Jack Ma Bikin Geger China, Minta Karyawan Bercinta 6 Kali Setiap 6 Hari

Rendy Adrikni Sadikin | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Jack Ma Bikin Geger China, Minta Karyawan Bercinta 6 Kali Setiap 6 Hari
CEO Alibaba Jack Ma. (Suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

Jack Ma mengungkapkan konsep '996' dan '669' ke para karyawannya.

Suara.com - China tengah dihebohkan oleh pernyataan dari miliarder yang merupakan pendiri Alibaba Group, Jack Ma. Ia meminta karyawannya untuk bercinta sebanyak enam kali dalam enam hari.

Pada Jumat (10/5/2019) lalu, Jack Ma berhasil mengumpulkan lebih dari seratus karyawan yang baru menikah dan pasangan mereka. Ia mengatakan, meski harus bekerja keras, mereka juga wajib bersenang-senang sepenuhnya.

Diberitakan Shanghaiist, Sabtu (11/5/2019), Alibaba dan perusahaan teknologi China lainnya mendapat kecaman tahun ini karena mempromosikan jadwal kerja "996", yang berarti bahwa karyawan harus bekerja dari pukul 9 pagi sampai 9 malam selama 6 hari setiap minggu.

Pada Jumat lalu, perusahaan Jack Ma merayakan "Ali Day" ke-15. Perayaan tahunan pada 2019 ini ditandai dengan upacara untuk karyawan yang telah menikah selama setahun terakhir.

Jack Ma memimpin upacara itu dan memanfaatkan kesempatan yang ada untuk tetap mengobarkan "semangat 996", sembari menganjurkan bahwa dalam kehidupan pribadi, para karyawannya yang sudah menikah harus mengikuti konsep "669".

"Apa itu 669? Enam hari, enam kali, dengan 'lebih lama' sebagai kuncinya," ucap Jack Ma sambil tersenyum saat menggunakan pelesetan untuk angka sembilan dan kata 'lama' menurut pelafalan China.

Alibaba tampak sangat bangga dengan pernyataan tersebut sampai mengunggah kutipan itu di akun resmi Weibo-nya.

Dalam pidatonya, yang disiarkan langsung secara online, Jack Ma juga mendorong karyawannya untuk memiliki lebih banyak anak. Ia mengungkapkan, pernikahan harus memberikan 'hasil' dan menyebut anak-anak sebagai investasi yang lebih bagus daripada properti.

Pesan Jack Ma itu diketahui bertolak belakang dengan 'kebijakan satu anak' di China, yang sudah dijalankan pemerintah beberapa dekade terakhir. Mereka membatasi para pasutri supaya hanya memiliki satu anak untuk mengurangi populasi penduduk China dan mengatasi krisis demografis yang sedang menjulang. Sejauh ini, China dikabarkan belum berhasil membalikkan tren dan tingkat kelahirannya terus merosot.

Belum diketahui apakah para karyawan Jack Ma benar-benar akan mengikuti saran bosnya.  Sementara itu, di media sosial, warganet menunjukkan bahwa "996" dan "669" tampaknya tidak begitu seimbang.

"Berangkat kerja jam 9 malam. Pulang sampai rumah jam 10:30 malam. Siapa yang masih punya tenaga?" komentar seseorang.

Belum ada tanggapan dari Jack Ma tentang reaksi publik terhadap pernyataannya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS