Disindir Ahok Ngomong Gede Belum Teruji, PSI: Kami Terinspirasi Ahok

Dany Garjito, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 20 Februari 2020 | 16:39 WIB
Disindir Ahok Ngomong Gede Belum Teruji, PSI: Kami Terinspirasi Ahok
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memberikan penjelasan tentang buku barunya di Gedung Tempo, Palmerah, Jakarta, Senin (17/2). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Wasekjen DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Danik Eka Rahmaningtyas angkat bicara mengenai sindiran Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok yang menyebut partai baru berbicara besar namun belum teruji. Danik menyebut bila partai yang disindir itu justru terinspirasi dari Ahok.

Pernyataan ini disampaikan Danik melalui tayangan video unggahan kanal YouTube Monologue TV, Rabu(19/2/2020). Danik mengakui apa yang dilakukan oleh PSI semua terinspirasi dari nilai yang ditanamkan Ahok.

"Nuwun sewu, kami anak-anak PSI masuk politik karena terinspirasi nilai yang dulu bapak (Ahok) perjuangkan dan kami sedang melanjutkan kerja itu," kata Danik seperti dikutip Suara.com, Kamis (20/2/2020).

Danik mencontohkan kerja PSI di Jakarta, kota yang pernah dipimpin oleh Ahok. Di Jakarta, anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PSI terus bekerja berusaha untuk menyelamatkan anggaran, mendorong anggaran transparan, memastikan tak ada uang rakyat dikorupsi atau dihamburkan secara sia-sia.

"Saya jadi ingat itu dulu yang bapak pernah perjuangkan di jakarta, nggih to pak?" ungkap Danik.

Ahok sindir PSI. (YouTube/Monologue TV)
Ahok sindir PSI. (YouTube/Monologue TV)

PSI memandang Ahok bukan secara personal, melainkan lebih kepada nilai dan cita-cita. Kerja-kerja tegas Ahok selama menjaga Gubernur DKI Jakarta menginspirasi PSI dalam bekerja untuk masyarakat.

Sindiran Ahok untuk PSI dibalas oleh Danik dengan untaian doa. Ia berharap agar Ahok bisa terus memperjuangkan apa yang dulu diperjuangkan di mana ia berada.

"Doakan ya pak, saya dan teman-teman PSI mendoakan yang terbaik buat bapak," tutur Danik.

Ahok ungkap alasan pilih PDIP dibanding PSI

Ahok mengungkap alasan dirinya memilih masuk PDIP dalam acara peluncuran buku 'Panggil Saya BTP', di Jakarta, Senin (17/2).

Dalam kesempatan tersebut, moderator bertanya kepada Ahok terkait ada atau tidaknya perasaan dilematis antara memilih masuk PDIP dan PSI. Ahok pun mengaku bahwa dirinya sama sekali tidak merasa dilema.

"Enggak ada dilema PDIP atau PSI, saya berpikr suatu negara yang begitu tegang, dalam keadaan negara terbelah kita harus punya satu partai nasionalis yang besar, saya memimpikan PDIP bisa diatas 33 persen supaya kuat di parlemen," kata Ahok.

Ahok lantas menyinggung bahwa partai baru mungkin bisa saja berbicara besar. Namun menurutnya semua yang dibicarakan itu belum tentu bisa teruji ketika partai tersebut masuk ke dalam parlemen.

"Partai baru bisa ngomong gede. Masuk ke dalem belum tentu teruji," katanya.

"Maka saya katakan kalau saya masuk PDIP bisa nambah suara, saya bisa masuk. Nah itupun ada yang bilang saya menurunkan suara, nah itu mas Jarot putuskan nggak," Ahok menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disentil Ahok Bisa Ngomong Gede Tapi Belum Teruji, PSI Bilang Begini

Disentil Ahok Bisa Ngomong Gede Tapi Belum Teruji, PSI Bilang Begini

News | Kamis, 20 Februari 2020 | 07:30 WIB

Buruk dari Hasil Survei, Anies Diminta Ikuti Gaya Kerja Ahok dan Jokowi

Buruk dari Hasil Survei, Anies Diminta Ikuti Gaya Kerja Ahok dan Jokowi

News | Selasa, 18 Februari 2020 | 19:59 WIB

Versi Survei Ahok Lebih Baik, PKS: Pengungsi Banjir Sedikit di Zaman Anies

Versi Survei Ahok Lebih Baik, PKS: Pengungsi Banjir Sedikit di Zaman Anies

News | Selasa, 18 Februari 2020 | 14:11 WIB

Sempat Diragukan Masuk PDIP, Megawati Akui Ahok Sebagai Aset Bangsa

Sempat Diragukan Masuk PDIP, Megawati Akui Ahok Sebagai Aset Bangsa

News | Senin, 17 Februari 2020 | 18:44 WIB

Ahok: Partai Baru Bisa Ngomong Gede Tapi Belum Tentu Teruji, Sindir PSI?

Ahok: Partai Baru Bisa Ngomong Gede Tapi Belum Tentu Teruji, Sindir PSI?

News | Senin, 17 Februari 2020 | 17:53 WIB

Survei Sebut Ahok Lebih Baik, PDIP: Anies 2 Tahun Gak Kerja Apa-apa

Survei Sebut Ahok Lebih Baik, PDIP: Anies 2 Tahun Gak Kerja Apa-apa

News | Senin, 17 Februari 2020 | 15:16 WIB

Proyek MRT Fase 2 Bakal Dimulai, Anies Ogah Masalah Era Ahok Terulang Lagi

Proyek MRT Fase 2 Bakal Dimulai, Anies Ogah Masalah Era Ahok Terulang Lagi

News | Senin, 17 Februari 2020 | 12:49 WIB

Ribut Formula E, Anies Dituding Bohong Soal Izin Tim Ahli Cagar Budaya

Ribut Formula E, Anies Dituding Bohong Soal Izin Tim Ahli Cagar Budaya

News | Kamis, 13 Februari 2020 | 21:09 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB