Rampok dan Bunuh Driver Taksi Online, 2 Begal Babak Belur Dihajar Warga

Bangun Santoso

Minggu, 29 Desember 2019 | 10:43 WIB
Rampok dan Bunuh Driver Taksi Online, 2 Begal Babak Belur Dihajar Warga
Ilustrasi garis polisi. [Suara.com]

Suara.com - Seorang sopir taksi daring atau taksi online di Kota Palembang, Sumatera Selatan menjadi korban pembegalan hingga tewas pada Sabtu pukul 22.00 WIB. Dua pelaku berhasil ditangkap polisi dan warga hingga salah satunya babak belur.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji mengatakan, korban bernama Ruslan Sani (34) warga Perumahan Griya Harapan C, Kecamatan Sako Kota Palembang yang merupakan sopir taksi daring (Go-car) paruh waktu.

"Para pelaku ingin membuang mayat korban di wilayah Gandus masih menggunakan mobil korban, namun aksi mereka dipergoki warga setempat," kata Kombes Pol Anom Setyadi sebagaimana dilansir Antara, Minggu (29/12/2019).

Menurut dia, pengungkapan kasus begal itu bermula saat mobil Toyota Avanza warna hitam BG 1442 RP terlihat mondar-mandir di komplek Perumahan Gandus Asri Palembang.

Kemudian sekelompok warga mencoba mendekati mobil tersebut, namun pengemudi justru melarikan diri.

Warga yang mengejar karena curiga akhirnya menangkap pelaku dan menghancurkan mobil, dari dalam mobil tersebut warga ternyata menemukan tubuh korban yang diperkirakan korban begal dan masih bersimbah darah, sehingga warga langsung mengevakuasinya.

Namun warga hanya berhasil mengamankan satu pelaku, sementara satu pelaku lain kabur.

Kapolrestabes beserta personilnya yang langsung turun ke lokasi berhasil mengepung dan menangkap pelaku lain itu. Kedua pelaku kemudian di bawa ke Polrestabes Palembang.

"Korban meninggal dengan luka bekas benda tajam di bagian tubuh sebelah kiri dari perut, dada dan kepala," ujar Anom.

baca juga

Korban diketahui merupakan sopir taksi online paruh waktu yang menjadi sopir Gocar baru satu tahun terakhir. Di mana sehari-hari korban bekerja sebagai honorer di Rumah Sakit Muhammad Husein Palembang.

Salah seorang tetangga korban, Aldi, mengatakan korban sempat mengirimkan pesan kepada rekannya terkait lokasi pengantaran sebelum terjadi pembegalan.

"Jika melihat rekam GPS, korban mengantarkan penumpang (pelaku) dari Jalan Kolonel Atmo ke arah Gandus," ujar Aldi.

Saat ini kedua pelaku masih diperiksa Satreskrim Polrestabes Palembang untuk mengetahui motif dan mengembangkan kasus tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mie Celor HM Syafei Z, Sajikan Kuliner Otentik Citarasa Palembang

Mie Celor HM Syafei Z, Sajikan Kuliner Otentik Citarasa Palembang

Lifestyle | Jum'at, 22 November 2019 | 09:32 WIB

Begini Sensasi Jadi Pembalap Drag Race, Bikin Jantung Berdebar

Begini Sensasi Jadi Pembalap Drag Race, Bikin Jantung Berdebar

Otomotif | Kamis, 21 November 2019 | 14:38 WIB

Telat Start saat Drag Race, Sopir Porsche di Palembang Tuai Komentar Kocak

Telat Start saat Drag Race, Sopir Porsche di Palembang Tuai Komentar Kocak

Otomotif | Selasa, 19 November 2019 | 12:10 WIB

Tindak Preventif Perempuan Pengemudi Ini Keren, Namun ...

Tindak Preventif Perempuan Pengemudi Ini Keren, Namun ...

