Presiden Jokowi Temui Ribuan Penyuluh Pertanian di Semarang

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Senin, 04 Februari 2019 | 11:18 WIB
Presiden Jokowi Temui Ribuan Penyuluh Pertanian di Semarang
Silaturahmi Tenaga Harian Lepas dan Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL-TBPP) bersama Presiden RI Joko Widodo di GOR Jati Diri, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (3/2/2019). (Dok: Kemenpan)

Suara.com - Ribuan Tenaga Harian Lepas dan Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL-TBPP) yang hadir dalam acara silaturahmi bersama Presiden Joko Widodo, mengapresiasi langkah pemerintah yang telah memperhatikan para penyuluh dan petani di seluruh pelosok wilayah Indonesia.

"Mereka menilai, Pak Jokowi sangat merakyat dan sangat dekat dengan kalangan penyuluh maupun petaninya secara langsung," kata Gunadi, Ketua THL-TBPP Indonesia, dalam acara silaturahmi bersama Presiden RI Joko Widodo di GOR Jati Diri, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (3/2/2019).

Gunadi mengatakan, selama ini Jokowi dan Kementerian Pertanian (Kementan) terus menjaga kedaulatan pangan melalui berbagai programnya, seperti perluasan lahan dan berbagai sarana, serta prasaran dalam meningkatkan jumlah produksi.

"Teman-teman penyuluh juga memberi banyak aplaus karena menganggap Pak Jokowi adalah presiden yang sangat dekat dengan para penyuluh di seluruh Indonesia," katanya.

Dalam pertemuan ini, Jokowi terlihat antusias dan memperlihatkan kecintaannya pada para penyuluh. Beberapa kali pidato presiden pun terhenti saat peserta memberikan applaus dan standing applaus.

Pada sesi tanya jawab, perwakilan penyuluh dari Purbalingga dan Brebes terlihat berinteraksi akrab dengan presiden dan menyampaikan unek-unek mereka. Saat presiden menuju tempat acara dan saat meninggalkan tempat, para penyuluh pun berdesak-desakan untuk bersalaman dan berusaha mendekat.

Bahkan seorang THL lelaki paruh baya tampak sangat terharu dan menagis setelah berhasil menyalami Presiden Jokowi.

Menurut Gunadi, sejak 2007 para penyuluh sudah mengemban tugas untuk menjaga kedaulatan pangan, dengan tugas utamanya mendampingi petani dalam melakukan budi daya, pengendalian hama dan penyakit, serta penangan pasca panen sampai pemasaran hasil.

"Jadi intinya, THL-TBPP adalah wakil pemerintah yang hadir di tengah-tengah petani untuk mendorong mereka memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan dan kemampuan managerial petani," katanya.

Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo, sejak menjadi pemimpin negara telah mengangkat 6.058 THLTBPP di bawah 35 tahun untuk menjadi Penyuluh Pertanian PNS, meskipun pemerintah sebelumnya memberlakukan moratorium.

Presiden Jokowi juga berencana mengangkat 17 ribu penyuluh THL TBPP dan Tenaga Teknis Pertanian lainnya menjadi ASN, yang akan dimulai pada awal Februari 2019.

"Buat kami (penyuluh), Bapak Jokowi adalah satu, Bapak Jokowi adalah presidenku, Bapak Jokowi memang tiada duanya," katanya.

Sekretaris Jenderal Forum Komunikasi Nasional THL TB, Baihaqi mengajak seluruh penyuluh pertanian untuk bersatu mewujudkan kedaulatan pangan Indonesia dan melanjutkan swasembada pangan nasional yang selama ini sudah dicapai Kementerian Pertanian, di bawah arahan Presiden Joko Widodo.

"Kita juga harus menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme penyuluh sebagai ujung tombak pembangunan pertanian Indonesia. Terlebih, kita wajib mengembangkan kreativitas dan inovasi teknologi pertanian untuk meningkatkan daya saing," katanya.

Menurut Baihaqi, hanya melalui kerja keras Indonesia mampu mewujudkan kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengamat Sebut Akan Bawa PSI ke Senayan, Agenda Jokowi Keliling Indonesia Bukan Silaturahmi Biasa

Pengamat Sebut Akan Bawa PSI ke Senayan, Agenda Jokowi Keliling Indonesia Bukan Silaturahmi Biasa

Video | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:14 WIB

Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026

Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 20:38 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Disebut Danai Ijazah Palsu Jokowi, Jusuf Kalla Laporkan Pencemaran Nama Baik

Disebut Danai Ijazah Palsu Jokowi, Jusuf Kalla Laporkan Pencemaran Nama Baik

Video | Kamis, 09 April 2026 | 10:02 WIB

BMKG Prakirakan Hujan Guyur Mayoritas Wilayah Indonesia pada Jumat

BMKG Prakirakan Hujan Guyur Mayoritas Wilayah Indonesia pada Jumat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 07:35 WIB

Perbedaan Mencolok Hampers Jokowi dan Prabowo: Camilan Tradisional vs Bahan Dapur

Perbedaan Mencolok Hampers Jokowi dan Prabowo: Camilan Tradisional vs Bahan Dapur

Lifestyle | Selasa, 17 Maret 2026 | 20:03 WIB

BMKG Waspadai Potensi Hujan Petir di Palembang dan Hujan Sedang di Sejumlah Wilayah

BMKG Waspadai Potensi Hujan Petir di Palembang dan Hujan Sedang di Sejumlah Wilayah

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 09:09 WIB

Harga Tembus Rp100 Ribu di Ramadan, Kementan Guyur 1,7 Ton Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati

Harga Tembus Rp100 Ribu di Ramadan, Kementan Guyur 1,7 Ton Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati

Bisnis | Senin, 23 Februari 2026 | 17:28 WIB

Pelanggaran Disiplin ASN, Kementan: Penanganan Indah Megahwati Mengacu pada Peraturan yang Berlaku

Pelanggaran Disiplin ASN, Kementan: Penanganan Indah Megahwati Mengacu pada Peraturan yang Berlaku

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 16:04 WIB

Awas! Ada 4 Bakteri Berbahaya di Bawang Bombai Ilegal

Awas! Ada 4 Bakteri Berbahaya di Bawang Bombai Ilegal

Bisnis | Kamis, 25 Desember 2025 | 13:26 WIB

Terkini

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:27 WIB

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:05 WIB

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:27 WIB

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:15 WIB

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:15 WIB

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 19:15 WIB

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:10 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:04 WIB

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:59 WIB

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:05 WIB