Ditangkap Saat Hendak Sewa Jasa PSK, Rektor Kampus Ini Sebutkan Nama Palsu

Arsito Hidayatullah
Ditangkap Saat Hendak Sewa Jasa PSK, Rektor Kampus Ini Sebutkan Nama Palsu
Ilustrasi pengguna jasa PSK, pekerja seks komersial, prostitusi online. (Shutterstock)

Selain karena menyewa jasa PSK, sang rektor kampus yang kini sudah mengundurkan diri ini juga didakwa karena memberi keterangan palsu dan memiliki mariyuana.

Suara.com - Seorang pimpinan atau rektor kampus yang cukup terkenal melakukan tindakan memalukan ketika berusaha menyewa jasa PSK atau pekerja seks komersial. Lebih memalukan lagi karena ia ternyata ketahuan dan digerebek di lokasi, tepatnya di sebuah hotel, saat bersiap menyalurkan nafsu biologisnya tersebut.

Kejadian itu tepatnya dialami oleh sosok bernama William Bynum Jr, Presiden --sama dengan Rektor-- dari Jackson State University di Mississippi, Amerika Serikat. Untuk diketahui, Jackson State University sendiri dikenal sebagai kampus keempat terbesar di Mississippi dan salah satu yang cukup bergengsi.

Sebagaimana diberitakan New York Post, polisi menyampaikan bahwa Bynum termasuk dalam 17 orang yang digerebek petugas pada sebuah operasi penyamaran untuk kasus prostitusi, awal pekan ini. Para tersangka (calon) pengguna jasa PSK itu ditangkap di sebuah hotel di Kota Clinton, setelah diarahkan ke sana oleh seorang PSK di prostitusi online.

Menurut Kepala Kepolisian Clinton, Ford Hayman, Bynum yang berusia 57 tahun sempat pula memberikan nama palsu kepada petugas yang mendata saat dirinya digerebek. Sementara itu, salah seorang pegawai kampusnya bernama Shonda McCarthy, usia 46 tahun, juga ikut terjaring dalam penggerebekan tersebut.

William Bynum Jr, rektor kampus yang digerebek polisi saat hendak menyewa jasa PSK (pekerja seks komersial) di hotel. [Dok. Kepolisian Clinton/captured]
William Bynum Jr, rektor kampus yang digerebek polisi saat hendak menyewa jasa PSK (pekerja seks komersial) di hotel. [Dok. Kepolisian Clinton/captured]

Senin (10/2/2020) lalu, seiring terbongkarnya kasus itu, Bynum pun akhirnya resmi mengundurkan diri dari jabatan rektor di kampusnya. Sedangkan untuk kasusnya, dia kini terancam beberapa dakwaan, mulai dari upaya penggunaan jasa PSK, memberikan data diri atau keterangan palsu, serta kepemilikan narkoba jenis mariyuana.

McCarthy yang ikut ditangkap bersama Bynum juga didakwa atas upaya penggunaan jasa PSK, serta atas kepemilikan mariyuana. Dia diketahui menjabat sebagai Direktur Galeri Seni di kampus tersebut.

Bynum sendiri diketahui telah menjabat rektor di Jackson State University sejak 2017 lalu. Mirisnya, dalam biodata resminya di situs kampus itu, Bynum tercantum memiliki motto bernada religius.

"Lihat ke belakang dan berterima kasihlah pada Tuhan. Lihat ke depan dan percayalah pada Tuhan. Lihat sekeliling dan taatilah Tuhan. Lihat ke dalam dan temukanlah Tuhan," demikian bunyi motto dalam profil Bynum, sang mantan rektor kampus --sebelum ia mundur dan profilnya dihapus dari situs tersebut.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS