Sindir Ijtimak Ulama III, PSI: Iya Tapi Ulama Prabowo

Rendy Adrikni Sadikin | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Jum'at, 03 Mei 2019 | 15:26 WIB
Sindir Ijtimak Ulama III, PSI: Iya Tapi Ulama Prabowo
Ijtimak Ulama III berisi ulama pendukung Prabowo-Sandi (Twitter/@gunromli)

Suara.com - Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli menyindir perhelatan acara Ijtimak Ulama III yang baru saja digelar pada Rabu (1/5/2019). Menurutnya, acara itu hanya dihadiri oleh para ulama pendukung capres nomor urut 02 Prabowo Subianto saja.

Hal ini diungkapkan oleh Guntur Romli melalui akun Twitter miliknya @gunromli. Guntur Romli menilai para ulama yang hadir dalam Ijtimak Ulama III hanyalah para pendukung Prabowo - Sandiaga Uno saja.

"Ulama? Iya tapi ulama Prabowo atau ulama BPN bukan ulama MUI, apalagi ulama Nahdlatul Ulama," kata Guntur Romli seperti dikutip Suara.com, Jumat (3/5/2019).

Guntur romli pun mengunggah foto beberapa perwakilan ulama menggelar konferensi pers menyampaikan hasil rekomendasi ulama dalam Ijtimak Ulama III.

Dalam konferensi pers tersebut, para ulama yang berada di baris terdepan merupakan para ulama yang memiliki posisi strategis dalam Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandi.

"Judulnya Ijtima Ulama tapi yang di depan Timsesnya Prabowo," tulis keterangan dalam foto tersebut.

Dalam foto tampak Bachtiar Nasir sebagai Juru Kampanye Nasional BPN Prabowo - Sandi, Neno Warisman sebagai Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Slamet Maarif sebagai Wakil Ketua BPN Prabowo - Sandi, Yusuf Martak sebagai anggota Dewan Pengarah BPN Prabowo - Sandi dan Zaitun Rasmin yang tergabung dalam Garuda Kalibata (Pendukung Prabowo-Sandi).

Unggahan Guntur Romli tersebut pun mendapatkan beragam komentar dari warganet. Banyak warganet yang kembali mempertanyakan maksud diadakannya Ijtimak Ulama III.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imbauan AHY Beda dari Ijtimak Ulama 3, Yusuf Martak: Mungkin Dia Belum Tahu

Imbauan AHY Beda dari Ijtimak Ulama 3, Yusuf Martak: Mungkin Dia Belum Tahu

News | Jum'at, 03 Mei 2019 | 13:54 WIB

Gus Nadir Ungkap Sosok Lieus Sungkharisma yang Hadiri Ijtimak Ulama III

Gus Nadir Ungkap Sosok Lieus Sungkharisma yang Hadiri Ijtimak Ulama III

News | Jum'at, 03 Mei 2019 | 13:19 WIB

MUI Tak Ada Hubungannya dengan Ijtimak Ulama III

MUI Tak Ada Hubungannya dengan Ijtimak Ulama III

News | Jum'at, 03 Mei 2019 | 11:59 WIB

Terkini

3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo

3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:35 WIB

Sempat Viral Zebra Cross Hilang, Pemprov DKI Akhirnya Bikin 5 Titik di Tebet

Sempat Viral Zebra Cross Hilang, Pemprov DKI Akhirnya Bikin 5 Titik di Tebet

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:33 WIB

Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum

Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:29 WIB

Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum

Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:27 WIB

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB