Ketua Gerindra Tuding Ada Orang yang Sengaja Simpan Batu di Ambulansnya

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 24 Mei 2019 | 13:35 WIB
Ketua Gerindra Tuding Ada Orang yang Sengaja Simpan Batu di Ambulansnya
Polda Metro Jaya menyita satu mobil ambulans saat kerusuhan aksi 22 Mei, Rabu dini hari, karena bermuatan batu diduga untuk dilemparkan ke aparat kepolisian.

Suara.com - Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria membantah ambulans berlogo partainya sengaja membawa batu untuk digunakan saat kerusuhan 22 Mei serta amplop-amlop isi uang untuk massa bayaran.

Riza mengklaim, ada pihak tak bertanggungjawab yang sengaja meletakkan batu serta amplop isi uang itu di dalam ambulans sehingga disita aparat kepolisian. Ia menuding, hal itu untuk mendiskreditkan nama Gerindra.

Riza menuturkan, DPC Gerindra Tasikmalaya yang tertera pada ambulans itu tidak memberikan instruksi agar anak buahnya membawa batu ke Jakarta.

"Memang ada instruksi ambulans itu ke Jakarta untuk bantu kalau  ada korban saat aksi 22 Mei. Tapi ambulans dan tiga orang di dalamnya tak diperintahkan membawa batu. Ketiga orang itu adalah sopir, sekretaris partai dan staf,” kata Riza di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (24/5/2019).

"Justru yang menjadi heran bagi kami, kenapa ada batu di dalam ambulans, apa kepentingan dan untungnya. Apalagi kami adalah aksi damai," sambungnya.

Ucapan Riza berlandaskan informasi yang diperoleh dari DPC Gerindra Tasikmalaya. Justru kini pihaknya tengah mengusut siapa yang memasukkan batu-batu dan juga alat lain.

"Apakah ada pihak  ketiga, pihak lain yang mencoba mendiskreditkan Partai Gerindra. Menjadikan  Partai Gerindra sebagai kambing hitam karena kebetulan ambulans partai di dekat lokasi kejadian,” tukasnya.

Riza mengatakan, sudah mengecek DPD Partai Gerindra Jawa Barat memang menginstruksikan struktur di bawahnya untuk mengirimkan ambulans guna melayani jasa kesehatan peserta aksi damai 22 Meei di depan gedung Bawaslu.

"Jadi inisiatif dari DPD Jabar agar ambulans di sekitar Jakarta masuk ke ibu kota untuk membantu orang-orang yang terluka, yang tertembak dan sebagainya.”

baca juga

Untuk diketahui, Polda Metro Jaya menyita satu ambulans saat kerusuhan aksi 22 Mei, Rabu (22/5) dini hari, karena bermuatan batu diduga untuk dilemparkan ke aparat kepolisian.

Rabu sore, Polda Metro Jaya akhirnya melansir ambulans yang disita tersebut adalah milik Partai Gerindra.

”Iya betul (ambulans Gerindra),” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono.

Ia menjelaskan, mobil ambulans tersebut disita di sekitar Jalan Sabang, Jakarta Pusat. ”Isinya batu-batu ya,” tukasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pos Polisi Sabang Dirusak Pendemo 22 Mei, Polda Belum Catat Kerugian

Pos Polisi Sabang Dirusak Pendemo 22 Mei, Polda Belum Catat Kerugian

News | Jum'at, 24 Mei 2019 | 13:29 WIB

Cegah Kerusuhan 22 Mei Susulan, Jalan Depan Bawaslu dan KPU Masih Ditutup

Cegah Kerusuhan 22 Mei Susulan, Jalan Depan Bawaslu dan KPU Masih Ditutup

News | Jum'at, 24 Mei 2019 | 13:01 WIB

Kemenkes: Korban Kerusuhan yang Dirawat Paling Banyak Berusia 20-29 Tahun

Kemenkes: Korban Kerusuhan yang Dirawat Paling Banyak Berusia 20-29 Tahun

Health | Jum'at, 24 Mei 2019 | 12:49 WIB

Preman Tanah Abang Dibayar Ikut Kerusuhan 22 Mei, Haji Lulung Marah

Preman Tanah Abang Dibayar Ikut Kerusuhan 22 Mei, Haji Lulung Marah

News | Jum'at, 24 Mei 2019 | 12:27 WIB

Jumhur Hidayat Ancam Keluar Studio Rosi, TKN Berikan Jawaban Telak

Jumhur Hidayat Ancam Keluar Studio Rosi, TKN Berikan Jawaban Telak

News | Jum'at, 24 Mei 2019 | 12:32 WIB

Terkini

Siswa di Asahan Diduga Keracunan MBG dari SPPG Polres Asahan, Kapolda Didesak Turun Tangan

Siswa di Asahan Diduga Keracunan MBG dari SPPG Polres Asahan, Kapolda Didesak Turun Tangan

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 14:08 WIB

Asap Karhutla Disebut Meluas hingga ke Vietnam, Kemenhut Cek Asal Sumbernya

Asap Karhutla Disebut Meluas hingga ke Vietnam, Kemenhut Cek Asal Sumbernya

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:08 WIB

Karier di Indonesia Berujung Pidana, Influencer Malaysia Aisar Khaled Terancam 15 Tahun Penjara

Karier di Indonesia Berujung Pidana, Influencer Malaysia Aisar Khaled Terancam 15 Tahun Penjara

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:05 WIB

Tren Mobil Ramah Lingkungan Meningkat Innova Zenix Hybrid Cari Favorit Warga Jateng DIY

Tren Mobil Ramah Lingkungan Meningkat Innova Zenix Hybrid Cari Favorit Warga Jateng DIY

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 14:05 WIB

Konser BTS Geser Jadwal Timnas Indonesia ke Laga Tandang November 2026

Konser BTS Geser Jadwal Timnas Indonesia ke Laga Tandang November 2026

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 14:04 WIB

Golkar dan PKS Sepakat Dorong Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen

Golkar dan PKS Sepakat Dorong Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:02 WIB

Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?

Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 14:00 WIB

'Silakan Proses Hukum', Respons Golkar Usai Fahd A Rafiq Terjaring OTT KPK

'Silakan Proses Hukum', Respons Golkar Usai Fahd A Rafiq Terjaring OTT KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:58 WIB

Kabur Usai Ditangkap, Polisi Tembak Pelaku Begal Sadis di Medan

Kabur Usai Ditangkap, Polisi Tembak Pelaku Begal Sadis di Medan

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 13:58 WIB

Keuangan INKA Jebol, Ekuitas Negatif Hingga Rugi Capai Rp670 Miliar

Keuangan INKA Jebol, Ekuitas Negatif Hingga Rugi Capai Rp670 Miliar

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:55 WIB

×