Kekurangan Masker, Ganjar Pranowo akan Bangun Pabrik Baru dalam Waktu Dekat

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Rabu, 18 Maret 2020 | 15:18 WIB
Kekurangan Masker, Ganjar Pranowo akan Bangun Pabrik Baru dalam Waktu Dekat
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. (Dok : Pemprov Jateng)

Suara.com - Kurangnya alat pelindung diri (APD), masker salah satunya, membuat Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, memutuskan untuk membangun pabrik masker di Jateng dalam waktu dekat.

Selain pembangunan pabrik baru, pabrik alkohol di Wonogiri juga bakal menaikkan produksi mencapai 3 juta liter per hari.

"Akan dibangun di Brebes dan saat ini masih proses perizinan," kata Ganjar, Jateng, Rabu (18/3/2020).

Menurut Ganjar, hal tersebut seperti yang dilakukan pemerintah Korea Selatan dalam penanganan Covid-19, dengan mendesak perusahaan agar menambah jumlah produksi dari 10 juta pieces ke 14 juta pieces.

"Kita mesti tiru itu. Ini kesempatan bangsa ini mandiri. Ini kesempatan bangsa ini berdikari," katanya.

Selain masker, salah satu kebutuhan dalam menangani Covid-19 adalah alkohol, yang merupakan salah satu komponen untuk membuat hand sanitizer. Ganjar menyampaikan, di Jateng hanya ada satu perusahaan yang memproduksi alkohol, dan saat ini menyatakan kesiapannya untuk meningkatkan jumlah produksi.

"Nanti akan produksi sampai 3 juta liter, karena kita perlu hand sanitizer yang selama ini produksinya terbatas," katanya.

Untuk menutup kekurangan hand sanitizer tersebut, Ganjar mengatakan akhir-akhir ini, ia melihat para ahli berkreasi membuat pencuci tangan secara mandiri, dengan memadukan alkohol dengan tumbuh-tumbuhan yang mudah ditemui di sekitar.

"Ada temuan menarik dari perguruan tinggi, juga anak SMK yang menggunakan dari berbagai bahan. Itu juga bisa sebenarnya," katanya.

Namun demikian, Ganjar mengatakan, secara keseluruhan, kebutuhan APD di Jateng masih kurang. Ketika video conference dengan bupati dan wali kota se-Jateng beberapa waktu lalu, mereka mengatakan, semua rumah sakit kekurangan APD, mulai dari safety shoes, respirator sampai baju pelindung.

"Kita lagi cari siapa yang bisa memproduksi. Kita sudah meminta untuk mendata. Kita akan paksa untuk produksi lebih banyak," kata Ganjar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Libur karena Corona Bukan di Rumah, Pelajar Malah Asyik Kumpul di Warung

Libur karena Corona Bukan di Rumah, Pelajar Malah Asyik Kumpul di Warung

Jawa Tengah | Rabu, 18 Maret 2020 | 15:10 WIB

Rumah Sakit di Amerika Tolak Warganya Tes Virus Corona?

Rumah Sakit di Amerika Tolak Warganya Tes Virus Corona?

Video | Rabu, 18 Maret 2020 | 15:08 WIB

Tutup Area Publik, Pemerintah Ingatkan Hindari Kerumunan dan Jaga Jarak

Tutup Area Publik, Pemerintah Ingatkan Hindari Kerumunan dan Jaga Jarak

Health | Rabu, 18 Maret 2020 | 15:15 WIB

Pasien PDP Covid-19 di Medan Meninggal Dunia

Pasien PDP Covid-19 di Medan Meninggal Dunia

Foto | Rabu, 18 Maret 2020 | 15:02 WIB

Viral Cerita Dokter Bersuhu Tubuh Sangat Rendah, "Bisa Jadi Bukan Manusia"

Viral Cerita Dokter Bersuhu Tubuh Sangat Rendah, "Bisa Jadi Bukan Manusia"

Health | Rabu, 18 Maret 2020 | 14:58 WIB

Heboh Corona, Krisdayanti Dikritik Habis-habisan Pilih Liburan ke Eropa

Heboh Corona, Krisdayanti Dikritik Habis-habisan Pilih Liburan ke Eropa

Entertainment | Rabu, 18 Maret 2020 | 14:49 WIB

Terkini

Selain BBM, Harga HP Kemungkinan Bakal Naik Karena Perang Iran

Selain BBM, Harga HP Kemungkinan Bakal Naik Karena Perang Iran

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:34 WIB

3 Prajurit TNI Tewas dalam Serangan Israel dan Ledakan di Lebanon, PBB Mengutuk Keras

3 Prajurit TNI Tewas dalam Serangan Israel dan Ledakan di Lebanon, PBB Mengutuk Keras

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:21 WIB

Zebra Cross Pac-Man Viral, Pemprov DKI Akhirnya Bangun 5 Penyeberangan Baru di Tebet

Zebra Cross Pac-Man Viral, Pemprov DKI Akhirnya Bangun 5 Penyeberangan Baru di Tebet

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:56 WIB

Kasus Amsal Sitepu: Saat Kreativitas Dinilai Rp0 dan Berujung Tuntutan 2 Tahun Penjara

Kasus Amsal Sitepu: Saat Kreativitas Dinilai Rp0 dan Berujung Tuntutan 2 Tahun Penjara

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:38 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon Bertambah, Ledakan Hantam Konvoi UNIFIL saat Misi Perdamaian

Prajurit TNI Gugur di Lebanon Bertambah, Ledakan Hantam Konvoi UNIFIL saat Misi Perdamaian

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:32 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Jenazah Praka Farizal Segera Dipulangkan ke Indonesia

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Jenazah Praka Farizal Segera Dipulangkan ke Indonesia

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:56 WIB

3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo

3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:35 WIB

Sempat Viral Zebra Cross Hilang, Pemprov DKI Akhirnya Bikin 5 Titik di Tebet

Sempat Viral Zebra Cross Hilang, Pemprov DKI Akhirnya Bikin 5 Titik di Tebet

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:33 WIB

Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum

Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:29 WIB

Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum

Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:27 WIB