Habib Novel: Aksi Tandingan Reuni Akbar 212 Sarat Muatan Politik

Dwi Bowo Raharjo | Muhammad Yasir | Suara.com

Jum'at, 30 November 2018 | 19:08 WIB
Habib Novel: Aksi Tandingan Reuni Akbar 212 Sarat Muatan Politik
Jubir Alumni 212, Habib Novel Bamukmin (Suara.com/Chyntia)

Suara.com - Juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Habib Novel Bamukmin menganggap aksi tandingan yang sediannya diadakan Forum Silaturahmi Aktivis 212 sarat dengan kepentingan politik. Pasalnya acara dinisiasi politisi PDI Perjuangan Kapitra Ampera bertepatan dengan Reuni Akbar 212 yang akan berlangsung di kawasan Monas, Jakarta Pusat, pada Minggu (2/12/2018) mendatang.

Novel menganggap aksi tersebut sarat dengan kepentingan politik karena tidak didahului dengan aksi-aksi sebelumnya sebagaimana aksi reuni 212 yang menurutnya rutin dilakukan tiap tahun. Untuk itu, Novel meminta pihak Kepolisian secara tegas menolak adanya aksi 'Kontemplasi 212'.

"Tindakan polisi seharusnya melarang, tindak tegas. Karena ini justru, aksi ini sangat sarat dengan politik karena nggak ada aksi-aksi sebelumnya. Kalau kita (aksi reuni 212) memang ada aksi sebelumnya 2016, 2017 kita lanjutkan 2018," kata Novel usai menghadiri diskusi bertajuk 'Narasi Politik Reuni 212' di Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (30/11/2018).

Berkenaan dengan itu, Novel mengaku justru mempertanyakan apa motif dari Kapitra menggelar aksi tandingan reuni akbar 212. Novel menduga bahwasanya aksi tersebut erat kaitanya dengan kepentingan Pilpres 2019.

Disamping itu, lanjut Novel, dirinya menduga aksi tersebut ada maksud terselubung untuk mengadu domba.

"Ada apa mendadak ketika tahun politik. Ini kita bertanda tanya besar, ada apa gerangan Kapitra menyelenggarakan ini? Apa ingin mengadu domba anak bangsa? Apa kita ingin berbenturan satu dengan yang lain," kata dia.

Novel khawatir aksi 'Kontemplasi 212' justru nantinya hanya memicu keributan karena dilakukan bersamaan dengan reuni akbar aksi 212.

"Jadi kita meminta kepolisian untuk jangan memberi izin kepada Kapitra dan teman-temannya membuat aksi tandingan. Kalau pun enggak ada massanya, saya khawatir ada rekayasa tertentu untuk membuat suasana kacau yaitu ketika reuni akbar ini, karena waktu yang sama, tempat yang sama, jam yang sama. Ini sangat berbahaya," pungkasnya.

Untuk diketahui, Forum Silaturahmi Aktivis 212 akhirnya mengikuti saran polisi untuk menunda acara tandingan Reuni Akbar Mujahid 212 bertajuk "Aksi Pencerahan Anak Bangsa".

Ketua Forum Silaturahmi Aktivis 212 Kapitra Ampera secara terpisah mengatakan, pihaknya siap untuk menunda acara tersebut.

"Kalau seperti itu, terpaksa kita harus setuju. Karena kalau aparat sudah mengeluarkan saran seperti itu, tentu harus menjadi prioritas. Terlebih sudah ada analisa intelijen dan sebagainya," ujar Kapitra saat dihubungi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Respons Soeharto Dicap Guru Korupsi, Sandiaga: Yang Baik, Kita Ambil

Respons Soeharto Dicap Guru Korupsi, Sandiaga: Yang Baik, Kita Ambil

News | Jum'at, 30 November 2018 | 18:55 WIB

Ikuti Saran Polisi, Kapitra Tunda Aksi Tandingan Reuni Akbar 212

Ikuti Saran Polisi, Kapitra Tunda Aksi Tandingan Reuni Akbar 212

News | Jum'at, 30 November 2018 | 18:16 WIB

Sandiaga Harap Jokowi - Prabowo Hadir dan Berpelukan di Reuni Akbar 212

Sandiaga Harap Jokowi - Prabowo Hadir dan Berpelukan di Reuni Akbar 212

News | Jum'at, 30 November 2018 | 16:23 WIB

Polisi Minta Kapitra Ampera Tunda Acara Aksi Tandingan 212 di Monas

Polisi Minta Kapitra Ampera Tunda Acara Aksi Tandingan 212 di Monas

News | Jum'at, 30 November 2018 | 16:09 WIB

Minta Warga Tak Ikut Reuni Akbar 212, Gubernur Jatim: Nanti Susah Pipis

Minta Warga Tak Ikut Reuni Akbar 212, Gubernur Jatim: Nanti Susah Pipis

News | Jum'at, 30 November 2018 | 15:55 WIB

Terkini

3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo

3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:35 WIB

Sempat Viral Zebra Cross Hilang, Pemprov DKI Akhirnya Bikin 5 Titik di Tebet

Sempat Viral Zebra Cross Hilang, Pemprov DKI Akhirnya Bikin 5 Titik di Tebet

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:33 WIB

Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum

Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:29 WIB

Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum

Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:27 WIB

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB