Array

TNI Kerahkan Tim Kesehatan Bantu Korban Gempa dan Tsunami di Palu

Sabtu, 29 September 2018 | 08:54 WIB
TNI Kerahkan Tim Kesehatan Bantu Korban Gempa dan Tsunami di Palu
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - TNI mengerahkan tim kesehatan untuk membantu korban bencana gempa bumi dan tsunami di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Tim tersebut diberangkatkan dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada, Sabtu (29/9/2018) pagi.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, berdasarkan instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) pihaknya telah mengerahkan tim kesehatan dan tim perbantuan.

Hal itu dalam rangka percepatan pertolongan terhadap korban gempa dan tsunami di Kota Palu, yang terjadi pada, Jumat (28/9/2018) kemarin.

"Sesuai perintah presiden tadi malam pukul 19.50 WIB, (beliau) telepon saya memerintahkan untuk segera memberangkatkan tim dalam rangka percepatan pertolongan korban," kata Hadi di Halim Perdanakusuma, Sabtu pagi.

Hadi menerangkan tim yang diberangkatkan terdiri dari dua tim kesehatan setingkat kompi plus dari Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad), satu kompi plus dari Satuan Marinir, serta pasukan dari Badan Sar Nasional (Basarnas).

Selain itu, kata Hadi, TNI juga akan memberangkatkan KRI Soeharso yang akan difungsikan sebagai rumah sakit terapung.

KRI Soeharso akan membawa tim dokter spesialis yang sebelumnya juga menangani korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

"Pagi ini juga KRI, atau rumah sakit terapung, akan segera berangkat dengan membawa dokter spesialis," pungkas Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Gempa bumi berkekuatan 7,7 Skala Richter (SR), yang telah dimutakhirkan oleh BMKG menjadi 7,4 SR, mengguncang wilayah Palu dan Donggala pada, Jumat (28/9/2018) sore pukul 17.02 WIB.

Baca Juga: Korban Gempa dan Tsunami di Donggala Ditemukan di Beberapa Tempat

Pusat gempa berkedalaman 10 kilometer itu berada pada 27 kilometer timur laut Donggala.

BMKG telah mengaktivasi peringatan dini tsunami dengan status Siaga (tinggi potensi tsunami 0,5 meter hingga tiga meter) di pantai Donggala bagian barat, dan status Waspada (tinggi potensi tsunami kurang dari 0,5 meter) di pantai Donggala bagian utara, Mamuju bagian utara, dan Kota Palu bagian barat.

BMKG telah mengakhiri peringatan dini tsunami sejak, Jumat (28/9) pukul 17.36 WIB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI