Ani Hasibuan Dipanggil Polisi, Muncul Tagar #SaveDokterAniHasibuan

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 16 Mei 2019 | 15:18 WIB
Ani Hasibuan Dipanggil Polisi, Muncul Tagar #SaveDokterAniHasibuan
Surat pemanggilan Ani Hasibuan. (ist)

Suara.com - Kabar pemanggilan terhadap Robiah Khairani Hasibuan alias dokter Ani Hasibuan sebagai saksi dalam kasus dugaan menyebar rasa kebencian, ramai dibicarakan di media-media sosial.

Ani Hasibuan adalah dokter yang mengklaim adanya kejanggalan dalam kematian ratusan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu dan Pilpres 2019.

Setelah mendapat kabar tersebut, berbagai dukungan terhadap dokter Ani Hasibuan disuarakan di media sosial hingga muncul tagar #SaveDokterAniHasibuan

Pantauan Suara.com, Kamis (16/5/2019), tagar #SaveDokterAniHasibuan telah menduduki posisi kedua sebagai topik terhangat yang paling banyak dibicarakan oleh warganet di Twitter.

Setidaknya ada lebih dari 10.300 cuitan warganet yang menggunakan tagar itu.

Dokter Ani Hasibuan akan dimintakan keterangan dalam kasus dugaan tindak pidana menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian berdasarkan SARA. Ia juga diperiksa sebagai  saksi dalam kasus dugaan menyebarkan informasi bohong.

Tagar #SaveDokterAniHasibuan trending topic di Twitter (Twitter)
Tagar #SaveDokterAniHasibuan trending topic di Twitter (Twitter)

Dokter Ani Hasibuan diminta hadir dalam pemeriksaan pada Jumat, 17 Mei 2019 pukul 10.00 WIB. Ia diarahkan untuk bertemu Kasubdit III Sumdaling Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Ganis Setyaningrum.

Berdasarkan surat pemanggilan yang beredar di media sosial, dokter Ani diduga melanggar Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 35 jo Pasal 45 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang perubahan atas UU No 11/2008 tentang ITE.

Ia juga disebut dikenakan Pasal 14 atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana jo Pasal 55 Ayat (1) Jo Pasal 56 KUHP.

baca juga

Banyak warganet yang kecewa terhadap pemanggilan dokter Ani Hasibuan. Berbagai dukungan terus mengalir untuk dokter Ani Hasibuan yang disebut telah menyuarakan hasil analisis profesinya.

"Cuma di Indonesia orang bicara sesuai keilmuan dianggap memecah belah, orang kritik dianggap makar, memang harus sakti jadi orang Indonesia," kata @toviculfadhli.

"Di negara ini siapa banyak duit dia pemegang segalanya," ujar @mangkualam77.

"Ada apa dengan negaraku? Beginikah Indonesiaku? Aku cinta alamnya tapi tidak dengan orangnya," ungkap @tiatae95.

"Dalam pernyataannya beliau tidak mengungkapkan kebencian beliau hanya menyampaikan analisanya tentang kematian ratusan anggota KPPS. Yuk kita dukung dokter ani hasibuan," ujar @susan6820.

"Dokter Ani hanya menyampaikan sesuatu yang diketahuinya berdasarkan keahlian profesinya. Jangan pidanakan orang yang tidak bersalah," ungkap @prilhuseno.

"Kita mempunyai kemerdekaan, hak berserikat dan mengeluarkan pendapat, apalagi pendapat tentang kebaikan dan kebenaran. Please otak waras harus jalan bukan malah dikerdilkan," kata @wangsa_day.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Situasi Prihatin, Prabowo Sebut Ada yang Usaha Perkosa Kedaulatan Rakyat

Situasi Prihatin, Prabowo Sebut Ada yang Usaha Perkosa Kedaulatan Rakyat

News | Kamis, 16 Mei 2019 | 14:06 WIB

Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Prabowo: Pastilah Mereka Mati Syahid

Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Prabowo: Pastilah Mereka Mati Syahid

News | Kamis, 16 Mei 2019 | 13:26 WIB

Prabowo Bandingkan Penanganan Ratusan Petugas KPPS Meninggal dengan Sapi

Prabowo Bandingkan Penanganan Ratusan Petugas KPPS Meninggal dengan Sapi

News | Kamis, 16 Mei 2019 | 13:06 WIB

Terkini

Nuansa Milan Hadir di Jakarta, Pameran Desain Ini Tampilkan 55 Karya Pilihan!

Nuansa Milan Hadir di Jakarta, Pameran Desain Ini Tampilkan 55 Karya Pilihan!

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 20:43 WIB

OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, KPK Sita Uang Tunai Ratusan Juta Rupiah

OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, KPK Sita Uang Tunai Ratusan Juta Rupiah

News | Senin, 21 September 2026 | 20:41 WIB

Manajer KDKMP-KNMP Bukan ASN, Bakal Berstatus Pegawai BUMN dengan Kontrak 2 Tahun

Manajer KDKMP-KNMP Bukan ASN, Bakal Berstatus Pegawai BUMN dengan Kontrak 2 Tahun

News | Senin, 21 September 2026 | 20:40 WIB

Diamankan di Jakarta Bersama 4 Orang Lain, Detik-detik Bupati Bolmut Kena OTT KPK

Diamankan di Jakarta Bersama 4 Orang Lain, Detik-detik Bupati Bolmut Kena OTT KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 20:35 WIB

Siswi SD di Sukabumi Diduga Jadi Korban Asusila, Begini Kronologinya

Siswi SD di Sukabumi Diduga Jadi Korban Asusila, Begini Kronologinya

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 20:34 WIB

OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Terkait Dugaan Korupsi Proyek Jalan Dinas PUTR

OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Terkait Dugaan Korupsi Proyek Jalan Dinas PUTR

News | Senin, 21 September 2026 | 20:27 WIB

BI Salahkan Kondisi Geopolitik Buat Rupiah Paling Loyo Hari Ini

BI Salahkan Kondisi Geopolitik Buat Rupiah Paling Loyo Hari Ini

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 20:23 WIB

DPR Cecar Mendikdasmen Soal Smart Board di SD NTT: Sekolah Nggak Ada Listriknya

DPR Cecar Mendikdasmen Soal Smart Board di SD NTT: Sekolah Nggak Ada Listriknya

News | Senin, 21 September 2026 | 20:20 WIB

Minta PDIP Berani 'Ingatkan Presiden', WALHI Adukan Krisis Ekologi dan Tata Ruang ke DPR

Minta PDIP Berani 'Ingatkan Presiden', WALHI Adukan Krisis Ekologi dan Tata Ruang ke DPR

News | Senin, 21 September 2026 | 20:13 WIB

Viral Video Dugaan Ucapan Rasis Dirtek Java United Achmad Resal ke Shin Tae-yong

Viral Video Dugaan Ucapan Rasis Dirtek Java United Achmad Resal ke Shin Tae-yong

Bola | Senin, 21 September 2026 | 20:09 WIB

×