Terduga Teroris Pemilik Gerai Wanky Cell Spesialis Rekrut Anggota Muda

Dwi Bowo Raharjo | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Kamis, 09 Mei 2019 | 15:50 WIB
Terduga Teroris Pemilik Gerai Wanky Cell Spesialis Rekrut Anggota Muda
Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. (Suara.com/M, Yasir)

Suara.com - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror meringkus dua terduga teroris pemilik bom pipa yang ditemukan di gerai ponsel Wanky Cell di wilayah Bekasi Utara, Rabu (8/5/2019). Mereka adalah Eky alias EY (27) yang merupakan pemilik gerai dan Kautsar alias YN (18).

Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan, Eky memiliki kemampuan untuk merekrut anggota. Terbukti, Kautsar yang merupakan pemuda lulusan SMA di Bekasi berhasil ia gaet.

"Dari kemampuan tersangka EY, dia berhasil merebut anak muda bernama YN alias Kautsar, dia usianya 18 tahun,dia lulusan SMA Negeri di Bekasi tahun 2018, dia baru lulus tahun kemarin," ujar Dedi di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (8/5/2019).

Sama halnya dengan anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Lampung, Eky juga mengajarkan Kautsar untuk merakit bom. Tak tanggung-tanggung, Kautsar pun memiliki kemampuan layaknya terduga teroris berinisial T dalam merakit bahan peledak tersebut.

"Kepada YN juga dilatih oleh EY untuk merakit bom, kemampuannya sama juga seperti tersangka T," jelasnya.

Polisi Olah TKP gerai ponsel di Bekasi terkait penemuan bom rakitan, (Yaqub)
Polisi Olah TKP gerai ponsel di Bekasi terkait penemuan bom rakitan, (Yaqub)

Sebelumnya, Eky diringkus di SPBU di Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit Jakarta Timur, Rabu (8/5/2019) sekitar pukul 13.48 WIB. Sedangkan, Kautsar juga diringkus di sebuah kontrakan yang berlokasi di Kelurahan Bojong Rawa Lumbu, Kota Bekasi sekitar pukul 20.33 WIB.

Densus 88 melakukan penggeledahan dan menemukan bom rakitan yang merupakan buntut pengembangan teroris yang dibekuk di Babelan dan Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat pada 4-5 Mei 2019.

Pihak kepolisian pun telah melakukan olah kejadian perkara di gerai ponsel milik Eky. Hasilnya, polisi menemukan sejumlah barang bukti baru.

Diantaranya adalah kabel, sendok, saringan, buku-buku panduan perakitan bahan peledak, tulisan-tulisan, lakban dan sejumlah alat bukti lain berkaitan dengan bisnis handphone.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekam Jejak Pemilik Gerai Ponsel Wangky Cell yang Ternyata Pemimpin Teroris

Rekam Jejak Pemilik Gerai Ponsel Wangky Cell yang Ternyata Pemimpin Teroris

News | Kamis, 09 Mei 2019 | 15:26 WIB

Rakit Bom di Gerai Ponsel, Eky Terkenal Tertutup dan Doyan Ganti Karyawan

Rakit Bom di Gerai Ponsel, Eky Terkenal Tertutup dan Doyan Ganti Karyawan

Jabar | Kamis, 09 Mei 2019 | 13:00 WIB

Di Gerai HP Wanky Cell, Polisi Sita Buku-buku Panduan Merakit Bom

Di Gerai HP Wanky Cell, Polisi Sita Buku-buku Panduan Merakit Bom

Jabar | Kamis, 09 Mei 2019 | 11:31 WIB

Simpan Bom Rakitan, Polisi Olah TKP Gerai Ponsel Wanky Cell Bekasi

Simpan Bom Rakitan, Polisi Olah TKP Gerai Ponsel Wanky Cell Bekasi

News | Kamis, 09 Mei 2019 | 10:23 WIB

BIN Sebut Ada Ancaman Teror, People Power Kepung KPU 22 Mei

BIN Sebut Ada Ancaman Teror, People Power Kepung KPU 22 Mei

News | Selasa, 07 Mei 2019 | 17:37 WIB

Terkini

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:00 WIB

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:56 WIB

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:42 WIB

Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028

Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:39 WIB

Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba

Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:33 WIB

Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias

Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:15 WIB

Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK

Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:12 WIB

Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi

Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:05 WIB