Hong Kong Tutup Stasiun Kereta Saat Aksi Protes Lanjutan

Bangun Santoso | Suara.com

Minggu, 25 Agustus 2019 | 05:08 WIB
Hong Kong Tutup Stasiun Kereta Saat Aksi Protes Lanjutan
Demonstran berunjuk rasa di Stasiun MTR Yuen Long, Hong Kong, Rabu (21/8). [ANTHONY WALLACE / AFP]

Suara.com - Lembaga pengelola layanan kereta Hong Kong menutup empat stasiun kereta bawah tanah menjelang aksi protes pada Sabtu (24/8/2019) pada saat kota, yang berada di bawah kekuasaan China, itu bersiap-siap menghadapi kemungkinan kerusuhan lebih lanjut.

China, sementara itu, telah membebaskan seorang anggota staf Konsulat Inggris di Hong Kong setelah penahanan terhadap dia menyulut ketegangan.

Pihak berwenang telah mendapatkan perintah pengadilan untuk mencegah aksi unjuk rasa di bandara.

Bandara terpaksa ditutup antara lain karena pekan lalu para demonstran memadati terminal utama selama beberapa hari hingga mengakibatkan sekitar 1.000 penerbangan dibatalkan. Para pengunjuk rasa juga bentrok dengan polisi.

Stasiun-stasiun kereta bawah tanah itu ditutup di salah satu jalur, yang diperkirakan akan dijadikan titik pelaksanaan aksi unjuk rasa, di Kwung Tong di Semenanjung Kowloon. Toko-toko di stasiun-stasiun tersebut juga ditutup.

Penutupan stasiun kereta oleh pengelola layanan, MTR Corporation, dilakukan setelah MTR dihujani kritik di media negara China, termasuk People's Daily --yang adalah corong Partai Komunis. MTR dianggap membiarkan "para perusuh" kabur naik kereta setelah mereka bentrok dengan polisi.

Sementara itu, karyawan Konsulat Inggris bernama Simon Cheng telah dibebaskan pada Sabtu sesuai jadwal.

Cheng sekarang sudah kembali ke Hong Kong, kata keluarganya di halaman Facebook.

Cheng ditahan selama 15 hari karena melanggar aturan keamanan umum, kata kepolisian di Shenzhen melalui Weibo, media sosial sejenis Twitter.

Tidak ada keterangan rinci soal penahanan anggota staf konsulat tersebut. Sebuah tulisan di Facebook memuat permintaan agar "media dan teman-teman memberikan waktu dulu, dan kami akan memberikan penjelasan lebih rinci nanti."

Sejumlah pengunjuk rasa dalam beberapa hari terakhir ini juga menuntut agar Cheng dibebaskan. (Reuters/Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung Rakyat Papua, ILPS Hong Kong dan Macau Gelar Aksi di depan KJRI

Dukung Rakyat Papua, ILPS Hong Kong dan Macau Gelar Aksi di depan KJRI

News | Kamis, 22 Agustus 2019 | 17:25 WIB

Unjuk Rasa di Stasiun MTR Hong Kong Ricuh

Unjuk Rasa di Stasiun MTR Hong Kong Ricuh

Foto | Kamis, 22 Agustus 2019 | 10:49 WIB

Guru-guru Ikut Protes RUU Ekstradisi di Hong Kong

Guru-guru Ikut Protes RUU Ekstradisi di Hong Kong

News | Senin, 19 Agustus 2019 | 11:06 WIB

Makin Panas, China Peringatkan akan Tumpas Aksi Protes di Hong Kong

Makin Panas, China Peringatkan akan Tumpas Aksi Protes di Hong Kong

News | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 10:45 WIB

Mencekam, Warga Indonesia Diminta Jangan Pergi ke Hong Kong

Mencekam, Warga Indonesia Diminta Jangan Pergi ke Hong Kong

News | Kamis, 15 Agustus 2019 | 14:50 WIB

Hong Kong Mencekam, Indonesia Pertimbangkan Tunda Kirim TKI

Hong Kong Mencekam, Indonesia Pertimbangkan Tunda Kirim TKI

News | Kamis, 15 Agustus 2019 | 13:33 WIB

Terkini

Cara Keji Tentara Zionis Israel Bunuh 7 Warga Gaza, Perempuan dan Anak Jadi Korban

Cara Keji Tentara Zionis Israel Bunuh 7 Warga Gaza, Perempuan dan Anak Jadi Korban

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 10:04 WIB

Apa Hasil Lawatan Trump ke China? Isu Taiwan Menggantung, Beijing Tetap Dukung Iran

Apa Hasil Lawatan Trump ke China? Isu Taiwan Menggantung, Beijing Tetap Dukung Iran

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:59 WIB

Mengenal 'Ambo', Sapi Raksasa 1,15 Ton Asal Tangerang yang Dipilih Prabowo untuk Idul Adha 2026

Mengenal 'Ambo', Sapi Raksasa 1,15 Ton Asal Tangerang yang Dipilih Prabowo untuk Idul Adha 2026

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:50 WIB

Skenario AS Jika Trump Diracun di China, Isi Surat Wasiat untuk JD Vance Terungkap

Skenario AS Jika Trump Diracun di China, Isi Surat Wasiat untuk JD Vance Terungkap

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:49 WIB

Niat Lerai Cekcok Berujung Maut, Dico Tewas Dikeroyok dan Dilempar dari Lantai 2 Weston Billiard

Niat Lerai Cekcok Berujung Maut, Dico Tewas Dikeroyok dan Dilempar dari Lantai 2 Weston Billiard

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:14 WIB

'Pesta Babi' Ungkap Realitas Kelam, Kader PDIP: Jika Film Itu Tidak Bagus, Sediakan Ruang Debat

'Pesta Babi' Ungkap Realitas Kelam, Kader PDIP: Jika Film Itu Tidak Bagus, Sediakan Ruang Debat

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:25 WIB

Mengapa Aparat Takut dengan Film 'Pesta Babi? Dokumenter yang Menguak Sisi Gelap Proyek di Papua

Mengapa Aparat Takut dengan Film 'Pesta Babi? Dokumenter yang Menguak Sisi Gelap Proyek di Papua

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:22 WIB

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:45 WIB

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:15 WIB

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 20:14 WIB