Pelaku Persekusi Banser NU: Saya Sesali Tindakan Itu Karena Emosi

Rendy Adrikni Sadikin | Suara.com

Jum'at, 13 Desember 2019 | 09:17 WIB
Pelaku Persekusi Banser NU: Saya Sesali Tindakan Itu Karena Emosi
Konferensi pers penangkapan pelaku persekusi Banser NU oleh Polres Metro Jakarta Selatan. ANTARA/Fianda Rassat

Suara.com - Pelaku persekusi Banser NU, HA (30), mengaku meminta maaf kepada masyarakat atas perilakunya kepada dua anggota Banser di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, beberapa waktu silam.

Bicara di Mapolres Jaksel, Kamis (12/12/2019), HA juga mengaku menyesal atas tindakannya karena saat itu dalam keadaan emosi. Pun dia juga meminta maaf kepada warga NU serta para ulama.

"Mohon maaf semua kepada masyarakat atas semua. Saya menyesali tindakan tersebut karena dalam keadaan emosi. Permintaan maaf saya khususnya kepada masyarakat, NU dan para ulama," ujar HA.

Penyidik Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan mengatakan persekusi terhadap dua anggota Banser yang viral di media sosial berawal dari saling senggol di jalan antara korban dan pelaku.

"Berdasarkan keterangan pelaku, kejadian diawali ketika pelaku berpapasan lalu bersenggolan dengan korban kemudian pelaku merasa kesal dan dibuntuti sampai di TKP kemudian pelaku melakukan intimidasi dan pengancaman," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol. Bastoni Purnama, di Mapolres Jakarta Selatan.

Bastoni juga menegaskan jika pelaku tidak ada kaitannya dengan ormas tertentu.

"Kemudian pelaku melakukan hal itu sendiri, tidak ada unsur yang lain," ujarnya

Dijelaskan Bastoni, pelaku diketahui berinisial HA (30) ditangkap sore ini pada sekitar pukul 15.00 WIB. Pelaku ditangkap di daerah Sawangan, Depok, Jawa Barat.

Seperti diberitakan, dua anggota Banser Depok yang berinisial ES dan WS menjadi korban persekusi oleh orang yang tidak dikenal.

Peristiwa itu terjadi ketika dua korban ini sedang berkendara dari arah Pasar Jumat menuju ke arah Depok.

Kejadian itu terjadi pada Selasa 10 Desember sekitar pukul 15.00 WIB di Jalan Ciputat Raya I Nomor 61, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Kejadian itu direkam sendiri oleh pelaku, video tersebut akhirnya viral di media sosial.

Pascakejadian, dua anggota Banser tersebut kemudian melapor kepada Ketua Banser NU Jakarta Selatan yang kemudian bersama Ketua Banser NU melapor ke Polres jaksel untuk melaporkan kejadian tersebut.

Polisi kemudian bergerak cepat untuk menangkap pelaku hanya dalam tempo 48 jam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Persekusi Banser NU, Sujiwo Tejo Ajak Khalayak Bersikap Legowo

Persekusi Banser NU, Sujiwo Tejo Ajak Khalayak Bersikap Legowo

News | Jum'at, 13 Desember 2019 | 08:00 WIB

PBNU Prihatin Anggota Banser NU Dipersekusi hingga Dipaksa Takbir

PBNU Prihatin Anggota Banser NU Dipersekusi hingga Dipaksa Takbir

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 21:01 WIB

Kronologi Persekusi terhadap Dua Anggota Banser, Dibuntuti hingga Direkam

Kronologi Persekusi terhadap Dua Anggota Banser, Dibuntuti hingga Direkam

Video | Rabu, 11 Desember 2019 | 18:48 WIB

Terkuak! Anggota Banser NU yang Dipersekusi Jawara Sedang Kawal Maulid Nabi

Terkuak! Anggota Banser NU yang Dipersekusi Jawara Sedang Kawal Maulid Nabi

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 15:21 WIB

Kronologi Lengkap Banser NU yang Dipersekusi Jawara saat Jaga Gus Muwafiq

Kronologi Lengkap Banser NU yang Dipersekusi Jawara saat Jaga Gus Muwafiq

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 15:08 WIB

Persekusi Banser NU, Gun Romli PSI Desak Polisi Usut Tuntas

Persekusi Banser NU, Gun Romli PSI Desak Polisi Usut Tuntas

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 14:50 WIB

Polda soal Viral DPO Pelaku Persekusi Banser NU: Itu Hoaks!

Polda soal Viral DPO Pelaku Persekusi Banser NU: Itu Hoaks!

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 12:03 WIB

Gun Romli Mengecam Keras Intimidasi Terhadap Anggota Banser NU

Gun Romli Mengecam Keras Intimidasi Terhadap Anggota Banser NU

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 11:02 WIB

Banser NU Dipersekusi, Putri Gus Dur: Sabar, Banyak yang Sedang Memancing

Banser NU Dipersekusi, Putri Gus Dur: Sabar, Banyak yang Sedang Memancing

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 13:56 WIB

Terkini

Tragis! Bayi Kembar Jadi Korban Kekejaman Pemukim Israel di Tepi Barat Palestina

Tragis! Bayi Kembar Jadi Korban Kekejaman Pemukim Israel di Tepi Barat Palestina

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB

PKB: Usul KPK Soal Capres-Cawapres Wajib Kader Partai 'Pikiran Menarik'

PKB: Usul KPK Soal Capres-Cawapres Wajib Kader Partai 'Pikiran Menarik'

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:42 WIB

Mengenal Amal Khalil, Jurnalis Pemberani yang Dibunuh Israel di Lebanon

Mengenal Amal Khalil, Jurnalis Pemberani yang Dibunuh Israel di Lebanon

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:18 WIB

Pungli Berjamaah di Dinas ESDM Jatim: 19 Pegawai Kembalikan Duit 'Panas' Rp707 Juta ke Jaksa

Pungli Berjamaah di Dinas ESDM Jatim: 19 Pegawai Kembalikan Duit 'Panas' Rp707 Juta ke Jaksa

News | Jum'at, 24 April 2026 | 08:12 WIB

Pria Yahudi Ditangkap karena Pakai Kippah Bergambar Bendera Israel dan Palestina

Pria Yahudi Ditangkap karena Pakai Kippah Bergambar Bendera Israel dan Palestina

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:57 WIB

Berlabel Pupuk! Polisi Sita 1,9 Ton Sianida Asal Filipina dari Kapal yang Kandas di Gorontalo

Berlabel Pupuk! Polisi Sita 1,9 Ton Sianida Asal Filipina dari Kapal yang Kandas di Gorontalo

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:47 WIB

Tentara Khusus AS Ditangkap Usai Skandal Tahuran Rp 6,9 Miliar dalam Penangkapan Presiden Maduro

Tentara Khusus AS Ditangkap Usai Skandal Tahuran Rp 6,9 Miliar dalam Penangkapan Presiden Maduro

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:33 WIB

Italia Respon Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

Italia Respon Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:21 WIB

Kenapa Indonesia Tidak Bisa Pungut Tarif di Selat Malaka, Akal-akalan Malaysia atau Tabrak Hukum?

Kenapa Indonesia Tidak Bisa Pungut Tarif di Selat Malaka, Akal-akalan Malaysia atau Tabrak Hukum?

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:15 WIB

263 Napi Risiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan, Terbanyak Asal Riau!

263 Napi Risiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan, Terbanyak Asal Riau!

News | Jum'at, 24 April 2026 | 07:11 WIB