7 Tips Meliput COVID-19, dari Cek Fakta sampai Wawancara Penyintas Trauma

Dany Garjito | Rifan Aditya | Suara.com

Minggu, 15 Maret 2020 | 13:24 WIB
7 Tips Meliput COVID-19, dari Cek Fakta sampai Wawancara Penyintas Trauma
Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (13/3). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]
Wakil Kepala RSPAD Gatot Soebroto Brigadir Jenderal TNI dr. A. Budi Sulistya (tengah) bersama Menteri Sekretraris Negara (Mensesneg) Pratikno (kiri) dan RSPAD Gatot Soebroto, dr Nyoto Widyo Astoro (kanan) memberikan keterangan kepada media terkait kondisi Menteri Perhubungan BUdi Karya Sumadi di Kantor Kemensesneg, Jakarta, Sabtu (14/3). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja]
Wakil Kepala RSPAD Gatot Soebroto Brigadir Jenderal TNI dr. A. Budi Sulistya (tengah) bersama Menteri Sekretraris Negara (Mensesneg) Pratikno (kiri) dan RSPAD Gatot Soebroto, dr Nyoto Widyo Astoro (kanan) memberikan keterangan kepada media terkait kondisi Menteri Perhubungan BUdi Karya Sumadi di Kantor Kemensesneg, Jakarta, Sabtu (14/3). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja]

Virus ini tidak diketahui dan tidak dapat diprediksi, dan tidak ada cukup peneliti atau dokter yang berspesialisasi pada COVID-19. Profesor epidemiologi di Sekolah Kesehatan Masyarakat TH Chan, Harvard, William Hanage, memberikan pertimbangan dalam memilih para ahli.

  • Pilih ahli dengan hati-hati. Penerima Hadiah Nobel untuk satu subjek ilmiah tidak membuat seseorang menjadi otoritas pada semua topik sains. Juga tidak memiliki gelar PhD atau mengajar di sekolah kedokteran bergengsi.
  • Bedakan apa yang diketahui benar dari apa yang dianggap benar - dan apa spekulasi atau pendapat.
  • Berhati-hatilah saat mengutip temuan dari “pracetak,” atau makalah akademis yang tidak diterbitkan.
  • Minta bantuan akademisi untuk mengukur kebenaran teori dan klaim baru. Untuk mencegah penyebaran informasi yang salah, outlet berita juga harus memeriksa fakta.
  • Baca karya jurnalis yang meliput topik sains dengan baik.

5. Ikuti nasihat jurnalis lain

Lihatlah kiat - kiat ini dari T&J GIJN bersama Thomas Abraham, seorang jurnalis kesehatan veteran, pakar penyakit menular dan keamanan kesehatan global.

Selain itu, baca kisah Caroline Chen. Dia selamat dari wabah SARS di Hong Kong pada usia 13, dan kemudian, sebagai seorang reporter, meliput SARS dan Ebola dari garis depan.

Dalam artikel ini, Chen berfokus pada apa yang harus ditanyakan ketika meliput COVID-19; bagaimana membuat segala sesuatu menjadi akurat ketika berhadapan dengan perkiraan, proyeksi, dan informasi yang berubah dengan cepat; dan bagaimana tetap aman, di atas segalanya.

IJNet telah menyusun daftar kiat untuk menulis COVID-19 dengan saran dari jurnalis yang telah meliput penyakit ini.

  • Pahami mood di lapangan - lalu terjemahkan ke dalam pekerjaan Anda.
  • Fokus pada pelaporan, bukan analisis.
  • Tonton berita utama Anda.
  • Ingat: Tidak semua angka akurat.
  • Berbicaralah dengan sebanyak mungkin orang yang berbeda.
  • Hindari kiasan rasis.
  • Perhatikan cara mewawancarai para ahli.
  • Jangan mengabaikan cerita yang tidak menyenangkan.
  • Tetapkan batasmu. Terkadang lebih baik mengatakan "tidak" kepada editor.
  • Ketika segalanya berakhir, tetaplah dengan cerita.

