Ruhut Sitompul: Anies Jangan Malu-malu Kucing Tiru Ahok

Rendy Adrikni Sadikin
Ruhut Sitompul: Anies Jangan Malu-malu Kucing Tiru Ahok
Anggota Bidang Hukum Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Ruhut Sitompul. (Suara.com/Achmad Ali)

Ruhut juga mengaku syok ketika melihat kondisi Pulau Reklamasi.

Suara.com - Politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak malu meniru pendahulunya, Basuki Tjahaja Purnama.

Pernyataan itu disampaikan Ruhut Sitompul lewat vlog berjudul 'Anies Baswedan Lupa Janji Tolak Reklamasi, Sibuk Ngeles dan Nyalahin Sana Sini'.

Video tersebut diunggah ke saluran Youtube milik Ruhut Sitompul pada Selasa 9 Juli 2019 lalu. Dalam vlog tersebut, Ruhut Sitompul menyarankan agar Anies tidak malu meniru kebijakan Ahok meneruskan reklamasi.

"Anies, jangan kau bersilat lidah, kau jangan malu-malu kucing lagi, tiru saja kebijakan pak Ahok, gubernur yang kau gantikan," ujar Ruhut seperti dikutip SUARA.com, Jumat (12/7/2019).

Di vlog tersebut, Ruhut menyinggung sikap Anies yang dinilai melanggar janji kepada para pemilihnya untuk menolak reklamasi.

"Selama ini kau berkata keberpihakan. Kau katakan tidak mau berpihak kepada pengembang. Tapi di balik kata-kata kau, karena kau pintar memainkan kata-kata. Sekarang kau katakan pengembang itu kan juga rakyat," ujar Ruhut.

Menurut Ruhut Sitompul, Anies ingin tampil beda, "Kau malu kalau disamakan dengan Ahok."

Bukan cuma itu, Ruhut juga menyindir Anies yang dinilainya mengingkari janji kampanye untuk menolak reklamasi. Dia juga mengklaim banyak rakyat kecewa karena hal tersebut.

"Anies, Anies, rakyat yang kau janjikan, banyak sudah yang kecewa. Waktu kampanye pemilihan gubernur, kau katakan dengan tegas akan menolak reklamasi. Waktu menyegel bangunan, kau bawa wartawan ramai-ramai," tutur Ruhut dalam vlog tersebut.

Ruhut pun meluapkan kekecewaannya atas tindakan Anies Baswedan yang mengeluarkan IMB untuk 900 bangunan dengan menggunakan peraturan gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Menurut Ruhut Sitompul, Anies bisa saja membatalkan pergub tersebut karena memiliki kuasa sebagai gubernur.

"Anies, kau mengatakan kepastian hukum, alas hukum untuk mengeluarkan IMB dengan pergub itu lemah. Ingat gubernur nggak bisa jalan sendiri, harus ada kerja sama dengan DPRD. Jadi harus ada perda, penting ada perda sebagai alasan hukum," ujar Ruhut.

Kata Ruhut, jika mau konsisten, Anies Baswedan sebagai gubernur bisa saja mencabut pergub Ahok dan membongkar bangunan di pulau reklamasi seperti janjinya ketika kampanye.

Meski demikian, Ruhut menyarankan agar Anies tidak melupakan fasilitas untuk rakyat. Dia juga menyindir kontribusi 15 persen ke kas pemerintah daerah setempat.

"Tapi jangan lupa, bantu dong fasilitas untuk rakyat, dan ingat konstribusi yang 15 persen, ke kas Pemda dan hasil daripada konstribusi, itu bisa untuk membantu perbaikan jalan macet, banjir, sekolah-sekolah untuk anak-anak,” saran Ruhut.

Dalam vlog tersebut, Ruhut Sitompul mengaku syok ketika berkunjung ke Pulau Reklamasi C dan D di Jakarta Utara.

Sebab, menurut Ruhut Sitompul, pulau reklamasi diisi dengan bangunan mewah. Tidak ada sama sekali pantai yang disebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai Pantai Maju.

"Ke Pantai Maju, tapi yang aku lihat ini, mana pantainya? Waduh terkaget-kaget aku, apalagi aku lihat ini papan reklame ngeri kali," kata Ruhut Sitompul.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS