Proyek Fly Over Poltangan Bikin Macet, Dishub DKI Kaji Buka U-turn Lama

Jum'at, 07 Februari 2020 | 10:08 WIB
Proyek Fly Over Poltangan Bikin Macet, Dishub DKI Kaji Buka U-turn Lama
Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo. (Suara.com/Fakhri).

Suara.com - Pemprov DKI Jakarta tengah membangun jalan layang atau fly over di kawasan Lenteng Agung depan kampus IISIP dan Pasar Minggu tepatnya di depan Jalan Poltangan. Namun dalam perjalanannya, proyek ini mengakibatkan kemacetan parah.

Pengerjaannya membuat macet karena harus memakan badan jalan kendaraan bermotor. Hanya satu dari tiga lajur yang disisakan akibat pengerjaan proyek tersebut.

Bahkan, imbas pembangunan proyek fly over Poltangan, untuk melaju dari Pasar Minggu ke arah Depok, satu jalur ditutup sepenuhnya dan harus melewati pom bensin. Setiap harinya terjadi kemacetan parah karena kendaraan yang ingin putar balik hanya bisa menggunakan U-turn Universitas Pancasila atau Pasar Minggu.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengakui kedua proyek ini menjadi penyebab kemacetan parah. Karena itu pihaknya tengah mengkaji untuk membuka U-turn dekat kampus Universitas Jagakarsa.

"Kita kaji untuk pembukaan perlintasan di sekitarnya," ujar Syafrin saat dikonfirmasi, Jumat (7/2/2020).

U-turn ini sebenarnya merupakan jalur lama yang dahulu menjadi titik pengendara melintasi rel kereta. Namun lintasan ini ditutup karena adanya fly over Jagakarsa dan dinilai membuat kemacetan dari arah Depok menuju Pasar Minggu.

Syafrin belum mau memastikan kapan jalur ini akan dibuka. Namun ia mengaku akan membicarakannya dengan Dirjen Perkeretaapian terlebih dahulu.

"Jadi kita kaji. Kita akan komunikasikan dengan Dirjen Perkeretaapian," katanya.

Selama pengerjaan, Syafrin menyebut pihaknya sudah melakukan rekayasa lalu lintas. Masyarakat diminta melewati Jalan TB Simatupang atau putar balik di Universitas Pancasila.

Baca Juga: Bangun Fly Over, Anies Akui Balas Budi Buang Sampah ke TPST Bantargebang

"Itu ada akses yang buat masyarakat itu lewat TB Simatupang dan atau terus ke Pancasila itu," pungkasnya.

Pembangunan kedua fly over ini dimulai sejak Sabtu 21 Desember 2019. Anggarannya berasal dari APBD DKI tahun 2020 dengan rincian Flyover Tanjung Barat Rp 136,2 miliar, dan Flyover Lenteng Agung Rp 140,8 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI