan jangan pilih presiden yang membiarkan terjadinya kriminalisasi terhadap ulama, bahkan membubarkan ormas," kata Ismail ditemui sebelum acara.

Namun, ia mengelak acara tersebut akan menghasilkan rekomendasi sosok calon presiden dan calon wakil presiden. Ia menekankan acara itu hanya akan membahas seputar permasalahan bangsa.

"Ini bukan soal capres cawarpes, tapi soal dakwah, lembaga ekonomi jadi dimensinya. Kami bicara tentang perjalanan bangsa," pungkasnya.

Untuk diketahui, acara tersebut digelar selama dua hari yakni Jumat - Sabtu, 27-28 Juli 2018. Kurang lebih 600 ulama dari seluruh Indonesia akan hadir berpartisipasi dalam acara itu.

Selain ulama, adapun lima partai yang sengaja diundang dalam acara tersebut, yakni Partai Gerindra, PBB, PAN, PKS, dan Partai Berkarya.

Sejumlah ketua umum terlihat menyambangi hotel mewah tersebut. Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan politikus PKS Ahmad Heryawan datang bersamaan, kemudian disusul oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beserta wakilnya Sandiaga Uno.

Selanjutnya, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra dan Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso hadir dalam waktu yang berbeda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anies - Sandiaga Hadiri Acara Politik GNPF Ulama di Hotel Mewah

Anies - Sandiaga Hadiri Acara Politik GNPF Ulama di Hotel Mewah

News | Jum'at, 27 Juli 2018 | 19:29 WIB

Prabowo Hadiri Acara Ulama Politikus GNPF di Hotel Mewah

Prabowo Hadiri Acara Ulama Politikus GNPF di Hotel Mewah

News | Jum'at, 27 Juli 2018 | 18:45 WIB

Klaim Tak Dapat Pesanan Capres, GNPF Ulama Ingin Koalisi Keumatan

Klaim Tak Dapat Pesanan Capres, GNPF Ulama Ingin Koalisi Keumatan

News | Jum'at, 27 Juli 2018 | 18:19 WIB

Terkini

Pengembang Game: Proteksi Belum Cukup, Anak Harus Diawasi 24 Jam

Pengembang Game: Proteksi Belum Cukup, Anak Harus Diawasi 24 Jam

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:02 WIB

Perang Klaim AS-Iran: Teheran Tepis Kabar Damai yang Digagas Trump

Perang Klaim AS-Iran: Teheran Tepis Kabar Damai yang Digagas Trump

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:56 WIB

Kabar Duka, Eks Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia di RSPI

Kabar Duka, Eks Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia di RSPI

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:39 WIB

Waspada Child Grooming, Pengamat Sebut PP Tunas Jadi Senjata Baru Lindungi Anak di Dunia Digital

Waspada Child Grooming, Pengamat Sebut PP Tunas Jadi Senjata Baru Lindungi Anak di Dunia Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:32 WIB

PP Tunas Berlaku, Menag Tekankan Fondasi Agama dan Etika untuk Lindungi Anak di Ruang Digital

PP Tunas Berlaku, Menag Tekankan Fondasi Agama dan Etika untuk Lindungi Anak di Ruang Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:26 WIB

Krisis Selat Hormuz Memanas, Negara Teluk Siapkan Jalur Alternatif

Krisis Selat Hormuz Memanas, Negara Teluk Siapkan Jalur Alternatif

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:12 WIB

Siap-Siap! Besok Puncak Arus Balik Kedua di Kampung Rambutan, 6 Ribu Orang Bakal Tiba di Jakarta

Siap-Siap! Besok Puncak Arus Balik Kedua di Kampung Rambutan, 6 Ribu Orang Bakal Tiba di Jakarta

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:30 WIB

Fenomena Pendatang Baru: DPRD Ingatkan Pemprov DKI Jakarta Soal Bom Waktu Sosial

Fenomena Pendatang Baru: DPRD Ingatkan Pemprov DKI Jakarta Soal Bom Waktu Sosial

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:21 WIB

Soroti Penyalahgunaan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran, KPK: Bisa Jadi Pintu Masuk Korupsi

Soroti Penyalahgunaan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran, KPK: Bisa Jadi Pintu Masuk Korupsi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:46 WIB

Pemprov DKI Minta TNI dan PT Temasra Jaya Hentikan Pembongkaran Bangunan di Menteng

Pemprov DKI Minta TNI dan PT Temasra Jaya Hentikan Pembongkaran Bangunan di Menteng

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:05 WIB