Surya Paloh Tak Permasalahkan Gerindra Gabung ke Pemerintah

Iwan Supriyatna | Muhammad Yasir | Suara.com

Minggu, 13 Oktober 2019 | 22:58 WIB
Surya Paloh Tak Permasalahkan Gerindra Gabung ke Pemerintah
Surya Paloh. (suara.com/Dian Rosmala)

Suara.com - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh tidak mempermasalahkan jika Partai Gerindra bergabung ke dalam pemerintahan Joko Widodo - Ma'ruf Amin. Apalagi jika tujuan bergabungnya Partai Gerindra demi kepentingan nasional.

Hal itu dikatakan Surya Paloh usai menerima kehadiran Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya Jalan Permata Berlian, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (13/10/2019) malam.

Surya Paloh menilai, selagi Partai Gerindra memiliki keyakinan yang sama dalam memajukan bangsa maka tidak ada masalah bila akhirnya pun bergabung ke dalam pemerintahan.

"Mana ada masalah sama saya. Ketika semua itu di dalam satu semangat dan konsistensi pikiran bagaimana mengedepankan kepentingan nasional jalan disitu," kata Surya Paloh.

"Artinya kita yakin enggak Pak Prabowo bergabung dengan koalisi pemerintahan ini untuk bersama-sama dengan tekad yang sama. Kalau memiliki keyakinan apa yang menjadi masalah," sambungnya.

Sementara itu, Prabowo sendiri mengatakan bahwa partainya akan selalu mengutamakan kepentingan nasional. Prabowo memastikan partainya akan selalu memberikan dukungan selagi menyangkut kepentingan nasional.

"Saya sudah katakan berkali-kali bahwa kita mengutamakan kepentingan nasional, apa saja yang bisa memperkuat, mendukung Indonesia, kepentingan Indonesia yang baik untuk rakyat, kita akan dukung," ucap Prabowo.

Prabowo lantas menegaskan bergabung atau tidaknya Partai Gerindra ke dalam pemerintah Jokowi - Ma'ruf Amin dia memastikan partainya itu akan tetap berkerja untuk Indonesia.

"Di dalam (atau) di luar kita bekerja untuk merah putih," tegasnya.

Sebelumnya Prabowo dan Surya Paloh melakukan pertemuan selama kurang lebih dua jam. Dalam pertemuan yang berlangsung di kediaman Surya Paloh, Prabowo turut didampingi beberapa elite Partai Gerindra, yakni Sekjen Ahmad Muzani, Wakil Ketua Umum Edhy Prabowo, Sugiono, dan Sufmi Dasco Ahmad.

Sementara, Surya Paloh ditemani Sekjen Nasdem Johnny G Plate dan Ketua Dewan Pembina Siswono Yudo Husodo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Pertemuan Prabowo dan Surya Paloh Cetuskan 3 Kesepakatan

Hasil Pertemuan Prabowo dan Surya Paloh Cetuskan 3 Kesepakatan

News | Minggu, 13 Oktober 2019 | 21:53 WIB

Prabowo: Saya dan Surya Paloh Sering Berbeda, Tapi Bersatu soal Indonesia

Prabowo: Saya dan Surya Paloh Sering Berbeda, Tapi Bersatu soal Indonesia

News | Minggu, 13 Oktober 2019 | 21:27 WIB

Prabowo Subianto Sambangi Rumah Surya Paloh

Prabowo Subianto Sambangi Rumah Surya Paloh

Video | Minggu, 13 Oktober 2019 | 19:58 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB