Heboh Bayi Dinikahkan dengan Seekor Anjing, Alasannya Bikin Geleng-geleng

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Minggu, 12 April 2020 | 12:42 WIB
Heboh Bayi Dinikahkan dengan Seekor Anjing, Alasannya Bikin Geleng-geleng
Ilustrasi bayi tumbuh gigi. (Pixabay/Mojpe)

Suara.com - Seorang bayi laki-laki dinikahkan dengan seekor anjing betina. Pernikahan tak lazim tersebut diyakini menjadi cara ampuh menolak bala.

Dikutip dari Keepo -- jaringan Suara.com, Minggu (12/4/2020), pernikahan tersebut digelar di Desa Bariyan, negara bagian Odisha, India pada 23 Februari 2020. Pernikahan tersebut dihadiri oleh sekitar 150 orang.

Bayi laki-laki yang belum mencapai usia 2 tahun itu dinikahkan dengan seekor anjing milik tetangganya. Alasannya agar sang bayi dapat terhindar dari serangan binatang buas.

Menurut kepercayaan warga sekitar, menikahkan bayi dengan seekor anjing sudah menjadi tradisi agar si bayi terhindar dari bahaya.

Prosesi pernikahan dilakukan di sebuah kuil desa, setelah itu seorang pendeta akan menyanyikan nyanyian Sansekerta untuk pengantin.

Usai dinikahkan, anjing yang baru dinikahkan dibebaskan untuk berkeliaran di sekitar area upacara. Meski telah dinikahkan, bayi dan anjing kembali bebas menjalani hidup masing-masing.

Pernikahan tersebut digelar meriah dengan dihadiri oleh pejabat desa. Pernikahan dapat digelar ketika sang bayi laki-laki mulai tumbuh gigi di gusi atasnya.

Menurut kepercayaan Suku Mandu, pertumbuhan yang baru terjadi pada anak adalah sebuah pertanda buruk. Kesialan itu bukan hanya akan dialami oleh si anak melainkan seluruh warga suku.

Akibatnya, warga akan rentan diserang oleh harimau dan binatang bus lainnya. Dengan adanya pernikahan, dewa suku akan memberkati sang bayi dan mengusir roh-roh jahat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bayi Berstatus PDP Covid-19 Meninggal Dunia di RSUD Bahteramas Kendari

Bayi Berstatus PDP Covid-19 Meninggal Dunia di RSUD Bahteramas Kendari

News | Sabtu, 11 April 2020 | 15:15 WIB

Tak Tertular Pasien Positif, Bayi Berstatus PDP Corona Meninggal Dunia

Tak Tertular Pasien Positif, Bayi Berstatus PDP Corona Meninggal Dunia

News | Sabtu, 11 April 2020 | 15:13 WIB

Risiko Memisahkan Bayi dari Ibu yang Positif Corona Covid-19

Risiko Memisahkan Bayi dari Ibu yang Positif Corona Covid-19

Health | Sabtu, 11 April 2020 | 17:00 WIB

Usai Karantina, Pangeran Charles dan Camilla Rayakan Ulang Tahun Pernikahan

Usai Karantina, Pangeran Charles dan Camilla Rayakan Ulang Tahun Pernikahan

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2020 | 15:00 WIB

Berkat Lockdown, Pegunungan Himalaya Terlihat di India setelah 30 Tahun

Berkat Lockdown, Pegunungan Himalaya Terlihat di India setelah 30 Tahun

Tekno | Jum'at, 10 April 2020 | 11:26 WIB

PSBB Jakarta Berlaku Jumat, Khitan dan Pernikahan Diizinkan Asal...

PSBB Jakarta Berlaku Jumat, Khitan dan Pernikahan Diizinkan Asal...

News | Kamis, 09 April 2020 | 23:29 WIB

Akibat Corona, 984 WNI Jemaah Tablig Terjebak di 9 Negara

Akibat Corona, 984 WNI Jemaah Tablig Terjebak di 9 Negara

News | Kamis, 09 April 2020 | 19:24 WIB

Terkini

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:56 WIB

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:47 WIB

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:22 WIB

Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur

Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:42 WIB

Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres

Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:39 WIB

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:12 WIB

Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi

Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:05 WIB

Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan

Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:50 WIB

Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks

Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:25 WIB

Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia

Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:38 WIB