Video Viral Kader Banser NU Dipersekusi, Pelaku: Lu Islam Bukan?

Reza Gunadha | Rifan Aditya | Suara.com

Rabu, 11 Desember 2019 | 08:15 WIB
Video Viral Kader Banser NU Dipersekusi, Pelaku: Lu Islam Bukan?
Kader Banser dipersekusi orang tidak dikenal, kejadian terjadi Selasa (10/12/2019) di Jalan Ciputat Raya, Pondok Pinang, Jakarta Selatan (twitter @nahdlatululama)

Suara.com - Video kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama yang dipersekusi orang tidak dikenal sedang viral di media sosial.

Kekinian, NU melalui akun media sosial resminya mengkonfirmasi kejadian tersebut.

Dalam kicauan yang diunggah Selasa (10/12/2019) di akun Twitter @nahdlatululama menjelaskan bahwa kejadian ini terjadi di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Korban yang dipersekusi bernama Eko, seorang Kader Banser di kota Depok.

"Islam yang benar tidak mudah mengafirkan. Peristiwa ini terjadi di Pondok Pinang, Jaksel. Eko adalah kader Banser Kota Depok yang membanggakan, tidak emosional dan menjawab dengan akhlaq terpuji. Sementara yang memaksa takbir ini, justru mencoreng wajah Islam dengan paksaan dan makian," tulis @nahdlatululama.

Video itu memperlihatkan Eko diintimidasi oleh seorang pria. Pelaku menyebut korban sebagai binatang dan memaksa Eko untuk takbir.

“Mo**et, mana KTP lu? Gua mau lihat, lihat. Mana sini? Ngapain di Jakarta, tanah gua Betawi," kata pelaku.

Eko menjawab, "Ya emang apa?". Ia menjelaskan bahwa sedang bertugas untuk mengawal Gus Muwafiq.

Pelaku kemudian memaksa Eko, "Lu takbir dulu ama gua, bareng ya. Takbir! Lu Islam bukan?

"Islam," jawab Eko dengan tenang.

Video viral Kader Banser dipersekusi pria tidak dikenal (twitter @nahdlatululama)
Video viral Kader Banser dipersekusi pria tidak dikenal (twitter @nahdlatululama)

Pelaku kembali memaksa, "Ya udah takbir. Buat apa lu? Kafir dong lu? Ntar dulu. Lu takbir dulu kalau Muslim. Orang Islam itu harus takbir".

Eko pun menjawab, "Islam itu cukup mengucapkan kalimat syahadat".

"Lu nggak usah ngajarin gua. Ntar dulu. Lu nggak bisa pulang, enak aja. A**ng lu," hardik pelaku.

Video berdurasi 1.03 menit ini telah disaksikan hampir 300 ribu kali pada Rabu (11/12) pagi. Lebih dari 5 ribu retweet diberikan ke postingan tersebut.

Warganet pun marah dengan tindakan pelaku. Seperti komentar dari @mickeynasution," Baru bisa takbir saja sudah merasa paling dekat dengan Sang Pencipta. Takbir adalah kalimat penuh suka cita, kebanggaan dan cinta pada Allah SWT, bukan sebagai alat intimidasi dan mengobarkan semangat kebencian. Semoga mereka disadarkan. Aamiin YRA".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satpam Pukuli Pasien Kabur dari RS karena Tak Punya Uang, Ini Kata Polisi

Satpam Pukuli Pasien Kabur dari RS karena Tak Punya Uang, Ini Kata Polisi

News | Selasa, 10 Desember 2019 | 17:15 WIB

Heboh Video Tik Tok Pesawat Mantul, Garuda Indonesia Beri Respons

Heboh Video Tik Tok Pesawat Mantul, Garuda Indonesia Beri Respons

Bisnis | Sabtu, 07 Desember 2019 | 21:55 WIB

Viral! Merokok di Gerbong KRL, Penumpang Dipaksa Turun Petugas

Viral! Merokok di Gerbong KRL, Penumpang Dipaksa Turun Petugas

News | Sabtu, 07 Desember 2019 | 17:18 WIB

Terkini

Gagal Sewa Gedung di Gunawarman, Perusahaan Ini Ditipu Rp2 Miliar Akibat Penipuan Sewa Gedung

Gagal Sewa Gedung di Gunawarman, Perusahaan Ini Ditipu Rp2 Miliar Akibat Penipuan Sewa Gedung

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:14 WIB

Lahan Papua Cuma Dihargai Rp300 Ribu, Yorrys Raweyai: Itu Tidak Manusiawi

Lahan Papua Cuma Dihargai Rp300 Ribu, Yorrys Raweyai: Itu Tidak Manusiawi

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:07 WIB

Polemik PSN Papua Tak Bisa Lagi Dipandang Sebelah Mata, DPD Resmi Bentuk Pansus

Polemik PSN Papua Tak Bisa Lagi Dipandang Sebelah Mata, DPD Resmi Bentuk Pansus

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:57 WIB

Alarm Bahaya RUU HAM, Korban Terancam Kehilangan Pengawas Independen

Alarm Bahaya RUU HAM, Korban Terancam Kehilangan Pengawas Independen

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:37 WIB

Prabowo Kurban 1.098 Sapi Pakai Duit APBN, MUI: Bagus Untuk Rakyat

Prabowo Kurban 1.098 Sapi Pakai Duit APBN, MUI: Bagus Untuk Rakyat

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:35 WIB

Kemhan Klarifikasi Kabar Bandara Kertajati jadi 'Markas' Hercules AS: Masih Rencana

Kemhan Klarifikasi Kabar Bandara Kertajati jadi 'Markas' Hercules AS: Masih Rencana

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:30 WIB

Plastik Makanan Minuman Dominasi Sampah Laut di 112 Negara, Apa Solusinya?

Plastik Makanan Minuman Dominasi Sampah Laut di 112 Negara, Apa Solusinya?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:30 WIB

Siasat Licik Host Akun K Cari Cuan, Paksa Talent Live Vulgar Pakai Kedok Challenge

Siasat Licik Host Akun K Cari Cuan, Paksa Talent Live Vulgar Pakai Kedok Challenge

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:26 WIB

'Kemunduran Kronis!' Ahli di MK Bongkar Arus Balik Repolitisasi Militer di Indonesia

'Kemunduran Kronis!' Ahli di MK Bongkar Arus Balik Repolitisasi Militer di Indonesia

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:23 WIB

Pendiri PAN Abdillah Toha Meninggal Dunia, Zulhas Langsung Takziah

Pendiri PAN Abdillah Toha Meninggal Dunia, Zulhas Langsung Takziah

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:12 WIB