Kecam Kriminalisasi Jurnalis, AJI: Demokrasi Indonesia Terancam

Bangun Santoso | Muhammad Yasir | Suara.com

Minggu, 29 September 2019 | 11:16 WIB
Kecam Kriminalisasi Jurnalis, AJI: Demokrasi Indonesia Terancam
Sejumlah Jurnalis yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta menggelar aksi jalan mundur di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (29/9). [Suara.com/Arya Manggala]

Suara.com - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menilai kekerasan dan kriminalisasi terhadap jurnalis menunjukkan bahwa demokrasi di Indonesia dalam ancaman. AJI meminta semua pihak untuk peduli terhadap ancaman demokrasi.

Koordinator aksi solidaritas atas penangkapan dan penetapan tersangka terhadap jurnalis Dandhy Dwi Laksono, Jackson Simanjuntak menuturkan hal itu manjadi alasan pihaknya menggelar aksi solidaritas jalan mundur sebagai bentuk kemunduran demokrasi di Indonesia.

Ia menilai ketika kebebasan berpendapat dan pers telah dibungkam maka semua pihak sudah semestinya bergerak dan mengecam bentuk ancaman terhadap demokrasi di Indonesia.

"Untuk itu kami AJI Jakarta mau mengajak semua media, semua orang untuk aware bahws negara saat ini tidak dalam kondisi baik-baik saja. Karena itu lonceng tanda bahaya telah kita nyalakan dan kita harys bersama-sama melawan bentuk kriminalisasi terhadap pers, hentikan kekerasan terhadap pers," kata Jackson di Bundaran Hotel Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (29/9/2019).

Sementara itu, Ketua Bidang Advokasi AJI Indonesia, Sasmito mengungkapkan, dalam beberapa pekan belakangan ini setidaknya ada 14 kasus kekerasan yang dialami jurnalis di beberapa daerah. Satu di antaranya yakni kriminalisasi terhadap Dandhy Laksono.

"Jadi ini kita menilai sebagai bentuk teror. Kita mendesak kepolisian untuk mengentikan semua teror dan kriminalisasi terhadap jurnalis," ujar Sasmito.

Dari 14 kasus kekerasan yang dialami jurnalis di berbagai daerah. Sasmito menyebut setidaknya ada sembilan kasus yang diduga kekerasan tersebut dilakukan oleh oknum aparat kepolisian.

"Kita berharap pihak kepolisian mengusut kasus ini tanpa ada laporan pun itu harus diusut. Karena, kekerasan terhadap jurnalis bukan delik aduan. Jadi teman-teman kepolisian bisa langusng mengusut tanpa adanya laporan," tegasnya.

Sebelumnya, sejumlah jurnalis yang tergabung dalam AJI Jakarta menggelar aksi solidaritas jalan mundur sebagai bentuk protes atas penetapan tersangka terhadap jurnalis Dandhy Dwi Laksono. Aksi solidaritas jalan mundur dilakukan sebagai simbol kemunduran demokrasi di Indonesia.

Dari pantauan Suara.com, Minggu (29/9/2019) sejumlah wartawan yang tergabung dalam AJI Jakarta menggelar aksi solidaritas jalan mundur mengelilingi Bundaran Hotel Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat.

Mereka membawa sebuah kentungan dan melakukan aksi solidaritas jalan mundur seraya membawa sejumlah poster yang diantaranya bertuliskan 'Stop Kriminalisasi Jurnalis' dan 'Penjara Hanya untuk Koruptor Bukan untuk Orang yang Berpandangan Lain'.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Jalan Mundur Desak Polisi Hentikan Kasus Dandhy Laksono

