Buka Dialog ke Kelompok Separatis, Pansus Papua Mau Temui KNPB dan ULMWP

Agung Sandy Lesmana | Muhammad Yasir | Suara.com

Senin, 25 November 2019 | 18:15 WIB
Buka Dialog ke Kelompok Separatis, Pansus Papua Mau Temui KNPB dan ULMWP
Ketua Tim Panitia Khusus (Pansus) Papua Filep Wamafma di kantor Menkopolhukam. (Suara.com/M Yasir).

Suara.com - Ketua Tim Panitia Khusus (Pansus) Papua Filep Wamafma mengaku pihaknya akan melakukan pertemuan dengan tokoh gerakan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP). Rencananya, pertemuan tersebut bakal digelar pada Rabu, (27/11/2019) mendatang.

Hal itu dikatakan Filep seusai dirinya bersama sejumlah anggota DPD RI menemui Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD, di Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (25/11/2019).

Menurut, Filep pertemuan dengan tokoh KNPB dan ULMWP akan berlangsung seusai pihaknya menemui jajaran pemerintah daerah, anggota dewan adat, tokoh agama dan intelektual di Papua.

"Kemudian yang keempat kita bertemu dengan KNPB, ULMWP dan kelompok-kelompok yang selama ini belum disentuh pemerintah," kata Filep.

Filep mengungkapkan bahwasanya dalam pertemuan tadi pihaknya pun telah menyampaikan kepada Mahfud bahwa perlu upaya dialogis dalam menyelesaikan persoalan yang ada di Bumi Cendrawasih. Termasuk kata dia membuka diri pada kelompok KNPB dan ULMWP yang kerap disebut sebagai kelompok separatis.

"Pemerintah harus membuka diri dan DPD menyarankan membuka diri untuk berdialog dengan kelompok-kelompok yang bersebrangan sekalipun. Itu dalam rangka untuk membangun satu komunikasi yang lebih jauh ke depan dan pak Menko sangat sepakat dengan kita," ujarnya.

Sementara Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono menejelaskan bahwasanya Pansus Papua akan berupaya menyelesaikan persoalan yang ada dalam kurun waktu enam bulan. Meski kata dia, Pansus Papua dibentuk menyusul adanya peristiwa rasial yang terjadi terhadap mahasiswa Papua di Surabaya namun mereka tidak bekerja hanya berdasar persoalan rasial semata.

"Bukan hanya soal masalah rasis tapi ada persoalan-persoalan yang menjadi akar masalah yang belum terselesaikan. Jadi seringkali terjadi masalah menumpuk bagaikan sampah kemudian ada percikan api kecil beliau menjadi letupan itu," ungkap Nono.

Adapun, Nono mengungkapkan setelah pihaknya melakukan pertemuan kembali dengan Mahfud usai melangsungkan pertemuan dengan sejumlah tokoh di Papua. Hasil pertemuan tersebut nantinya akan dijadikan dasar dalam menyelesaikan beragam persoalan di Papua.

"Kami sepakat bahwa mungkin ada pertemuan lagi lebih lanjut. Pak Menko juga akan berangkat. Jadi mungkin sama-sama berangkat, nanti pulang dari sama ketemu lagi," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benny Wenda: Saat Rakyat Kami Disiksa, Jokowi ke Papua seperti Liburan

Benny Wenda: Saat Rakyat Kami Disiksa, Jokowi ke Papua seperti Liburan

News | Jum'at, 01 November 2019 | 15:06 WIB

Rawan Pelanggaran HAM, KNPB Tolak 3 Tahanan Politik Dipindah ke Kaltim

Rawan Pelanggaran HAM, KNPB Tolak 3 Tahanan Politik Dipindah ke Kaltim

News | Sabtu, 05 Oktober 2019 | 13:43 WIB

Jokowi Buka Peluang Bertemu, Benny Wenda ULMWP: Tarik Dulu TNI dari Papua

Jokowi Buka Peluang Bertemu, Benny Wenda ULMWP: Tarik Dulu TNI dari Papua

News | Selasa, 01 Oktober 2019 | 14:15 WIB

Wiranto Tutup Pintu Dialog dengan ULMWP-KNPB

Wiranto Tutup Pintu Dialog dengan ULMWP-KNPB

News | Selasa, 24 September 2019 | 20:49 WIB

Sebut Didalangi KNPB, Polisi Ringkus 733 Mahasiswa Terkait Rusuh Wamena

Sebut Didalangi KNPB, Polisi Ringkus 733 Mahasiswa Terkait Rusuh Wamena

News | Selasa, 24 September 2019 | 15:28 WIB

Pemerintah Bersedia Berdialog dengan Kelompok Pro Kemerdekaan Papua

Pemerintah Bersedia Berdialog dengan Kelompok Pro Kemerdekaan Papua

News | Selasa, 24 September 2019 | 13:55 WIB

Polisi Sebut Benny Wenda Berperan di Balik Kerusuhan Jayapura

Polisi Sebut Benny Wenda Berperan di Balik Kerusuhan Jayapura

News | Selasa, 24 September 2019 | 05:35 WIB

Dituding Jadi Dalang Kerusuhan Papua, KNPB Serukan Referendum

Dituding Jadi Dalang Kerusuhan Papua, KNPB Serukan Referendum

News | Sabtu, 07 September 2019 | 15:22 WIB

Penangkapan Ribuan Aktivis Papua Bentuk Diskriminasi

Penangkapan Ribuan Aktivis Papua Bentuk Diskriminasi

News | Kamis, 05 Mei 2016 | 15:26 WIB

Polda Papua Cap Organisasi Ini Terlarang dan Brutal

Polda Papua Cap Organisasi Ini Terlarang dan Brutal

News | Senin, 23 Maret 2015 | 14:34 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB