Tanggapi Soal Pembunuhan di Sawah Besar, Kak Seto: Ada Unsur Lingkungan

Dany Garjito, Fita Nofiana

Selasa, 10 Maret 2020 | 13:49 WIB
Tanggapi Soal Pembunuhan di Sawah Besar, Kak Seto: Ada Unsur Lingkungan
Kak Seto

Suara.com - Pembunuhan di Sawah Besar yang melibatkan remaja (NF) sebagai pelaku telah menjadi perhatian publik. Ketua Lembaga Pelindungan Anak Indonesia, Seto Mulyadi menyatakan perilaku NF bisa disebabkan karena pengaruh lingkungan

"Sesuai pengamatan saya, selama 50 tahun terlibat di dunia anak-anak, melihat potensi adanya callous and unemotional atau psikopati untuk anak ini sesungguhnya tinggi," kata Seto dalam sebuah talkshow TVOne.

"Hanya tadi sesuatu itu kalau tidak didukung lingkungan yang memungkinkan itu meledak jadi sesuatu yang nyata maka juga tidak akan muncul," tambahnya.

Menurut Seto, lingkungan yang kondusif bagi anak menjadi salah satu kunci penting dalam menangkal perilaku menyimpang.

"Lingkungan yang kondusif penuh kasih sayang, penuh perhatian, kepedulian, dan sebagainya ini bisa mencegah munculnya ledakan-ledakan diakibatkan oleh masalah kerusakan otak yang menimbulkan kelainan perilaku seperti psikopati anak," kata dia.

Barang bukti berupa catatan dan gambar pelaku saat ditampilkan di Polres MetroJakarta Pusat, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3). [Suara.com/Alfian Winanto]
Barang bukti berupa catatan dan gambar pelaku saat ditampilkan di Polres MetroJakarta Pusat, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3). [Suara.com/Alfian Winanto]

Soal gambar NF yang tersebar di berbagai media, Seto menyatakan bahwa gambar-gambar itu bisa mewakili perasaan yang dialami.

"Memang dalam tes psikologi ini gambar bisa mewakili," kata pria yang akrab dengan sebutan Kak Seto itu.

Ia menambahkan, "ini (gambar) bisa menunjukkan seorang mungkin merasa sendirian, ketidakpedulian, mungkin juga frustasi, kecewa, merasa rumah tangga yang enggak nyaman bahkan mungkin ada unsur kekerasan."

Lingkungan kondusif yang dimaksud Seto adalah lingkungan psikologis, seperti keharmonisan keluarga, kasih sayang, support, dan lain sebagainya.

baca juga

Untuk menghindari perilaku menyimpang pada anak, Seto juga menganjurkan agar orangtua menjadi orangtua yang profesional.

"Saya menganjurkan orangtua harus menjadi orangtua profesional dijadikan sebagai profesi bukan hanya peran. Jadi upaya membangun keluarga harmonis dan mengakui apapun yang dicapai anak itu akan memungkinkan anak berkembang baik, optimal, dan mencegah anak dari berbagai tindakan-tinakan negatif," tutupnnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puas Bunuh Bocah, Membaca Perilaku dan Kejiwaan NF Lewat Psikolog Forensik

Puas Bunuh Bocah, Membaca Perilaku dan Kejiwaan NF Lewat Psikolog Forensik

News | Selasa, 10 Maret 2020 | 12:37 WIB

KPAI: Hukuman Penjara Tidak Akan Berimbas Baik Untuk NF

KPAI: Hukuman Penjara Tidak Akan Berimbas Baik Untuk NF

Health | Selasa, 10 Maret 2020 | 12:11 WIB

Didalangi Istri Muda, Kasus Pembunuhan Hakim Jamaluddin Masuk Babak Baru

Didalangi Istri Muda, Kasus Pembunuhan Hakim Jamaluddin Masuk Babak Baru

News | Selasa, 10 Maret 2020 | 11:24 WIB

Kantongi Namanya, Polisi Kejar Pembunuh PSK Online di Hotel Concat

Kantongi Namanya, Polisi Kejar Pembunuh PSK Online di Hotel Concat

Jogja | Selasa, 10 Maret 2020 | 11:05 WIB

Terkini

Jangan Terjebak Harga Murah, Tengok Strategi Investasi Setelah Aturan Rp1

Jangan Terjebak Harga Murah, Tengok Strategi Investasi Setelah Aturan Rp1

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:31 WIB

7 Sabun Muka Ekstrak Mawar untuk Cerahkan dan Lembapkan Kulit Kusam

7 Sabun Muka Ekstrak Mawar untuk Cerahkan dan Lembapkan Kulit Kusam

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 18:30 WIB

Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Dalam "Alumni Calling" Indonesia Punya Kamu 2026

Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Dalam "Alumni Calling" Indonesia Punya Kamu 2026

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:28 WIB

KPAI Minta Kasus Dugaan Bullying Siswa SMP di Serpong Tak Berhenti di Mediasi

KPAI Minta Kasus Dugaan Bullying Siswa SMP di Serpong Tak Berhenti di Mediasi

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:27 WIB

Siap Bantu Gus Kikin, Gus Ipul: Jadi Waketum PBNU Pun Tak Masalah!

Siap Bantu Gus Kikin, Gus Ipul: Jadi Waketum PBNU Pun Tak Masalah!

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:26 WIB

Dulu Buka Jalan Gibran Lewat MK, Kini Almas Tiba-tiba Dukung Denny Indrayana Usut Ijazah Wapres!

Dulu Buka Jalan Gibran Lewat MK, Kini Almas Tiba-tiba Dukung Denny Indrayana Usut Ijazah Wapres!

Surakarta | Rabu, 30 September 2026 | 18:24 WIB

Tekan Penggunaan LPG, 1 Juta Jargas Akan Dibangun

Tekan Penggunaan LPG, 1 Juta Jargas Akan Dibangun

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:23 WIB

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Ikut Menjerit

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Ikut Menjerit

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:22 WIB

Alya Sometimes Hides Her Feelings in Russian 2 Rilis PV Baru, Tayang 2027

Alya Sometimes Hides Her Feelings in Russian 2 Rilis PV Baru, Tayang 2027

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 18:20 WIB

CCTV dan ETLE Ungkap Pergerakan Terakhir Sutrimo Sebelum Ditemukan Kritis

CCTV dan ETLE Ungkap Pergerakan Terakhir Sutrimo Sebelum Ditemukan Kritis

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:18 WIB

×