Busyro Duga Isu Ada Taliban di KPK Dipolitisasi dari Istana

Reza Gunadha | Suara.com

Minggu, 15 September 2019 | 18:57 WIB
Busyro Duga Isu Ada Taliban di KPK Dipolitisasi dari Istana
Mantan Ketua KPK Busyro Muqoddas. [Suara.com/Arry Saputra]

Suara.com - Mantan Ketua KPK Busyro Muqoddas mengungkapkan, ada yang sengaja menyebar isu ”polisi Taliban” atau orang-orang Taliban di KPK, guna melemahkan lembaga antirasywah tersebut di hadapan publik.

Bahkan, Busyro menduga, isu Taliban KPK itu disebar oleh orang-orang istana. Namun, ia tak menyebut siapa ”orang istana” yang dimaksud.

"Taliban itu enggak ada istilahnya dalam konteks radikal. Hanya ini dipolitisasi dan politisasi itu ada indikasi dari istana," kata Busyro saat ditemui di Kantor PW Muhammadiyah Jatim, Surabaya, Sabtu (14/9/2019).

Sebenarnya, kata Busyro, istilah polisi Taliban atau kelompok Taliban tersebut sudah ada sejak lama di dalam KPK. Bahkan, sebelum ia menjabat sebagai wakil ketua KPK, istilah itu sudah ada.

Ia mengaku, awalnya merasa heran ketika mendengar istilah Taliban. Seiring berjalannya waktu, ia mulai paham sebutan Taliban itu untuk mengartikan militansi para penyidik KPK.

"Waktu saya masuk itu sudah ada istilah Taliban, saya heran, lho kok Taliban? Ternyata Taliban itu menggambarkan militansi orang-orang Afghanistan, dan penyidik-penyidik KPK itu militan," ujarnya.

Busyro menyangkal istilah Taliban itu dikaitkan atau diidentikkan dengan radikalisme, apalagi ada penyidik berideologi seperti itu.

Ia mengungkapkan, istilah taliban itu dulu di KPK tidak untuk menyudutkan penyidik dari agama tertentu. Apalagi untuk menunjukkan sejumlah penyidik berideologi radikalis agama.

"Ini ada (penyidik) Kristiani, Kristen, ini Kadek beragama Hindu, ini Novel Baswedan Cs Islam, mereka biasa-biasa saja. Jadi Taliban itu dulu enggak dipakai untuk merujuk konteks radikal," ucapnya.

Karenanya, Busyro menyayangkan sikap panitia seleksi calon pemimpin KPK periode 2019-2023 yang sibuk membahas isu radikalisme pada lembaga tersebut.

Padahal, kata dia, isu integritas serta rekam jejak para capim KPK lebih penting disorot. Apalagi, pansel meloloskan Irjen Pol Firli Bahuri yang sebenarnya memiliki catatan kode etik kategori berat. Firli kekinian sudah terpilih sebagai Ketua KPK.

"Isu Polisi Taliban kemudian dikembangkan oleh pansel, mengapa baru diumumkan? Pansel itu tak punya pekerjaan, tak punya konsep. Ada tiga guru besar, materi psikotesnya pakai isu-isu radikalisme, tapi pertanyaan-pertanyaannya itu childish banget. Misalnya kalau ada bendera Merah Putih, hukum menghormati itu bagaimana? Kayak anak SMP itu," cibir Busyro.

Kontributor : Arry Saputra

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Serahkan Mandat, Haris Azhar: Lagi Lawan-lawan kok Pimpinannya Kabur

KPK Serahkan Mandat, Haris Azhar: Lagi Lawan-lawan kok Pimpinannya Kabur

News | Minggu, 15 September 2019 | 17:09 WIB

Jokowi Diminta Bekukan Pimpinan KPK dan Tunjuk Pelaksana Tugas

Jokowi Diminta Bekukan Pimpinan KPK dan Tunjuk Pelaksana Tugas

News | Minggu, 15 September 2019 | 16:02 WIB

KPK Kembalikan Mandat, Mahfud MD: Mereka Bukan Mandataris Presiden

KPK Kembalikan Mandat, Mahfud MD: Mereka Bukan Mandataris Presiden

News | Minggu, 15 September 2019 | 15:08 WIB

Pasca Penyerahan Mandat, ICW: Jokowi Harus Bertemu Pimpinan KPK Secepatnya

Pasca Penyerahan Mandat, ICW: Jokowi Harus Bertemu Pimpinan KPK Secepatnya

News | Sabtu, 14 September 2019 | 21:16 WIB

Tiga Poin yang Disetujui Presiden Jokowi Dinilai Tetap Akan Membunuh KPK

Tiga Poin yang Disetujui Presiden Jokowi Dinilai Tetap Akan Membunuh KPK

Jatim | Sabtu, 14 September 2019 | 20:31 WIB

Ikut Aksi Damai di Gedung KPK, Bocah Tanggung Tidak Tahu Soal Revisi UU KPK

Ikut Aksi Damai di Gedung KPK, Bocah Tanggung Tidak Tahu Soal Revisi UU KPK

News | Sabtu, 14 September 2019 | 16:11 WIB

Terkini

Viral Mobil Dinas Plat B Dipakai Mudik, Pemprov DKI: Bukan Milik Kami

Viral Mobil Dinas Plat B Dipakai Mudik, Pemprov DKI: Bukan Milik Kami

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 07:38 WIB

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Percepatan Pengolahan Sampah Menjadi Energi

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Percepatan Pengolahan Sampah Menjadi Energi

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 07:05 WIB

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 23:10 WIB

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:44 WIB

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:38 WIB

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:32 WIB

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:13 WIB

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:00 WIB

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:30 WIB

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:00 WIB