Penting! Peneliti China Temukan Dua Tipe Corona yang Infeksi Manusia

Reza Gunadha, Fita Nofiana

Kamis, 05 Maret 2020 | 15:28 WIB
Penting! Peneliti China Temukan Dua Tipe Corona yang Infeksi Manusia
Warga Wuhan, Hubei, China mengenakan masker beralan sambil menenteng belanjaan pada 1 Maret 2020. [AFP]

Suara.com - Sejak virus corona baru muncul di Wuhan, para ilmuwan China mulai memelajari bagaimana virus tersebut menginfeksi manusia. Hasilnya, mereka menemukan ada dua tipe virus corona yang menjangkit manusa.

Mengutip dari Reuters, tipe pertama adalah tipe agresif, di mana telah menyerang 70 persen kasus corona yang dijadikan sampel.

Sedangkan 30 persen sampel lainnya menunjukkan, tipe virus corona yang kurang agresif.

Meskipun begitu, para peneliti dari Chinese Academy of Science ini menegaskan penelitian mereka masih tahap paling awal.

Mereka juga menyarankan untuk adanya studi lanjutan guna memahami evolusi virus tersebut.

“Temuan ini sangat mendukung dalam berbagai kebutuhan mendesak, studi komprehensif yang menggabungkan data genomik, data epidemiologis, dan grafik catatan gejala klinis pasien dengan penyakit coronavirus 2019 (COVID-19),” tulis para peneliti dalam sebuah jurnal yang diterbitkan di Chinese Academy of Science.

Para ahli yang tidak terlibat langsung dalam penelitian tersebut mengatakan bahwa temuan mereka cukup menarik meski harus dilakukan lebih lanjut.

"Sulit untuk mengonfirmasi studi seperti ini tanpa perbandingan patogenisitas langsung atau epidemiologi," kata Profesor Pakar infeksi dan Kekebalan di Universitas Leeds Inggris, Stephen Griffin pada Reuters.

China kini melaporkam ada 119 kasus di hari Selasa (3/3/2020) yang menurun daripada sehari sebelumnya di mana mencapai 125.

baca juga

Hingga Selasa (3/3/2020), total kasus corona di China telah mencapai 80.270 dan meninggal 2.981.

Dengan jumlah infeksi harian yang menurun di China namun meningkat di negara lain, pejabat Cina mulai mencari cara untuk mengendalikan penyebarannya di luar negeri.

China kini telah mendorong produsen peralatan pelindung medis dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan eksport luar negeri.

Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Semua Orang Perlu di Tes Corona-Covid-19, Apa Alasan Pemerintah?

Tak Semua Orang Perlu di Tes Corona-Covid-19, Apa Alasan Pemerintah?

Health | Kamis, 05 Maret 2020 | 15:16 WIB

Kritik Garis Polisi di Lokasi Suspect Corona, Dirut RSPI: Jangan Berlebihan

Kritik Garis Polisi di Lokasi Suspect Corona, Dirut RSPI: Jangan Berlebihan

News | Kamis, 05 Maret 2020 | 15:08 WIB

WNI ABK Diamond Princess Turun dari KRI Soeharso, Masuk ke Pulau Sebaru

WNI ABK Diamond Princess Turun dari KRI Soeharso, Masuk ke Pulau Sebaru

News | Kamis, 05 Maret 2020 | 15:08 WIB

Anis Kritik Wali Kota Depok: Belum Kunjungi Perumahan Tapi Banyak Bicara

Anis Kritik Wali Kota Depok: Belum Kunjungi Perumahan Tapi Banyak Bicara

News | Kamis, 05 Maret 2020 | 15:12 WIB

Terkini

Nilai PISA Rendah, Mengapa Kita Masih Sibuk Mengganti Kurikulum?

Nilai PISA Rendah, Mengapa Kita Masih Sibuk Mengganti Kurikulum?

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 06:23 WIB

Xiaomi Buka Kartu REDMI Note 17 Jelang Rilis 16 September, Baterai 10.000 mAh Jadi Andalan

Xiaomi Buka Kartu REDMI Note 17 Jelang Rilis 16 September, Baterai 10.000 mAh Jadi Andalan

Tekno | Jum'at, 11 September 2026 | 06:12 WIB

Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda

Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda

Jatim | Jum'at, 11 September 2026 | 06:00 WIB

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 22:38 WIB

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:31 WIB

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:19 WIB

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:12 WIB

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

Video | Kamis, 10 September 2026 | 22:05 WIB

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 22:00 WIB

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:56 WIB

×