33 Narapidana Jadi Mahasiswa Kampus Kehidupan Fakultas Hukum

Bangun Santoso

Kamis, 18 Oktober 2018 | 15:59 WIB
33 Narapidana Jadi Mahasiswa Kampus Kehidupan Fakultas Hukum
Menkumham Yasonna H Laoly di Lapas Kelas IIA Tangerang. (Suara.com/Anggy Muda)

Suara.com - Sebanyak 33 narapidana atau napi seluruh Indonesia mengikuti program pendidikan Strata Satu (S1) Fakultas Hukum, yang digelar melalui program Kampus Kehidupan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pemuda Tangerang.

Para napi dari berbagai macam kasus ini nantinya akan dididik oleh dosen Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang.

"Pendidikan itu hak dasar warga negara yang harus dipenuhi oleh negara. Itu merupakan amanat konstitusi kita. Tidak terkecuali bagi narapidana yang sedang kehilangan kemerdekaannya di dalam lapas," kata Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly usai peresmian di Lapas Kelas IIA Pemuda Tangerang, Kota Tangerang, Kamis (18/10/2018).

Kegiatan tersebut merupakan implementasi dari perjanjian kerja sama antara Ditjen PAS dengan UNIS tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi bagi Narapidana di Lapas Kelas IIA Pemuda Tangerang yang telah disepakati pada Senin 8 Oktober 2018 lalu.

Narapidana yang terpilih akan menempuh pendidikan di Fakultas Hukum UNIS selama empat tahun sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi untuk Program Sarjana (S1).

"Ini akan menjadi bekal bagi mereka ketika keluar dari lapas. Namun, dewasa ini terdapat manfaat yang lebih makro dan bernilai sosial atau social return, yakni dapat menjadi penyebab positif untuk mengurangi tingkat kejahatan," kata Yasonna.

Yasonna menjelaskan, para narapidana yang mengikuti program Kampus Kehidupan tidak hanya akan menerima pendidikan di jenjang sarjana, namun juga akan mendapatkan pendidikan profesi advokat hingga lulus.

"Besar harapan mereka dapat aktif dalam organisasi bantuan hukum pro-bono sehingga dapat menjadi penasihat hukum atau kuasa hukum bagi saudara-saudara mereka yang saat ini tidak berkesempatan mengikuti kuliah di Kampus Kehidupan," jelas Yasonna.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pemasyarakatan Sri Puguh Budi Utami menuturkan, dari 33 narapidana, 30 orang mendapatkan beasiswa dan tiga orang kuliah secara swadaya. Mereka akan mengikuti pendidikan selayaknya mahasiswa di perguruan tinggi.

baca juga

"Selain pendidikan di dalam kelas, mereka juga akan melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Jika ada narapidana yang telah selesai menjalani masa pidananya atau mendapatkan Pembebasan Bersyarat, mereka dapat melanjutkan pendidikan di Lapas Pemuda Tangerang atau di kampus UNIS," papar Sri.

Melalui program pendidikan tinggi tersebut, diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada narapidana untuk mewujudkan mimpinya mengikuti pendidikan tinggi hingga memperoleh gelar sarjana dengan harapan mereka dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk pengembangan diri dan membantu sesama.

Kontributor : Anggy Muda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hujan Lebat dan Angin Kencang, Tanah di Tangerang Retak-retak

Hujan Lebat dan Angin Kencang, Tanah di Tangerang Retak-retak

News | Rabu, 17 Oktober 2018 | 14:11 WIB

Masa Tanggap Darurat Gempa Palu Ditambah, 1.000 Napi Masih Kabur

Masa Tanggap Darurat Gempa Palu Ditambah, 1.000 Napi Masih Kabur

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 21:32 WIB

Air Tercemar, Puluhan Warga Tangerang Idap Penyakit Kulit Menahun

Air Tercemar, Puluhan Warga Tangerang Idap Penyakit Kulit Menahun

News | Sabtu, 13 Oktober 2018 | 08:01 WIB

3 Hari Dicekoki Ciu, Gadis Putus Sekolah Pingsan Digilir 4 Pemuda

3 Hari Dicekoki Ciu, Gadis Putus Sekolah Pingsan Digilir 4 Pemuda

News | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 15:27 WIB

Cari Uang Tambahan, Buruh Diciduk Polisi Karena  Jual Narkoba

Cari Uang Tambahan, Buruh Diciduk Polisi Karena Jual Narkoba

News | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 14:06 WIB

Terkini

Pemkab Bogor Matangkan Persiapan Porprov 2026, Bidik Kembali Gelar Juara Umum

Pemkab Bogor Matangkan Persiapan Porprov 2026, Bidik Kembali Gelar Juara Umum

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:47 WIB

Mandatalam Earth Run 2026 1 BIB 1 Bibit: Hadir di 3 Kota, Satu Langkah untuk Bumi yang Lebih Hijau

Mandatalam Earth Run 2026 1 BIB 1 Bibit: Hadir di 3 Kota, Satu Langkah untuk Bumi yang Lebih Hijau

Sumsel | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:47 WIB

Hashim: Setiap Warga Bakal Dikasih HP Gratis, Ada Rekening Digital dan Duit Rp50 Ribu

Hashim: Setiap Warga Bakal Dikasih HP Gratis, Ada Rekening Digital dan Duit Rp50 Ribu

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:47 WIB

Bakal Ada Aksi Bergelombang 15-30 Oktober di Tiap Daerah, Ini 3 Tuntutan Utama Buruh!

Bakal Ada Aksi Bergelombang 15-30 Oktober di Tiap Daerah, Ini 3 Tuntutan Utama Buruh!

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:47 WIB

Dampak Tren AI, Perusahaan Pilih Ruang Kerja Fleksibel

Dampak Tren AI, Perusahaan Pilih Ruang Kerja Fleksibel

Tekno | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:47 WIB

Mengintip Dapur Redaksi Suara.com: Saat Anak-Anak SD VIS School Belajar Jadi Jurnalis Cilik!

Mengintip Dapur Redaksi Suara.com: Saat Anak-Anak SD VIS School Belajar Jadi Jurnalis Cilik!

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Sering Terlupakan, 3 Serealia Lokal Ini Bisa Jadi Pengganti Gandum

Sering Terlupakan, 3 Serealia Lokal Ini Bisa Jadi Pengganti Gandum

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Polisi Diduga Tembak-Aniaya Terduga Pencuri Berondolan Sawit Diperiksa Propam

Polisi Diduga Tembak-Aniaya Terduga Pencuri Berondolan Sawit Diperiksa Propam

Sumut | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:44 WIB

Pemkab Garut Tetapkan Status Tanggap Darurat Kebakaran TPA Pasirbajing

Pemkab Garut Tetapkan Status Tanggap Darurat Kebakaran TPA Pasirbajing

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:41 WIB

BRI Berikan Cashback dan Hadiah Eksklusif di HALA Summarecon Mall Bekasi

BRI Berikan Cashback dan Hadiah Eksklusif di HALA Summarecon Mall Bekasi

Bri | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:40 WIB

×