Penjelasan KAI Soal Gangguan Kereta di Bekasi

Bangun Santoso | Suara.com

Kamis, 10 Januari 2019 | 08:36 WIB
Penjelasan KAI Soal Gangguan Kereta di Bekasi
Jalur kereta dari Bekasi menuju Jakarta terganggu akibat insiden truk di perlintasan. (Twitter/Info Commuter Line)

Suara.com - Perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) tujuan Cikarang-Bekasi, Jawa Barat, mengalami gangguan akibat sebuah truk bertonase berat jenis crane mogok di perlintasan kereta, Kamis (10/1/2019) pagi.

"Hingga saat ini petugas dari berbagai instansi terkait masih berusaha mengevakuasi truk tersebut agar tidak menghalangi jalur rel antara Tambun - Bekasi," ujar Humas PT KAI Commuter Jabodetabek Eva Chairunisa melalui pesan singkat.

Menurut dia, kendaraan berat berdimensi panjang sekitar 10 meter dengan tinggi 4 meter itu diketahui mengalami mogok di pintu perlintasan JPL 78 yang berlokasi di antara Stasiun Tambun dengan Stasiun Bekasi, tepatnya di sekitar Bulan-Bulan Jalan Pejuang, Kota Bekasi.

Peristiwa itu terjadi sejak pukul 02.20 WIB saat kendaraan berat berwarna kuning milik salah satu perusahaan swasta itu melintas dari arah Jalan Pejuang mengarah ke Jalan Ir H Djuanda, Bekasi Timur.

Pada pukul 06.10 WIB, kata Eva, listrik aliran atas di Stasiun Bekasi dan sekitarnya dipadamkan untuk membantu proses evakuasi. "Berbagai metode telah dicoba untuk evakuasi untuk mempercepat normalisasi lintasan kereta," katanya seperti dilansir Antara.

Akibat kejadian ini, perjalanan KRL antara Cikarang - Bekasi terganggu dan harus diatur bergantian melewati satu jalur rel yang tidak terhalang truk.

"Sebagian perjalanan KRL juga mengalami rekayasa pola operasi dengan perjalanan diatur hanya sampai Stasiun Bekasi untuk selanjutnya kembali ke arah Jakarta Kota," ujarnya.

PT KCI menghimbau para pengguna KRL untuk dapat menggunakan alternatif transportasi lain. Sementara itu para pengguna yang memilih untuk tetap naik KRL diminta selalu mengutamakan keselamatan dengan tidak berdesakan maupun memaksakan diri untuk naik ke dalam KRL yang telah penuh, serta selalu mendengarkan informasi yang diberikan petugas.

Sementara itu, ratusan penumpang KRL dari Stasiun Cikarang, Cibitung, Tambun dan Bekasi Timur, terpaksa beralih ke angkutan alternatif, seperti ojek online maupun angkot.

Penumpukan penumpang terjadi di Stasiun Tambun karena mereka yang sudah terlanjur masuk di dalam peron kereta, akhirnya terpaksa keluar stasiun untuk mencari alternatif angkutan umum menuju kantornya.

Sejumlah penumpang pun harus merelakan uang elektronik mereka yang sudah terlanjur terpotong pintu masuk stasiun.

"Saldo di kartu sudah otomatis terpotong di mesin tap. Tapi tidak masalah, yang penting saya jangan telat sampai kantor," ujar Jiban (51) warga Tambun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ada Truk Nyangkut di Perlintasan, Jalur Kereta di Bekasi Alami Gangguan

Ada Truk Nyangkut di Perlintasan, Jalur Kereta di Bekasi Alami Gangguan

News | Kamis, 10 Januari 2019 | 08:30 WIB

Polisi: Tidak Ada Bahan Peledak dalam Tas Hitam di Pagar Rumah Ketua KPK

Polisi: Tidak Ada Bahan Peledak dalam Tas Hitam di Pagar Rumah Ketua KPK

News | Rabu, 09 Januari 2019 | 14:25 WIB

Ini Isi Tas Hitam Diduga Bom di Pagar Rumah Ketua KPK Agus Rahardjo

Ini Isi Tas Hitam Diduga Bom di Pagar Rumah Ketua KPK Agus Rahardjo

News | Rabu, 09 Januari 2019 | 13:34 WIB

Terkini

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:40 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Gelar Demo di Patung Kuda Kritisi Soal Pendidikan

Momentum Hardiknas, BEM SI Gelar Demo di Patung Kuda Kritisi Soal Pendidikan

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 16:34 WIB