Otomotif | Kamis, 14 November 2019 | 20:10 WIB

Belum Tentu Untung, Swasta Ngeri Bangun Infrastruktur Bareng Pemerintah

Belum Tentu Untung, Swasta Ngeri Bangun Infrastruktur Bareng Pemerintah

Bisnis | Kamis, 14 November 2019 | 17:25 WIB

Pembantu di Rumah Eks Wagub Sumsel Masukkan Bayi ke Mesin Cuci hingga Tewas

Pembantu di Rumah Eks Wagub Sumsel Masukkan Bayi ke Mesin Cuci hingga Tewas

News | Rabu, 06 November 2019 | 15:06 WIB

Bayi di Palembang Tewas setelah Dimasukkan ke Mesin Cuci

Bayi di Palembang Tewas setelah Dimasukkan ke Mesin Cuci

News | Selasa, 05 November 2019 | 15:16 WIB

RM Pindang Musi Rawas Tawarkan Citarasa Otentik Palembang

RM Pindang Musi Rawas Tawarkan Citarasa Otentik Palembang

Lifestyle | Jum'at, 01 November 2019 | 09:00 WIB

Video CCTV Detik - detik Masjid Jami Gandus Dilempari Kotoran Manusia

Video CCTV Detik - detik Masjid Jami Gandus Dilempari Kotoran Manusia

News | Senin, 28 Oktober 2019 | 16:25 WIB

Terkini

Balas Kematian Warga Sipil, Iran Serang Fasilitas Militer AS di Dua Negara Teluk

Balas Kematian Warga Sipil, Iran Serang Fasilitas Militer AS di Dua Negara Teluk

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:31 WIB

KPK Dalami Dugaan Gratifikasi di MPR, Ma'ruf Cahyono Kembali Diperiksa

KPK Dalami Dugaan Gratifikasi di MPR, Ma'ruf Cahyono Kembali Diperiksa

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:28 WIB

Disrupsi AI: Bagaimana Teknologi Bisa Tingkatkan Kemampuan Berbahasa

Disrupsi AI: Bagaimana Teknologi Bisa Tingkatkan Kemampuan Berbahasa

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:22 WIB

Jejak Karier Febrie Adriansyah, Dari Jaksa di Jambi Hingga Jadi Jampidsus yang Dijaga Ketat TNI

Jejak Karier Febrie Adriansyah, Dari Jaksa di Jambi Hingga Jadi Jampidsus yang Dijaga Ketat TNI

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:17 WIB

Kebakaran TPA Jatiwaringin Ungkap Risiko Timbunan Sampah, Begini Penjelasan Peneliti BRIN

Kebakaran TPA Jatiwaringin Ungkap Risiko Timbunan Sampah, Begini Penjelasan Peneliti BRIN

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:07 WIB

DPR Warning Keras, Tak Boleh Ada Pihak Intervensi Kasus Korupsi Batu Bara

DPR Warning Keras, Tak Boleh Ada Pihak Intervensi Kasus Korupsi Batu Bara

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:57 WIB

Menag Perketat Syarat Jadi Kyai dan Pesantren Usai Marak Kasus Pelecehan

Menag Perketat Syarat Jadi Kyai dan Pesantren Usai Marak Kasus Pelecehan

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:48 WIB

Uang yang Disita KPK dari Bupati Kuansing Ternyata Bagian dari 'Kembalian' Menhut Raja Juli

Uang yang Disita KPK dari Bupati Kuansing Ternyata Bagian dari 'Kembalian' Menhut Raja Juli

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:38 WIB

TNI Jaga Rumah Jampidsus, Pengamat Nilai Batas Ranah Sipil dan Militer Mulai Kabur

TNI Jaga Rumah Jampidsus, Pengamat Nilai Batas Ranah Sipil dan Militer Mulai Kabur

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:27 WIB

Santri Korban Pembakaran di Ponpes Lombok Alami Trauma Berat, Sering Teriak dan Halusinasi

Santri Korban Pembakaran di Ponpes Lombok Alami Trauma Berat, Sering Teriak dan Halusinasi

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:26 WIB

×