Isu Kubu Bang Japar Terciduk, Wakapolres sampai Elus Punggung Ustaz Jibril

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 14 Januari 2020 | 16:42 WIB
Isu Kubu Bang Japar Terciduk, Wakapolres sampai Elus Punggung Ustaz Jibril
Massa pro Anies kubu Bang Japar sempat memanas dengan kelompok Abu Janda Cs yang menuntut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mundur. (Suara.com/Fakhri).

Suara.com - Meski lokasi aksi antara kubu pro dan kontra Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dibuat berjauhan, cekcok masih terjadi di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Selasa (14/1/2020).

Kubu yang tergabung dalam kelompok Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) sempat ingin menggeruduk kelompok Abu Janda Cs yang menuntut Anies mundur dari jabatannya.

Pantauan Suara.com, saat Abu Janda Cs tengah melakukan orasi di kawasan Patung Kuda, tiba-tib ada dua orang yang menaiki sepeda motor dan membawa bendera  mendatangi lokasi aksi.

Hal ini membuat kelompok Abu Janda Cs terpancing emosi.

Mereka hendak menghampiri dua orang itu namun langsung dipisahkan oleh aparat kepolisian. Kejadian berlangsung singkat dan kedua orang dengan bendera itu segera pergi.

Tak lama, sekitar 30 menit berselang, kelompok Bang Japar ramai-ramai mendatangi kubu Abu Janda dan Dewi Tanjung dari arah Balai Kota.

Massa pro Anies kubu Bang Japar sempat memanas dengan kelompok Abu Janda Cs yang menuntut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mundur. (Suara.com/Fakhri).
Massa pro Anies kubu Bang Japar sempat memanas dengan kelompok Abu Janda Cs yang menuntut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mundur. (Suara.com/Fakhri).

Mereka menduga ada salah seorang anggota kelompoknya telah ditangkap oleh kubu kontra Anies.

Menanggapi itu, Wakapolres Jakarta Pusat, AKBP Susatyo Purnomo Condro membantahnya. Ia meminta agar massa tak terprovokasi terkait kabar adanya pendemo yang ditangkap.

"Jangan percaya berita bohong, tidak ada yang terluka, semua damai. Tidak ada yang terluka," ujar Susatyo di atas mobil pengurai massa.

baca juga

Kelompok Bang Japar justru tak menghiraukan imbauan dari Susatyo. Mereka meyakini adanya temannya yang ditangkap.

"Polisi bilang enggak ada, tapi polisi juga kotor. Saya tidak percaya," kata salah satu massa aksi.

Melihat massa semakin memanas, salah satu perwakilan Bang Japar, Ustaz Jibril meminta agar massa tenang. Ia mengaku sudah mengonfirmasi tidak ada yang ditangkap.

"Ini miskomunikasi, kami sudah mempertanyakan tolong kembali ke tempat semula. Jadi kami tetap fokus. Manakala mereka datang dengan tujuan lain baru kita lakukan perlawanan," jelasnya.

Namun Jibril juga menyalahi pihak kepolisian yang dianggap membiarkan aksi provokasi saat massa Abu Janda Cs lewat depan balai kota. Ia meminta polisi mengakui pihaknya tidak adil.

"Aparat harus mengakui mereka tidak adil, tidak netral. Jangan coba-coba provokasi kami saat melakukan kegiatan agama. Sangat mudah melakukan jihad. Kami siap melakukan jihad," katanya.

Mendengar itu, Wakapolres Susatyo hanya mengelus-elus punggung Jibril di atas mobil komando. Massa akhirnya tenang dan tak jadi menggeruduk kelompok JakartaBergerak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Memanas, Massa Bang Japar Lempari Kubu Kontra Anies Pakai Botol

Sempat Memanas, Massa Bang Japar Lempari Kubu Kontra Anies Pakai Botol

News | Selasa, 14 Januari 2020 | 14:57 WIB

Demo Massa Pro dan Kontra Anies di Balai Kota Memanas, Saling Tunjuk

Demo Massa Pro dan Kontra Anies di Balai Kota Memanas, Saling Tunjuk

News | Selasa, 14 Januari 2020 | 14:34 WIB

Ahok soal Anies Dituntut Mundur: Aku Lulusan Mako Brimob, Sudah Lupa

Ahok soal Anies Dituntut Mundur: Aku Lulusan Mako Brimob, Sudah Lupa

News | Selasa, 14 Januari 2020 | 14:19 WIB

Anies Mau Digeruduk Abu Janda Cs, Massa Bang Japar Berjubel di Balai Kota

Anies Mau Digeruduk Abu Janda Cs, Massa Bang Japar Berjubel di Balai Kota

News | Selasa, 14 Januari 2020 | 13:50 WIB

Pendemo Mulai Merangsek Balai Kota, Mau Tuntut Turunkan Anies

Pendemo Mulai Merangsek Balai Kota, Mau Tuntut Turunkan Anies

News | Selasa, 14 Januari 2020 | 12:01 WIB

Massa Pro dan Kontra Anies Bakal Demo, Ratusan Personel Polisi Disiagakan

Massa Pro dan Kontra Anies Bakal Demo, Ratusan Personel Polisi Disiagakan

News | Selasa, 14 Januari 2020 | 11:18 WIB

Abu Janda Cs akan Demo Balai Kota, Bang Japar Bikin Tandingan Kawal Anies

Abu Janda Cs akan Demo Balai Kota, Bang Japar Bikin Tandingan Kawal Anies

News | Selasa, 14 Januari 2020 | 09:27 WIB

LIVE: Massa Pro dan Kontra Anies Memanas

LIVE: Massa Pro dan Kontra Anies Memanas

Video | Selasa, 14 Januari 2020 | 14:18 WIB

Bantah Politis, Pengacara Korban Banjir Jakarta: Anies Sudah Sering Digugat

Bantah Politis, Pengacara Korban Banjir Jakarta: Anies Sudah Sering Digugat

News | Senin, 13 Januari 2020 | 17:57 WIB

Ciptakan Komposisi 'Pompa' yang Istirahat, Addie MS Sindir Anies Baswedan?

Ciptakan Komposisi 'Pompa' yang Istirahat, Addie MS Sindir Anies Baswedan?

News | Senin, 13 Januari 2020 | 13:27 WIB

Terkini

Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah

Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:18 WIB

Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar

Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:43 WIB

Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus

Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:35 WIB

ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!

ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:16 WIB

Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi

Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:00 WIB

Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?

Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:53 WIB

Kisah Penyuluh Kepercayaan di DIY: Dulu Ditolak Sekolah, Kini Sambut Hari Kepercayaan 13 Juli

Kisah Penyuluh Kepercayaan di DIY: Dulu Ditolak Sekolah, Kini Sambut Hari Kepercayaan 13 Juli

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:49 WIB

Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta

Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:41 WIB

ICW Temukan Selisih Harga Fantastis Pengadaan Mobil KDKMP, Potensi Rente Tembus Rp5,5 Ttriliun

ICW Temukan Selisih Harga Fantastis Pengadaan Mobil KDKMP, Potensi Rente Tembus Rp5,5 Ttriliun

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:31 WIB

Hendardi Sentil Kejagung: Jangan Defensif dan Lecehkan Nalar Publik Soal Penanganan Korupsi

Hendardi Sentil Kejagung: Jangan Defensif dan Lecehkan Nalar Publik Soal Penanganan Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:18 WIB

×