Seruan Rizieq Shibab Gagal Dongkrak Elektabilitas Prabowo-Sandiaga

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 19 Desember 2018 | 18:11 WIB
Seruan Rizieq Shibab Gagal Dongkrak Elektabilitas Prabowo-Sandiaga
Habib Rizieq Shihab. [YouTube/Front TV]

Suara.com - Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab sempat menyerukan ganti presiden dalam aksi Reuni 212 yang digelar di Monumen Nasional, Jakarta pada 2 Desember lalu. Namun, dari hasil survei yang dikerjakan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, seruan Rizieq ternyata tidak mampu menaikkan elektabilitas pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Peneliti LSI Adjie Alfaraby mengungkapkan ada beberapa faktor elektabilitas Prabowo-Sandiaga tidak naik signifikan setelah digelarnya aksi Reuni 212. Menurutnya, seruan Habib Rizieq untuk ganti presiden menjadi salah satu faktor yang dianggap tak mempengaruhi suara pemilih.

Dari hasil survei, 54,5 persen responden yang menyukai acara Reuni 212, sebanyak 43,6 persen masih memilih pasangan Joko Widodo - Maruf Amin. Sedangkan untuk pemilih Prabowo-Sandiaga berada di angka 40,7 persen dan 15,7 persen memilih tidak tahu atau tidak menjawab.

"Habib Rizieq serukan Presiden baru (yakni) Prabowo. Tetapi mayoritas pemilih bahkan yang suka Reuni 212 masih sedikit lebih banyak yang sudah mempunyai pilihan ke Jokowi," kata Adjie di Kantor LSI, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (19/12/2018).

Selain itu, ada faktor lain yang juga menjadi penyebab elektabilitas Prabowo - Sandiaga tak bergerak pascaadanya acara Reuni 212, yakni seruan Habib Rizieq agar mendirikan NKRI Bersyariah.

Dari 54,5 persen responden yang menyukai acara Reuni 212, sebanyak 83,2 persen responden lebih memilih kalau Indonesia tetap berlandaskan Pancasila. Hanya 12,8 persen memilih kalau Indonesia diubah menjadi sistem bersyariah.

"Mayoritas pemilih yang suka dengan reuni 212 sudah memiliki sikap yang sulit dipengaruhi oleh Habib Rizieq Shihab, terutama soal NKRI bersyariah dan seruan ganti presiden," pungkasnya.

Survei di atas dilakukan sejak 5 sampai 12 Desember 2018 dengan menggunakan metode sampling multistage random sampling. Survei itu melibatkan 1.200 responden dengan acara wawancara tatap muka dan dukungan media kuesioner.

Adapun margin of error dari survei tersebut mencapai kurang lebih 2,8 persen. Selain melakukan pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner, survei itu juga dilengkapi dengan metode Forum Grup Discussion serta analisis media dan wawancara mendalam.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Reuni 212 Tak Naikkan Elektabilitas Jokowi - Ma'ruf dan Prabowo - Sandiaga

Reuni 212 Tak Naikkan Elektabilitas Jokowi - Ma'ruf dan Prabowo - Sandiaga

News | Rabu, 19 Desember 2018 | 16:37 WIB

Survei LSI: Pemilih PDIP Tak Suka Reuni Akbar 212

Survei LSI: Pemilih PDIP Tak Suka Reuni Akbar 212

News | Rabu, 19 Desember 2018 | 16:03 WIB

Survei LSI: Seperempat Pemilih Indonesia Suka Reuni Akbar 212

Survei LSI: Seperempat Pemilih Indonesia Suka Reuni Akbar 212

News | Rabu, 19 Desember 2018 | 14:50 WIB

Habib Rizieq Raih Ulama Award, PSI: Bikin Acara Sendiri, Puji-puji Sendiri

Habib Rizieq Raih Ulama Award, PSI: Bikin Acara Sendiri, Puji-puji Sendiri

News | Selasa, 18 Desember 2018 | 16:38 WIB

Prabowo Subianto: Mata Wartawan Ada di Dengkul

Prabowo Subianto: Mata Wartawan Ada di Dengkul

News | Senin, 17 Desember 2018 | 16:45 WIB

Terkini

Catat! Ini Daftar Pekerja yang Tidak Bisa Dapat BSU 2026 Menurut Permenaker Terbaru

Catat! Ini Daftar Pekerja yang Tidak Bisa Dapat BSU 2026 Menurut Permenaker Terbaru

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 10:12 WIB

Pajak Pembalut vs Kondom: Menakar Keadilan Transaksi Kesehatan Perempuan

Pajak Pembalut vs Kondom: Menakar Keadilan Transaksi Kesehatan Perempuan

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 10:10 WIB

Cara Menemukan File dan Aplikasi yang Memakan Ruang di HP Android

Cara Menemukan File dan Aplikasi yang Memakan Ruang di HP Android

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 10:01 WIB

Laut Bercerita, Kisah Masa Lalu yang Terasa Dekat dengan Indonesia Hari Ini

Laut Bercerita, Kisah Masa Lalu yang Terasa Dekat dengan Indonesia Hari Ini

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 10:00 WIB

Pemerintah Atur Tarif Angkutan Barang Penyeberangan Mulai 2027

Pemerintah Atur Tarif Angkutan Barang Penyeberangan Mulai 2027

Foto | Senin, 02 November 2026 | 10:00 WIB

Viral Warga Threads Obral Jasa dan Produk Gratis Bila Prabowo Lengser

Viral Warga Threads Obral Jasa dan Produk Gratis Bila Prabowo Lengser

News | Senin, 02 November 2026 | 09:59 WIB

Bos CFX Ungkap Biang Kerok Penyebab Pasar Kripto RI Loyo

Bos CFX Ungkap Biang Kerok Penyebab Pasar Kripto RI Loyo

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 09:55 WIB

Resmi! 5 Pembalap Veteran Ini Terdepak dari MotoGP 2027, Siapa Saja?

Resmi! 5 Pembalap Veteran Ini Terdepak dari MotoGP 2027, Siapa Saja?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 09:48 WIB

Finalis MediaMIND Telusuri Proses Produksi Timah hingga Program Lingkungan PT TIMAH di Kundur

Finalis MediaMIND Telusuri Proses Produksi Timah hingga Program Lingkungan PT TIMAH di Kundur

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 09:48 WIB

OJK Setujui Penggabungan Empat BPR untuk Perkuat Struktur Industri Keuangan Daerah

OJK Setujui Penggabungan Empat BPR untuk Perkuat Struktur Industri Keuangan Daerah

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 09:41 WIB

×