Tokoh Mau Dibunuh Disebut Alihkan Isu, Polisi: Sutradara Canggih Tak Mampu

Rendy Adrikni Sadikin, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 30 Mei 2019 | 13:05 WIB
Tokoh Mau Dibunuh Disebut Alihkan Isu, Polisi: Sutradara Canggih Tak Mampu
Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal (Youtube/ Mata Najwa)

Suara.com - Kepala Divisi Humas Polri Irjen M Iqbal memastikan adanya target pembunuhan terhadap empat tokoh nasional buntut kerusuhan 22 Mei bukan pengalihan isu. Menurutnya, sutradara secanggih apapun tak mampu membuat skenario seperti itu.

Hal ini diungkapkan oleh Iqbal saat menjadi pembicara di acara Mata Najwa yang disiarkan pada Rabu (29/5/2019) malam. Awalnya, pembawa acara Najwa Shihab membeberkan pernyataan Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang menuding bila upaya pembunuhan empat tokoh negara merupakan pengalihan isu belaka.

"Saya mau membacakan statement Wakil Ketua DPR dari fraksi Gerindra Fadli Zon yang mengatakan, Saya enggak yakin. Siapa sih yang mau melakukan itu? Jangan lebai. Siapa? Tunjuk dong orangnya. Polisi itu gampang kok mendeteksi orang mau menarget dan orang juga kalau mau menarget membunuh, enggak akan bilang-bilang. Jangan mengalihkan isu," kata Najwa Shihab seperti dikutip Suara.com, Kamis (30/5/2019).

Pernyataan tersebut dilayangkan oleh Fadli Zon di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen pada Rabu (29/5/2019). Dalam pernyataannya, Fadli Zon juga menantang pihak kepolisian untuk membeberkan bukti-bukti ancaman.

"Apakah polisi sedang mengalihkan isu sekarang dengan menyebutkan ada target pembunuhan tokoh-tokoh nasional?" Tanya Najwa Shihab.

Iqbal pun menjelaskan bahwa tidak ada rekayasa ataupun pengalihan isu yang dilakukan oleh polisi. Bahkan sutradara secanggih apapun tak mampu membuat skenario seperti itu.

"Rekayasa, isu, sutradara secanggih apapun nggak akan bisa melakukannya. Nggak apa-apa Pak Fadli Zon menyampaikan begitu, itu kan kelompok-kelompok lain," jawab Iqbal.

Iqbal menjelaskan, nantinya kasus ini akan dibawa ke pengadilan. Dalam pengadilan itu, hasil penyidikan yang telah dilakukan oleh kepolisian akan diuji oleh hakim.

Persidangan pun akan dibuat terbuka untuk publik sehingga semua orang bisa ikut menyaksikan. Dengan adanya keterbukaan itu, masyarakat bisa menilai penyidikan yang dilakukan oleh polisi apakah memang ada upaya rekayasa atau tidak.

baca juga

"Kami menyidik nanti ada penuntut umum, bahkan dibuka di pengadilan dan media tv bisa live, silakan. Kami diuji, apa yang sudah kami sidik silakan dari kelompok manapun kami akan terbuka," ungkap Iqbal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Moeldoko Jadi Target Pembunuhan, Najwa Shihab: Anda Santai Sekali

Moeldoko Jadi Target Pembunuhan, Najwa Shihab: Anda Santai Sekali

News | Kamis, 30 Mei 2019 | 12:36 WIB

Empat Pejabat Negara Mau Dibunuh, Fadli Zon: Saya Juga Bisa Ngarang Begitu

Empat Pejabat Negara Mau Dibunuh, Fadli Zon: Saya Juga Bisa Ngarang Begitu

News | Kamis, 30 Mei 2019 | 04:05 WIB

Pengamat Politik Asia Tenggara Nilai Pejabat Intelijen RI Terlalu Ketakutan

Pengamat Politik Asia Tenggara Nilai Pejabat Intelijen RI Terlalu Ketakutan

News | Rabu, 29 Mei 2019 | 17:04 WIB

Terkini

Andina Narang Ajak Pelajar Kalteng Bijak dan Cerdas Manfaatkan Teknologi

Andina Narang Ajak Pelajar Kalteng Bijak dan Cerdas Manfaatkan Teknologi

DPR | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:08 WIB

Pramono Anung Kecam Challenge Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Konser Musik

Pramono Anung Kecam Challenge Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Konser Musik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:04 WIB

Saat Kepercayaan Badminton Lovers Diuji: Ada Apa dengan Bulutangkis Indonesia?

Saat Kepercayaan Badminton Lovers Diuji: Ada Apa dengan Bulutangkis Indonesia?

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:03 WIB

Terungkap Peran 3 Pelaku Begal Polisi di Palembang, Ada yang Tusuk dan Ambil Kunci Motor

Terungkap Peran 3 Pelaku Begal Polisi di Palembang, Ada yang Tusuk dan Ambil Kunci Motor

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:03 WIB

BPBD Kota Cirebon Salurkan 90 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

BPBD Kota Cirebon Salurkan 90 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:01 WIB

Bosan Dimsum Mentai? Ini 5 Kuliner Nusantara di Nganjuk yang Patut Dicoba

Bosan Dimsum Mentai? Ini 5 Kuliner Nusantara di Nganjuk yang Patut Dicoba

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Kritik Putusan MK soal Anggaran MBG, Denny Indrayana: Aneh

Kritik Putusan MK soal Anggaran MBG, Denny Indrayana: Aneh

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:59 WIB

Bisa Picu Konflik Horizontal! DPR Minta Polisi Tindak Tegas Gimik Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Bisa Picu Konflik Horizontal! DPR Minta Polisi Tindak Tegas Gimik Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:59 WIB

Kejagung Periksa 3 Saksi Kasus TPPU yang Menjerat Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kejagung Periksa 3 Saksi Kasus TPPU yang Menjerat Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:56 WIB

Review Perfect Family: Keluarga Sempurna yang Ternyata Menyimpan Rahasia

Review Perfect Family: Keluarga Sempurna yang Ternyata Menyimpan Rahasia

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:50 WIB

×