BMKG Jelaskan soal Peringatan Dini Tsunami saat Ekspedisi Gestana 2019

Agung Sandy Lesmana | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Rabu, 10 Juli 2019 | 16:46 WIB
BMKG Jelaskan soal Peringatan Dini Tsunami saat Ekspedisi Gestana 2019
Logo BMKG. [BMKG]

Suara.com - Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono menyebut sistem peringatan dini Tsunami sudah dibangun di Indonesia. Namun, kata dia, masyarakat masih kurang memahami soal tanda peringatan dini tsunami.

"Indonesia itu rawan bencana khususnya gempa dan tsunami dan sistem peringatan dini juga sudah dibangun tentunya masih sangat kurang bila hanya sistemnya saja yang disiapkan. Sedangkan masyarakatnya tidak siap untuk aware dan peduli bahwa daerahnya termasuk daerah rawan bencana," kata Rahmat di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Rabu (10/7/2019).

Rahmat menuturkan nantinya pihaknya akan fokus memberikan pemahaman tentang produk peringatan dini tsunami BMKG kepada masyarakat saat ikut serta dalam ekpedisi Desa Tangguh Bencana (Destana) 2019.  Acara tersebut akan dilaksanakan sejak 12 Juli hingga 17 Agustus 2019.

"Kalau kami (BMKG) targetnya adalah memberikan sosialisasi termasuk memberikan pemahaman tentang produk peringatan dini tsunami BMKG, karena percuma juga sebuah informasi yang kami kirimkan itu tidak dipahami oleh masyarakat yang terdampak," kata dia.

Tak hanya dalam Ekspedisi Destani 2019, BMKG juga akan memberikan penjelasan pemodelan potensi bila terjadi tsunami. Pasalnya kata dia, di wilayah Jawa Timur, Jogjakarta, Jawa Barat dan Banten pernah terjadi tsunami.

"Kami juga akan memberikan penjelasan bahwa untuk di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Barat, Banten semuanya itu memang ada catatan sejarah tsunami yang pernah terjadi, kami tentunya juga akan memberikan pemodelan potensi bilamana ada tsunami walaupun hal ini belum tentu terjadi," ucap Rahmat.

"Misalnya di Jawa Timur ada tsunami kemungkinan waktu tibanya ke kabupatennya itu jam berapa, kabupaten A, kabupaten B berapa menit, itu bisa digunakan sebagai langkah evakuasi. Kadang ada daerah tertentu ada tsunami datang lebih cepat dari warningnya," sambungnya.

Untuk diketahui, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar Ekspedisi Desa Tangguh Bencana (Ekspedisi Destana 2019) pada Jumat (12/7/2019), pekan ini. 

Ekspedisi akan dimulai dari Banyuwangi, Jawa Timur, menyusuri pantai selatan Jawa, menuju Jawa Tengah, Yogjakarta, kemudian ke Jawa Barat, Pangandaran, Garut dan nantinya akan berakhir di Banten.

Ekspedisi Destana melibatkan berbagai pihak yakni didukung oleh Kementerian Desa, Kemeterian PUPR, BMKG, Kementerian Sosial, Kementerian Dalam Negeri, di daerah akan melibatkan Bappeda, BPBD, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, kemudian elemen masyarakat akan di wakili oleh LSM, relawan, forum Lembaga usaha.

Selain itu, dalam ekspedisi tersebut juga melibatkan para pakar, peneliti, perguruan tinggi serta media.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BMKG Rekam 87 Lindu Susulan Usai Gempa 7,1 SR di Ternate

BMKG Rekam 87 Lindu Susulan Usai Gempa 7,1 SR di Ternate

News | Selasa, 09 Juli 2019 | 08:55 WIB

Aceh Hujan Es, Begini Penjelasan dari BMKG

Aceh Hujan Es, Begini Penjelasan dari BMKG

News | Senin, 08 Juli 2019 | 20:39 WIB

Musim Kemarau Ekstrem, Kementan Buat Posko Mitigasi Kekeringan

Musim Kemarau Ekstrem, Kementan Buat Posko Mitigasi Kekeringan

Bisnis | Senin, 08 Juli 2019 | 12:55 WIB

BMKG: Gempa Magnitodo 7,0 di Maluku Utara Jenis Dangkal

BMKG: Gempa Magnitodo 7,0 di Maluku Utara Jenis Dangkal

News | Senin, 08 Juli 2019 | 09:29 WIB

Ada Enam Kali Gempa Susulan Setelah Gempa Magnitudo 7,1 di Sulut dan Maluku

Ada Enam Kali Gempa Susulan Setelah Gempa Magnitudo 7,1 di Sulut dan Maluku

News | Senin, 08 Juli 2019 | 00:15 WIB

Terkini

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Percepatan Pengolahan Sampah Menjadi Energi

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Percepatan Pengolahan Sampah Menjadi Energi

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 07:05 WIB

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 23:10 WIB

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:44 WIB

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:38 WIB

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:32 WIB

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:13 WIB

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:00 WIB

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:30 WIB

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:00 WIB

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:32 WIB