Aksi Jalan Mundur Desak Polisi Hentikan Kasus Dandhy Laksono

Foto | Minggu, 29 September 2019 | 10:00 WIB

Dandhy Laksono Jadi Tersangka, AJI Jakarta Gelar Aksi Jalan Mundur di HI

Dandhy Laksono Jadi Tersangka, AJI Jakarta Gelar Aksi Jalan Mundur di HI

News | Minggu, 29 September 2019 | 09:52 WIB

Sindir Polisi Soal Kartu Pers Kecil, AJI Surabaya: Kalau Gede, Spanduk

Sindir Polisi Soal Kartu Pers Kecil, AJI Surabaya: Kalau Gede, Spanduk

Jatim | Sabtu, 28 September 2019 | 17:08 WIB

Polda Akui Pelapor Kasus Dandhy Laksono adalah Polisi Berpangkat Bripda

Polda Akui Pelapor Kasus Dandhy Laksono adalah Polisi Berpangkat Bripda

News | Sabtu, 28 September 2019 | 16:34 WIB

Pengacara: Pelapor Dandhy Laksono Diduga Anggota Polisi Berpangkat Bripda

Pengacara: Pelapor Dandhy Laksono Diduga Anggota Polisi Berpangkat Bripda

News | Jum'at, 27 September 2019 | 19:58 WIB

Mahasiswa Jangan Gentar! Dandhy: Kasus Saya dan Ananda Hanya Masalah Kecil

Mahasiswa Jangan Gentar! Dandhy: Kasus Saya dan Ananda Hanya Masalah Kecil

News | Jum'at, 27 September 2019 | 18:55 WIB

Dandhy Terancam Bui 5 Tahun karena Cuitan Papua Trending Topic di Twitter

Dandhy Terancam Bui 5 Tahun karena Cuitan Papua Trending Topic di Twitter

News | Jum'at, 27 September 2019 | 17:21 WIB

Terkini

Tragis! Gagal Salip Bus, Pemotor di Jakarta Barat Tewas Terlindas di Flyover Pesing

Tragis! Gagal Salip Bus, Pemotor di Jakarta Barat Tewas Terlindas di Flyover Pesing

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:37 WIB

Zulhas Pastikan Stok Beras Aman hingga 2027 Meski Ada Ancaman El Nino Godzilla

Zulhas Pastikan Stok Beras Aman hingga 2027 Meski Ada Ancaman El Nino Godzilla

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:36 WIB

Respons Arahan Presiden, BGN Segera Operasikan 900 SPPG untuk Jangkau Daerah Terpencil

Respons Arahan Presiden, BGN Segera Operasikan 900 SPPG untuk Jangkau Daerah Terpencil

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:30 WIB

Tentara Angkatan Laut Bunuh Istri Sendiri, Mayatnya Disimpan di Kulkas

Tentara Angkatan Laut Bunuh Istri Sendiri, Mayatnya Disimpan di Kulkas

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:28 WIB

Harga Plastik Melejit, Zulhas Dorong Transisi ke Kemasan Ramah Lingkungan

Harga Plastik Melejit, Zulhas Dorong Transisi ke Kemasan Ramah Lingkungan

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:28 WIB

Iran Sebut Blokade AS di Selat Hormuz Bisa Ganggu Gencatan Senjata

Iran Sebut Blokade AS di Selat Hormuz Bisa Ganggu Gencatan Senjata

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:24 WIB

Cari Sensasi Berujung Jeruji: 3 'Bang Jago' Tawuran di Taman Sari Diciduk, Satu Pelaku Positif Sabu!

Cari Sensasi Berujung Jeruji: 3 'Bang Jago' Tawuran di Taman Sari Diciduk, Satu Pelaku Positif Sabu!

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:23 WIB

Anak Joe Biden: Founding Father Pasti Malu AS Punya Presiden seperti Donald Trump

Anak Joe Biden: Founding Father Pasti Malu AS Punya Presiden seperti Donald Trump

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:20 WIB

Pramono Anung Klarifikasi Jual Nama Halte ke Parpol: Cuma Bercanda

Pramono Anung Klarifikasi Jual Nama Halte ke Parpol: Cuma Bercanda

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:19 WIB

Bukan Hanya Hutan, Blue Carbon Jadi Kunci Baru Redam Krisis Iklim: Seberapa Efektif?

Bukan Hanya Hutan, Blue Carbon Jadi Kunci Baru Redam Krisis Iklim: Seberapa Efektif?

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:15 WIB