Saksi Sebut Hoaks Ratna Sarumpaet Bisa Mempengaruhi Perilaku Orang Lain

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 25 April 2019 | 20:28 WIB
Saksi Sebut Hoaks Ratna Sarumpaet Bisa Mempengaruhi Perilaku Orang Lain
Ratna Sarumpaet. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Ahli Sosiologi dari Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah mengatakan penyebaran berita bohong atau hoaks yang dilakukan Ratna Sarumpaet di media sosial bisa mempengaruhi perilaku orang lain hingga berbuat onar. Pernyataan tersebut disampaikan Trubus saat menjadi saksi di sidang lanjutan terdakwa Ratna.

Menurutnya, Ratna telah melakukan intervensi di  media sosial yang dibaca banyak orang, dan membentuk perilaku orang lain yang menerima hoaks tersebut hingga berbuat keonaran.

"Intervensi yang terjadi di dunia maya sangat tinggi, artinya membentuk perilaku orang. Misal dunia maya sajikan pornografi. Lalu orang akan terpengaruh melakukan penyimpangan di dunia nyata," kata Trubus di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (25/4/2019).

Menurut Trubus, keonaran dari sudut pandang sosiologi adalah situasi yang tidak kondusif, lawan dari keselarasan. Selain itu keonaran juga disebut Trubus berada satu tingkat di bawah anarki.

"Jadi perilaku onar itu adalah perilaku yang setingkat di bawah anarki. Anarki itu kan kacau, situasi yang kacau. Dia di bawahnya," kata Trubus.

Perilaku onar kata Trubus, juga bisa terjadi di dunia maya. Menurutnya ribut-ribut para netizen seperti keluarnya komentar SARA, pelecehan, dan hinaan termasuk kategori keonaran.

Menurutnya yang terjadi di dunia maya itu adalah gambaran dunia nyata. Karena itu ia menyimpulkan berita bohong yang dibuat Ratna Sarumpaet mempengaruhi orang lain hingga menuai pro-kontra adalah keonaran.

"Yang terjadi di dunia maya misalnya, terjadi pro kontra bisa saja menjadi onar. Karena nanti ril nya di masyarakat ya seperti itu. Di media sosial masyarakat terjadi ribut-ribut dasar kamu kafir, dasar kamu body shamming atau apa pokoknya macem-macem lah itu juga bisa di masyarakat jadi seperti itu ril nya," tutur Trubus.

Ratna Sarumpaet sempat mengaku dianiaya oleh dua orang lelaki hingga wajahnya lebam pada Oktober 2018. Setelah dilakukan penyelidikan di Polda Metro Jaya, ternyata penyebab wajah babak belur yang dialami Ratna bukan dianiaya melainkan imbas setelah melakukan operasi sedot lemak.

baca juga

Akibat kebohongannya itu, Ratna dijerat Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 juncto Pasal 45 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahli Hukum Pidana: Pasal Dakwaan untuk Ratna Sarumpaet Sudah Pas

Ahli Hukum Pidana: Pasal Dakwaan untuk Ratna Sarumpaet Sudah Pas

News | Kamis, 25 April 2019 | 19:16 WIB

JPU Hadirkan Saksi Ahli Sosiologi, Kuasa Hukum Ratna Sarumpaet Keberatan

JPU Hadirkan Saksi Ahli Sosiologi, Kuasa Hukum Ratna Sarumpaet Keberatan

News | Kamis, 25 April 2019 | 18:30 WIB

Ratna Sarumpaet WA ke Fadli Zon: Jam Berapa ke Rumahku....

Ratna Sarumpaet WA ke Fadli Zon: Jam Berapa ke Rumahku....

News | Kamis, 25 April 2019 | 16:40 WIB

Ratna Sarumpaet: Fahri Hamzah Akan Bersaksi untuk Saya

Ratna Sarumpaet: Fahri Hamzah Akan Bersaksi untuk Saya

News | Kamis, 25 April 2019 | 15:41 WIB

Ragu dengan Keterangan Saksi, Ratna Sarumpaet: yang Ahli Bahasa Ngawur

Ragu dengan Keterangan Saksi, Ratna Sarumpaet: yang Ahli Bahasa Ngawur

News | Kamis, 25 April 2019 | 15:06 WIB

Terkini

Review Film Henry's First Date: Misteri Ingatan yang Tereset Setiap Pagi

Review Film Henry's First Date: Misteri Ingatan yang Tereset Setiap Pagi

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Viva Astringent Cucumber untuk Apa? Ini 6 Manfaatnya Bagi Kulit Wajah

Viva Astringent Cucumber untuk Apa? Ini 6 Manfaatnya Bagi Kulit Wajah

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:50 WIB

4 Calming Gel Moisturizer Redakan Iritasi Kulit Berminyak, Cuma Rp30 Ribuan

4 Calming Gel Moisturizer Redakan Iritasi Kulit Berminyak, Cuma Rp30 Ribuan

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Transaksi Qlola by BRI Tumbuh 32%, Layanan Mobile Makin Terintegrasi

Transaksi Qlola by BRI Tumbuh 32%, Layanan Mobile Makin Terintegrasi

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Guru Besar UGM: Gelombang Demonstrasi Sumpah Pemuda Jadi Tamparan Keras Bobroknya Tata Kelola Negara

Guru Besar UGM: Gelombang Demonstrasi Sumpah Pemuda Jadi Tamparan Keras Bobroknya Tata Kelola Negara

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:45 WIB

BRI Permudah Persetujuan Transaksi Bisnis Kapan Saja Lewat Qlola Mobile

BRI Permudah Persetujuan Transaksi Bisnis Kapan Saja Lewat Qlola Mobile

Jakarta | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Bahasa Indonesia Diminati Kampus Dunia, Kok Kita Malah Bangga Pakai Slang?

Bahasa Indonesia Diminati Kampus Dunia, Kok Kita Malah Bangga Pakai Slang?

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:45 WIB

BRI Hadirkan Qlola Mobile untuk Pantau Keuangan dan Payroll Perusahaan

BRI Hadirkan Qlola Mobile untuk Pantau Keuangan dan Payroll Perusahaan

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:44 WIB

BEM UI Gelar Demo di Bundaran HI, KSP Minta Tak Anarkis dan Buka Pintu Dialog

BEM UI Gelar Demo di Bundaran HI, KSP Minta Tak Anarkis dan Buka Pintu Dialog

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:42 WIB

Viral Video Pria Kaos Putih Diduga Tangkap Paksa Pendemo, Sopir Ojol Dibanting ke Jalan

Viral Video Pria Kaos Putih Diduga Tangkap Paksa Pendemo, Sopir Ojol Dibanting ke Jalan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:38 WIB

×