Kecelakaan Maut KA Mutiara di Surabaya karena Alarm Tak Berfungsi

Bangun Santoso | Suara.com

Sabtu, 06 Oktober 2018 | 11:22 WIB
Kecelakaan Maut KA Mutiara di Surabaya karena Alarm Tak Berfungsi
Kondisi mobil usai ditabrak kereta api Mutiara Timur di Surabaya pada Jumat (5/10/2018) malam. (Suara.com/Achmad Ali)

Suara.com - Kecelakaan yang melibatkan mobil berisi tiga orang sekeluarga serta satu pengendara sepeda motor Honda Vario yang ditabrak kereta api Mutiara Timur di Surabaya, Jawa Timur diduga karena petugas terlambat menutup palang pintu kereta.

Kanit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya, AKP Antara mengungkapkan, dari hasil penyelidikan petugas, ada sistem yang tidak berfungsi.

"Sehingga petugas palang pintu kereta terlambat menutup palangnya. Akibatnya, Kereta Api Mutiara Timur yang melaju cepat dari utara dan mendekati perlintasan kereta api langsung menyambar dua kendaraan," ujar Antara di Surabaya, Sabtu (6/10/2018).

Menurut dia, sistem alarm atau genta (lonceng penanda kereta api akan lewat) yang tidak berfungsi saat sebelum kejadian. Dia juga menemukan bahwa telepon di pos palang pintu yang biasanya mengabarkan akan datangnya kereta api tidak berdering.

"Hasil pengecekan kami dengan petugas Dishub Surabaya, kami temukan sistem itu (alaram dan telepon) tidak berfungsi. Seharusnya begitu kereta api berangkat dari Wonokromo, genta langsung berbunyi dan telepon berdering untuk komunikasi pemberitahuan kereta akan lewat. Ini kesalahan fatal," pungkasnya.

Sebelumnya, kecelakaan yang melibatkan Kereta Api Mutiara Timur Jurusan Surabaya-Banyuwangi dengan Mobil Avanza putih bernomor polisi L 1928 JV berpenumpang tiga orang dan satu pengendara motor Honda Vario L-5101-NL terjadi pada Jumat malam sekitar pukul 22.30 WIB, di perlintasan Jalan Margorejo-Ahmad Yani Surabaya.

Akibat kecelakaan itu, setelah sempat kritis dan dirawat di rumah sakit, satu dari tiga penumpang mobil akhirnya meninggal dunia.

Kontributor : Achmad Ali

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kritis Ditabrak Kereta Api Mutiara, Satu Korban Meninggal Dunia

Kritis Ditabrak Kereta Api Mutiara, Satu Korban Meninggal Dunia

News | Sabtu, 06 Oktober 2018 | 11:10 WIB

Ditabrak Kereta Mutiara, Satu Keluarga di Surabaya Kritis

Ditabrak Kereta Mutiara, Satu Keluarga di Surabaya Kritis

News | Sabtu, 06 Oktober 2018 | 08:22 WIB

Surabaya Jadi Tujuan Sementara Pengungsi Gempa Palu

Surabaya Jadi Tujuan Sementara Pengungsi Gempa Palu

News | Kamis, 04 Oktober 2018 | 05:05 WIB

Heboh Kolam Renang Berombak Sebelum Gempa, Ini Kata Danlanud

Heboh Kolam Renang Berombak Sebelum Gempa, Ini Kata Danlanud

News | Rabu, 03 Oktober 2018 | 15:44 WIB

Soal Mobil Band, Ini Favorit D'Masiv

Soal Mobil Band, Ini Favorit D'Masiv

Otomotif | Senin, 01 Oktober 2018 | 18:15 WIB

Terkini

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

News | Sabtu, 18 April 2026 | 22:00 WIB

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:54 WIB

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:06 WIB

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:53 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:25 WIB

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:19 WIB

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:49 WIB

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:45 WIB

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:32 WIB

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:30 WIB