Sopir Taksi Usir Penumpang karena Takut Kena Virus Corona, Videonya Viral

Chyntia Sami Bhayangkara, Husna Rahmayunita

Rabu, 29 Januari 2020 | 14:04 WIB
Sopir Taksi Usir Penumpang karena Takut Kena Virus Corona, Videonya Viral
Petugas medis di Rumah Sakit Wuhan China menangani pasien pengidap virus corona. (Foto: AFP)

Suara.com - Media sosial digemparkan dengan video sopir taksi yang disebut rela mengusir penumpang karena takut terjangkit virus corona.

Video itu diunggah oleh akun Twitter resmi Rusia Today, @RT_com, Rabu (29/1/2020).

Dalam rekaman berdurasi 1 menit 34 detik tersebut, kamera yang terpasang dalam mobil mengabadikan percakapan antara seorang sopir taksi dan penumpang. Keduanya sama-sama memakai masker penutup hidung.

Sang sopir mulanya menanyakan lokasi yang akan dituju penumpang. Pria itu lantas menjawab ingin pergi ke rumah sakit.

Namun tak lama kemudian, penumpang batuk-batuk. Hal itu menimbulkan kecurigaan dari sopir taksi.

"Mengapa kamu batuk-batuk? Dari mana asalmu?," tanya sopir taksi.

Penumpang lantas menjawab dirinya dari Kota Baoding, Hebei.

Tapi, sopir taksi tidak langsung mempercayai jawaban itu. Sebab, ia curiga dengan logat penumpang yang tak sesuai dengan orang di sana.

Ia kemudian bertanya, "Apakah kamu sedang flu?", dan diiyakan oleh penumpang.

baca juga

Beberapa saat kemudian, sopir taksi pun kembali melontarkan pertanyaan kepada penumpang.

"Apakah kamu ingin pergi ke Wuhan?" tanyanya.

Penumpang pun menimpali, "Ya, saya baru kembali dari sana (Wuhan). Dan sekarang ingin pergi ke rumah sakit" jelasnya.

Tak disangka, jawaban itu justru ditanggapi sinis. Sopir taksi mengusir penumpang turun setelah menghentikan kendaraannya.

"Kau harus pergi sekarang, cepat," bentak sopir taksi ke penumpang.

Setelah itu, sopir pun bertanya kepada temannya yang ada di mobil untuk melapor ke polisi soal orang yang diduga terjangkit virus corona.

Sejak dibagikan, video itu telah mendapat 937 retweets dan 1.4 ribu likes.

Sopir taksi diduga usir penumpang karena takut kena virus corona. (Twitter/@RT_com)
Sopir taksi diduga usir penumpang karena takut kena virus corona. (Twitter/@RT_com)

Untuk diketahui, dilaporkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) penyebaran virus corona terus bertambah ke 14 negara dengan jumlah yang melonjak hampir dua kli lipat dibandin hari sebelumnya sebanyak 2.789 menjadi 4.593 kasus positif.

Hingga Senin (28/1/2020), sebanyak 4.537 kasus positif virus corona terjadi di China dengan 976 di antaranya dalam kondisi kritis, 106 meninggal dunia, dan 6.973 orang lainnya diduga terjangkit virus tersebut.

Sementara kasus positif virus corona di luar China bertambah dibandingkan hari sebelumnya dari 37 kasus di 11 negara menjadi 56 kasus di 14 negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kehabisan Masker, Mahasiswa Indonesia di China Pakai Pembalut Cegah Corona

Kehabisan Masker, Mahasiswa Indonesia di China Pakai Pembalut Cegah Corona

News | Rabu, 29 Januari 2020 | 13:29 WIB

RS JIH Bantah Rawat Pasien Virus Corona Wuhan

RS JIH Bantah Rawat Pasien Virus Corona Wuhan

Jogja | Rabu, 29 Januari 2020 | 13:19 WIB

Mahasiswa Indonesia di Wuhan: Banyak Berita Tak Benar Bikin Kami Stres

Mahasiswa Indonesia di Wuhan: Banyak Berita Tak Benar Bikin Kami Stres

News | Rabu, 29 Januari 2020 | 13:32 WIB

18 Hari Perawatan Intensif, Satu Pasien Virus Corona di China Mulai Membaik

18 Hari Perawatan Intensif, Satu Pasien Virus Corona di China Mulai Membaik

Health | Rabu, 29 Januari 2020 | 13:34 WIB

Terkini

Sense and Sensibility: Kenapa Perempuan Abad 19 Cuma Fokus pada Pernikahan?

Sense and Sensibility: Kenapa Perempuan Abad 19 Cuma Fokus pada Pernikahan?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 12:48 WIB

Silmy Karim Gugat KPK di Praperadilan, Minta Status Tersangka Dibatalkan dan Aset Dikembalikan

Silmy Karim Gugat KPK di Praperadilan, Minta Status Tersangka Dibatalkan dan Aset Dikembalikan

News | Senin, 21 September 2026 | 12:44 WIB

Mengukur Kecocokan Jodoh Andre Taulany dan Amanda Rigby dari Weton: Banyak Rezeki Tapi Waspada Ujian

Mengukur Kecocokan Jodoh Andre Taulany dan Amanda Rigby dari Weton: Banyak Rezeki Tapi Waspada Ujian

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 12:39 WIB

Keberangkatan Skuad Bangladesh Jelang Hadapi Timnas Indonesia Diwarnai Aksi Bakar-bakaran Suporter

Keberangkatan Skuad Bangladesh Jelang Hadapi Timnas Indonesia Diwarnai Aksi Bakar-bakaran Suporter

Bola | Senin, 21 September 2026 | 12:36 WIB

Kekeringan Parah Melanda Sri Lanka, Angkatan Udara Terbangkan Biksu untuk Berdoa Minta Hujan

Kekeringan Parah Melanda Sri Lanka, Angkatan Udara Terbangkan Biksu untuk Berdoa Minta Hujan

News | Senin, 21 September 2026 | 12:35 WIB

Review Film The Last Sunrise: Nikmatnya Jatuh Cinta di Detik-Detik Terakhir

Review Film The Last Sunrise: Nikmatnya Jatuh Cinta di Detik-Detik Terakhir

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 12:34 WIB

Novel Melodi Senin: Di Balik Kebiasaan Bolos, Ada Mimpi yang Dikejar

Novel Melodi Senin: Di Balik Kebiasaan Bolos, Ada Mimpi yang Dikejar

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 12:30 WIB

Mengapa Suara Nelayan Penting dalam Pembangunan Giant Sea Wall di Teluk Jakarta?

Mengapa Suara Nelayan Penting dalam Pembangunan Giant Sea Wall di Teluk Jakarta?

News | Senin, 21 September 2026 | 12:30 WIB

Pajak Toko Online Harus Terintegrasi untuk Cegah Pemungutan Berganda

Pajak Toko Online Harus Terintegrasi untuk Cegah Pemungutan Berganda

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 12:24 WIB

Ada BRIZZI ARKIV di Blok M Hub, Saatnya Jelajahi Karya Lokal

Ada BRIZZI ARKIV di Blok M Hub, Saatnya Jelajahi Karya Lokal

Bali | Senin, 21 September 2026 | 12:24 WIB

×