6. Cek Fakta COVID-19

CEK FAKTA: Benarkah Ada Tes Sederhana Virus Corona Dalam 10 Detik? (turnbackhoax.id)
CEK FAKTA: Benarkah Ada Tes Sederhana Virus Corona Dalam 10 Detik? (turnbackhoax.id)

Untuk menghilangkan prasangka dan pengecekan fakta, periksa klaim yang beredar lewat Jaringan Pengecekan Fakta Internasional yang mencakup 90 pemeriksa fakta dari 39 negara yang bekerja sama untuk memerangi informasi palsu ini.

Pada akhir Februari, aliansi #CoronaVirusFacts / #DatosCoronaVirus telah menerbitkan 558 cek fakta tentang penyakit ini. WHO memiliki halaman “Myth Busters” yang menghilangkan rumor tentang COVID-19.

Jika Anda menemukan tipuan atau informasi yang mencurigakan, hubungi kelompok cek fakta lokal dan regional yang mapan untuk mendapatkan bantuan. Biasanya mereka aktif di media sosial dan selalu mencari petunjuk.

7. Soal Trauma dan Korban

Ketika wabah global seperti ini, para korban mengalami trauma. Mereka mungkin tidak ingin diidentifikasi dan membahas soal infeksi.

Bahkan menyebutkan tempat tinggal dapat menyebarkan kepanikan di komunitas itu, membuat keluarga korban semakin tidak aman.

Artikel dari Centre for Health Journalism juga memuat pelajaran untuk mewawancarai penyintas trauma. Berikut tipsnya:

  • Perlakukan para korban dengan bermartabat. Biarkan korban “mengundang” Anda ke dalam ceritanya.
    Biarkan korban untuk menentukan waktu dan tempat wawancara.
  • Bersikap transparan. Ambil persetujuan berdasarkan informasi tentang bagaimana korban akan diidentifikasi.
  • Tempatkan kemanusiaan sebelum cerita. Prioritaskan kesejahteraan korban terlebih dahulu, cerita nomor dua.
  • Jangan kewalahan dengan pertanyaan yang paling sulit terlebih dahulu. Berempati, dan dengarkan.
  • Berulang kali berurusan dengan korban yang trauma dapat memengaruhi Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Penyebaran Corona, Dishub Jogja Perketat Pengawasan Kantong Parkir

Cegah Penyebaran Corona, Dishub Jogja Perketat Pengawasan Kantong Parkir

Jogja | Minggu, 15 Maret 2020 | 12:42 WIB

Data Terkini Corona di Jabar: 7 Orang Positif Covid-19

Data Terkini Corona di Jabar: 7 Orang Positif Covid-19

Jabar | Minggu, 15 Maret 2020 | 12:16 WIB

Kondisi Terbaru Mikel Arteta usai Positif Virus Corona

Kondisi Terbaru Mikel Arteta usai Positif Virus Corona

Bola | Minggu, 15 Maret 2020 | 12:15 WIB

Semi-lockdown Cegah COVID-19, UAD Kuliah Online hingga Tunda Wisuda

Semi-lockdown Cegah COVID-19, UAD Kuliah Online hingga Tunda Wisuda

Jogja | Minggu, 15 Maret 2020 | 12:11 WIB

Tindakan yang Wajib Dilakukan Sebelum Berlakukan Lockdown Akibat Covid-19

Tindakan yang Wajib Dilakukan Sebelum Berlakukan Lockdown Akibat Covid-19

Video | Minggu, 15 Maret 2020 | 12:09 WIB

Begini Cara Instagram Perangi Virus Corona

Begini Cara Instagram Perangi Virus Corona

Tekno | Minggu, 15 Maret 2020 | 12:20 WIB

Terkini

Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu

Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu

News | Rabu, 22 April 2026 | 07:44 WIB

Haji 2026 Dimulai: 391 Jemaah Kloter Pertama Resmi Bertolak ke Madinah via Bandara Soetta

Haji 2026 Dimulai: 391 Jemaah Kloter Pertama Resmi Bertolak ke Madinah via Bandara Soetta

News | Rabu, 22 April 2026 | 07:05 WIB

Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita

Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita

News | Selasa, 21 April 2026 | 22:11 WIB

Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja

Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:42 WIB

Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun

Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:25 WIB

Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom

Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:05 WIB

Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia

Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia

News | Selasa, 21 April 2026 | 21:02 WIB

Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got

Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:58 WIB

LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon

LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:55 WIB

Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang

Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang

News | Selasa, 21 April 2026 | 20:51 WIB