Prancis Pertimbangkan Ajarkan Bahasa Arab di Sekolah Negeri

Liberty Jemadu

Kamis, 25 Oktober 2018 | 14:26 WIB
Prancis Pertimbangkan Ajarkan Bahasa Arab di Sekolah Negeri
Ilustrasi perempuan Muslim di Prancis. [Shutterstock]

Suara.com - Pemerintah Prancis sedang mempertimbangkan untuk menambahkan mata pelajaran bahasa Arab di sekolah-sekolah negeri, demikian diwartakan Newsweek, Rabu (24/10/2018).

Rencana pemerintah Presiden Emmanuel Macron itu merupakan salah satu upaya untuk menyajikan bahasa Arab secara sekuler, memisahkannya dari Islam, dan lebih penting lagi untuk mempersempit jurang antara minoritas Islam dengan warga Prancis lainnya.

Selama ini di Prancis, bahasa Arab diajarkan di kelas-kelas privat dan sering kali dipelajari di dalam masjid, satu paket dengan pelajaran menghafal Quran.

"Kami meragukan cara bahasa Arab diajarkan saat ini, dalam struktur yang berbeda dan dengan tendensi komunitarian," kata Menteri Pendidikan Prancis, Jean-Michel Blanquer seperti dikutip Newsweek dari The Wall Street Journal.

Menurut pemerintah Prancis, ketika anak-anak Muslim belajar bahasa Arab di kelas privat dan bukan di sekolah, maka jurang antara komunitas minoritas Islam dengan masyarakat Prancis lainnya akan semakin lebar.

Sebelumnya sebuah lembaga riset Prancis, Institut Montaigne pada September lalu merilis sebuah studi, yang salah satu kesimpulannya mengatakan bahwa mengajarkan Arab di sekolah negeri bisa menghentikan para perekrut teroris berbaju ulama menipu anak-anak muda dalam kelas-kelas privat bahasa Arab untuk bergabung dengan kelompok teroris.

"Menghidupkan lagi pengajaran bahasa Arab adalah kunci, terutama karena pelajaran bahasa Arab telah menjadi alat kelompok Islamis untuk menarik anak-anak muda ke sekolah serta masjid mereka," tulis Hakim El Karoui, pakar Islam yang terlibat dalam studi itu.

Meski demikian gagasan pemerintah Prancis itu bukan tanpa penolakan. Para politikus konservatif Prancis tak yakin rencana itu akan berhasil.

"Menurut saya Blanquer membuat kesalahan: mengajarkan bahasa Arab di sekolah menengah tidak akan mencegah anak-anak masuk sekolah Quran dan tak akan menyelesaikan masalah... dan kebangkitan salafisme," kata Annie Genevard, anggota parlemen Prancis dari Partai Republicains.

"Saya mendukung pengajaran bahasa Prancis, karena bahasa ini membantu anak-anak muda bekerja, ketimbang bahasa yang akan secara sistematis mengurung murid-murid dalam budaya asal mereka," kritik Louis Aliot, anggota Partai Barisan Nasional yang beraliran kanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Desire Doue dan Guela Doue: Adik dan Kakak yang Membela Timnas Berbeda di Piala Dunia 2026

Desire Doue dan Guela Doue: Adik dan Kakak yang Membela Timnas Berbeda di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 05 Juni 2026 | 13:46 WIB

Prancis Kalah Memalukan, Rayan Cherki Akui Les Blues Bukan Favorit di Piala Dunia 2026

Prancis Kalah Memalukan, Rayan Cherki Akui Les Blues Bukan Favorit di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:47 WIB

Tanda-tanda Kegagalan Prancis di Piala Dunia 2026: Internal Ribut Berujung Ditekuk Pantai Gading

Tanda-tanda Kegagalan Prancis di Piala Dunia 2026: Internal Ribut Berujung Ditekuk Pantai Gading

Bola | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:10 WIB

Duduk Perkara Keretakan Timnas Prancis Jelang Piala Dunia 2026, Ternyata Gegara UUD

Duduk Perkara Keretakan Timnas Prancis Jelang Piala Dunia 2026, Ternyata Gegara UUD

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:26 WIB

Toma Junior Popov Jagokan Prancis Juara Piala Dunia, Sebut Michael Olise Lebih Gacor dari Mbappe

Toma Junior Popov Jagokan Prancis Juara Piala Dunia, Sebut Michael Olise Lebih Gacor dari Mbappe

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:00 WIB

Kondisi Terkini Cedera William Saliba, Didier Deschamps: Kalau Dia Diperlukan, Besok Main

Kondisi Terkini Cedera William Saliba, Didier Deschamps: Kalau Dia Diperlukan, Besok Main

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:17 WIB

Kisah Lama Terulang? Prancis Terancam Ulangi Drama 2010, Mbappe Cs Ribut Jelang Piala Dunia 2026

Kisah Lama Terulang? Prancis Terancam Ulangi Drama 2010, Mbappe Cs Ribut Jelang Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 14:02 WIB

Punya Lisensi, WSKT Mulai Garap Proyek Infrastruktur di Arab Saudi

Punya Lisensi, WSKT Mulai Garap Proyek Infrastruktur di Arab Saudi

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 19:31 WIB

Olivier Giroud Segera Perpanjang Kontrak di Lille, Siap Tampil di Liga Champions Musim Depan

Olivier Giroud Segera Perpanjang Kontrak di Lille, Siap Tampil di Liga Champions Musim Depan

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 15:02 WIB

Daftar Skuad Termahal di Piala Dunia 2026: Prancis Tertinggi, Argentina Tak Masuk 5 Besar

Daftar Skuad Termahal di Piala Dunia 2026: Prancis Tertinggi, Argentina Tak Masuk 5 Besar

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:17 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB