Belum Disumbang Pemerintah, Anak Korban Gempa Lombok Butuh Ini

Dythia Novianty, Muhammad Yasir

Selasa, 18 September 2018 | 05:18 WIB
Belum Disumbang Pemerintah, Anak Korban Gempa Lombok Butuh Ini
Anak korban gempa Lombok belajar dalam keterbatasan. [Suara.com/Muhammad Yassir]

Suara.com - Sejumlah siswa korban gempa di SMP Islam Al-Azhar NW Kayangan, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat membutuhkan perlengkapan sekolah. Meski dalam keterbatasan, mereka mengaku tetap semangat untuk belajar.

Aliana Balqis (12), siswi kelas VII SMP Islam Al-Azhar NW Kayangan, menuturkan kekinian belum juga mendapat bantuan perlengkapan sekolah. Padahal, sebagian besar perlengkapan sekolah yang dimilikinya telah tertimbun reruntuhan banguanan paska terjadinya gempa.

"Ingin dapat keperluan sekolah, kan semua keperluan sekolah di timpah bangunan. Jadi biar engga kekurangan. Ya kita pakai peralatan sekolah seadanya karena kan belum dapat sumbangan," tutur Aliana saat ditemui di SMP Islam Al-Azhar NW Kayangan, Kabupaten Lombok Barat, NTB, Senin (17/9/2018).

Aliana bercerita, paska terjadinya gempa yang turut menghancurkan bangunan sekolahnya, kini dia bersama teman-temannya melakukan aktivitas belajar di sekolah daruat dari tenda. Kendati begitu, Aliana yang mengaku ingin menjadi guru itu tetap bersemangat untuk belajar meski dalam keterbatasan.

"Kepengen jadi guru. Masih semangat, haruslah itu, biar bisa banggain orang tua, biar bisa mengajari anak-anak yang belum tahu kan dapat pahala juga," tuturnya.

Berkenaan dengan itu, pengelola Yayasan Pondok Pesantren (YPS) Al-Azhar NW Kayangan, Yusron Khoyr mengungkapkan, kalau sebagaian besar bangunan sekolah telah rusak. Sehingga, aktivitas belajar mengajar untuk sementara dilakukan di teras dan tenda.

"Sebagaian besar rusak ada sekitar 40 persen bangunan sekolah rusak dan ada dua asrama rusak 100 persen rubuh dan sebagian kelas rusak sedang. Sehingga, anak-anak masih takut menempati ruang kelas dan aktivitas belajar mengajar dilaksanakan di teras-teras dan tenda," tutur Yusron.

Lebih lanjut Yusron menyampaikan kekinian baru membangun 10 tenda untuk sekolah darurat. Sementara, ruang kelas yang tersedia sebelumnya yakni 19 kelas.

Untuk itu, dia mengaku masih membutuhkan tenda-tenda untuk membangun kembali sekolah darurat. Setidaknya, kata Yusron, jumlah siswa itu sendiri ada sekitar 450 siswa mulai dari jenjang PAUD sampai SMA.

baca juga

Terkiat dengan itu, Yusron menuturkan sebagian besar sumbangan kini berasal dari mandiri dan Aksi Cepat Tanggap (ACT). Sedangkan dari pemerintah sendiri diakuinya belum ada sumbangan yang diberikan kepada pihaknya.

"Untuk kebutuhan tenda sebenarnya kita masih membutuhkan, karna ruang kelasnya itu ada 19, sedangkan ini baru 10. Ada bantuan dari mandiri dan ACT. Lebih banyak sumbangan mandiri kalau dari pemerintah belum," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perjuangan ACT Bebaskan Anak-anak dari Trauma Gempa Lombok

Perjuangan ACT Bebaskan Anak-anak dari Trauma Gempa Lombok

News | Senin, 17 September 2018 | 12:46 WIB

Cerita Miris, Korupsi Proyek Rehabilitasi Pasca Gempa Lombok

Cerita Miris, Korupsi Proyek Rehabilitasi Pasca Gempa Lombok

News | Senin, 17 September 2018 | 06:16 WIB

Hibur Anak-anak Korban Gempa di Lombok, Via Vallen Malah Dikecam

Hibur Anak-anak Korban Gempa di Lombok, Via Vallen Malah Dikecam

Entertainment | Jum'at, 14 September 2018 | 08:41 WIB

Korban Gempa Lombok Dihantui Penaikkan Harga Bahan Pokok

Korban Gempa Lombok Dihantui Penaikkan Harga Bahan Pokok

News | Kamis, 13 September 2018 | 10:40 WIB

6 Penyakit Ini Mengintai Pengungsi Gempa Lombok

6 Penyakit Ini Mengintai Pengungsi Gempa Lombok

Health | Rabu, 12 September 2018 | 17:15 WIB

Berkunjung ke Lombok, Prabowo Ajak Anak dan Mantan Istri

Berkunjung ke Lombok, Prabowo Ajak Anak dan Mantan Istri

News | Rabu, 05 September 2018 | 16:53 WIB

Terkini

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:15 WIB

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:10 WIB

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:06 WIB

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional

Batam | Minggu, 13 September 2026 | 18:04 WIB

Siapkan Lahan 48.000 Ha, Target Swasemba Kedelai 4 Tahun Bisa Tercapai

Siapkan Lahan 48.000 Ha, Target Swasemba Kedelai 4 Tahun Bisa Tercapai

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:03 WIB

Awas, Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Tembus Bagian Terdalam Paru! Ini Kata Dokter

Awas, Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Tembus Bagian Terdalam Paru! Ini Kata Dokter

Health | Minggu, 13 September 2026 | 18:02 WIB

Dari Traveling hingga Kulineran, Begini Gaya Hidup Generasi Muda Saat Ini

Dari Traveling hingga Kulineran, Begini Gaya Hidup Generasi Muda Saat Ini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 17:58 WIB

Kewajiban Investasi Indonesia Turun, Modal Asing Tetap Masuk

Kewajiban Investasi Indonesia Turun, Modal Asing Tetap Masuk

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 17:56 WIB

Sabun Apa yang Bisa Mencerahkan dan Memutihkan Badan? Ini 3 Pilihan Terjangkau

Sabun Apa yang Bisa Mencerahkan dan Memutihkan Badan? Ini 3 Pilihan Terjangkau

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 17:55 WIB

Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?

Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 17:50 WIB

×