Polisi Tangkap Pelaku Bullying yang Lontarkan Cacian Rasis di Jaksel

Bangun Santoso | Muhammad Yasir | Suara.com

Selasa, 25 Februari 2020 | 08:00 WIB
Polisi Tangkap Pelaku Bullying yang Lontarkan Cacian Rasis di Jaksel
Ilustrasi bullying atau perundungan. (Antara)

Suara.com - Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan membekuk pelaku bullying atau perundungan bernada rasial terhadap seorang pria yang sebelumnya diduga penyandang disabilitas mental berinisial AISE. Pelaku yang berinisial RK itu berhasil ditangkap Senin (24/2/2020) sekira pukul 13.08 WIB.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budi Sartono menuturkan, RK ditangkap di kediamannya di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. RK ditangkap menindaklanjuti atas laporan terkait tindak ujaran kebencian bernada rasial terhadap AISE yang viral di media sosial.

"Setelah viral kami mendapatkan informasi dari tim kami maka tadi hari Senin jam 13.08 WIB. Alhamdulillah kami bisa mengamankan pelakunya," kata Budi di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (24/2/2020) malam.

Adapun, Budi menegaskan korban yang belakangan diketahui berinisial AISE bukan lah penyandang disabilitas mental seperti yang dikabarkan sebelumnya. Menurut Budi AISE merupakan seorang dengan latar belakang pendidikan sarjana ekonomi.

Budi lantas menyampaikan bahwa pihaknya justru berencana membawa pelaku RK untuk diperiksa kejiwaannya ke ahli kejiwaan. Hal itu dilakukan lantaran keterengan RK saat diperiksa masih simpang siur dan terdapat tata bahasa yang tidak berkesesuaian.

"Ini sudah kita BAP, setelah ini kita akan bawa untuk rehabilitasi kejiwaan untuk mengecek apakah ada kelainan (kejiwaan) atau tidak," ungkap Budi.

Sebagaiman diketahui, sebelumnya seorang pria diduga penyandang disabilitas mental menjadi korban perundungan bernada rasial di Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Aksi tersebut terekam dalam sebuah video amatir yang viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 44 detik yang diunggah pemilik akun Twitter @black__valley1 terlihat pria dengan kebutuhan khusus yang diduga beretnis China itu dirundung oleh pria lainnya yang mengenakan baju berwarna merah. Sambil melotot, pria berbaju merah itu mengutarakan kata-kata tak pantas dengan nada tinggi ke kepada korban.

"Siapa yang nyuruh, mau nguasain Natuna, Jawab China. Lu minta dimakan? Hah, Indonesia harga mati, NKRI harga mati, Natuna, itu Indonesia, denger lo China, salamin sama presiden lu, gue tau bayaran presiden lu. Presiden China Anj*ng," ucap peria berbaju merah kepada korban dengan nada tinggi seperti dikutip suara.com, Senin (24/2/2020).

Kekinian, pelaku yang diketahui berinisial RK itu pun telah berhasil diungkap. Adapun, atas perbuatannya RK disangkakan Pasal 45 ayat 2 UU RI No 19 tahun 2019 dan perubahan pada UU RI No 11 tahun 2008 tentang ITe dan juga Pasal 16 jo Pasal 4 UU RI No 40 Tahun 2006 tenyang pengapusan ras dan etnis atau Pasal 157 dengan ancaman maksimal 6 tahun penjara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bullying dan Efek Jangka Panjang Maupun Pendek pada Korban

Bullying dan Efek Jangka Panjang Maupun Pendek pada Korban

Health | Minggu, 23 Februari 2020 | 07:30 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Quaden Bayles Bocah yang Dibully Berusia 18 Tahun?

CEK FAKTA: Benarkah Quaden Bayles Bocah yang Dibully Berusia 18 Tahun?

News | Sabtu, 22 Februari 2020 | 16:04 WIB

Anaknya Dibully sampai Ingin Bunuh Diri, Warganet Malah Menuduh Pura-pura

Anaknya Dibully sampai Ingin Bunuh Diri, Warganet Malah Menuduh Pura-pura

News | Sabtu, 22 Februari 2020 | 15:22 WIB

Viral Bocah Ingin Bunuh Diri karena Bullying, Covid-19 Tewaskan 2.247 Orang

Viral Bocah Ingin Bunuh Diri karena Bullying, Covid-19 Tewaskan 2.247 Orang

Health | Jum'at, 21 Februari 2020 | 21:17 WIB

Viral Video Bocah Ingin Bunuh Diri karena Diejek, Hugh Jackman Buka Suara

Viral Video Bocah Ingin Bunuh Diri karena Diejek, Hugh Jackman Buka Suara

Health | Jum'at, 21 Februari 2020 | 18:45 WIB

Viral Video Bocah Ingin Bunuh Diri karena Diejek di Sekolah, Miris Banget!

Viral Video Bocah Ingin Bunuh Diri karena Diejek di Sekolah, Miris Banget!

Health | Jum'at, 21 Februari 2020 | 17:16 WIB

Anak yang Dibully sampai Ingin Bunuh Diri Dapat Sumbangan Rp 1,6 M

Anak yang Dibully sampai Ingin Bunuh Diri Dapat Sumbangan Rp 1,6 M

News | Jum'at, 21 Februari 2020 | 17:11 WIB

Benarkan Korban Dugaan Bullying Siswa MI Sleman, Kepsek: Tak Ada Kekerasan

Benarkan Korban Dugaan Bullying Siswa MI Sleman, Kepsek: Tak Ada Kekerasan

Jogja | Jum'at, 21 Februari 2020 | 14:36 WIB

Terkini

Diplomasi Idulfitri: Prabowo Telepon Pemimpin Dunia Bahas Konflik Iran-Israel

Diplomasi Idulfitri: Prabowo Telepon Pemimpin Dunia Bahas Konflik Iran-Israel

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:52 WIB

KPAI Minta Sekolah Tidak Langsung Beri Pelajaran Berat Usai Libur Lebaran

KPAI Minta Sekolah Tidak Langsung Beri Pelajaran Berat Usai Libur Lebaran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:43 WIB

Mendagri Sebut WFH 1 Hari Sepekan Tak Masalah, Kini Tinggal Tunggu Arahan Prabowo

Mendagri Sebut WFH 1 Hari Sepekan Tak Masalah, Kini Tinggal Tunggu Arahan Prabowo

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:24 WIB

Cerdas! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan

Cerdas! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:16 WIB

Jelang Masuk Sekolah Usai Lebaran, KPAI Soroti Risiko Kelelahan hingga Tekanan Mental Anak

Jelang Masuk Sekolah Usai Lebaran, KPAI Soroti Risiko Kelelahan hingga Tekanan Mental Anak

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:03 WIB

Analisis: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran

Analisis: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:55 WIB

Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin

Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:49 WIB

Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan

Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39 WIB

Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM

Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:30 WIB

Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran

Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:26 WIB