Pihak Swasta akan Dilibatkan dalam Pemeriksaan Corona Lewat Tes PCR

Chandra Iswinarno, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 13 April 2020 | 16:44 WIB
Pihak Swasta akan Dilibatkan dalam Pemeriksaan Corona Lewat Tes PCR
Doni Monardo, Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. (Dok.Ist)

Suara.com - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyebut pemeriksaan tes Covid-19 melalui tes polymerase chain reaction (PCR) bakal melibatkan pihak swasta dengan Kementerian BUMN dan Kementerian Kesehatan.

"Beberapa swasta nantinya akan berpartisipasi dalam peningkatan PCR test, yang bekerjasama juga dengan Kemenkes dan BUMN," ujar Doni usai mengikuti ratas dengan Presiden Joko Widodo melalui video conference pada Senin (13/4/2020).

Pernyataan Doni tersebut menyusul instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta tes pemeriksaan Covid-19 melalui metode PCR Covid-19 dipercepat dan diperluas jangkauannya. Kepala BNPB itu juga menyebut, pihaknya akan meningkatkan kapasitas 79 laboratorium pemeriksaan spesimen corona yakni metode PCR maupun Genome Sequencing.

Kata Doni, jumlah laboratorium pemeriksa spesimen corona saat ini sudah bertambah

"Perintah Bapak Presiden untuk meningkatkan kapasitas laboratorium, yang semula hanya ada 3, kemudian meningkat menjadi 12, saat ini 29, menuju ke 52 dari 79 laboratorium yang tersebar di seluruh tanah air."

Lebih lanjut, Doni menyebut Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang Brodjonegoro juga telah membantu Lembaga Eijkman proses peningkatan kapasitas pemeriksaan spesimen Corona.

"Bapak Menristek/Kepala BRIN juga telah membantu Lembaga Eikjman agar kapasitas pemeriksaannya ini juga bisa lebih banyak lagi," tutur Doni.

Dalam rapat terbatas itu, Wakil Presiden Maruf Amin, kata Doni, juga meminta agar tes pemeriksaan Covid-19 ditingkatkan. Hal tersebut untuk mengetahui masyarakat yang terinfeksi positif Covid-19.

"Demikian juga Bapak Wakil Presiden meminta supaya tes masif untuk ditingkatkan. Upaya ini sangat penting untuk bisa mengetahui masyarakat yang telah positif setelah dilakukan pemeriksaan, sehingga bisa dilakukan langkah-langkah untuk isolasi mandiri. Termasuk juga untuk dirujuk ke rumah sakit tertentu," katanya.

baca juga

Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta tes pemeriksaan Covid-19 melalui metode PCR Covid-19 dipercepat dan diperluas jangkauannya. Sehingga kata Jokowi bisa mengurangi tumpukan sampel yang ada di laboratorium.

"Saya ingin menyampaikan beberapa hal. pertama saya ingin tes PCR ini betul-betul bisa diperluas jangkauannya dan mengurangi tumpukan pemeriksaan sampel terutama di daerah episentrum," ujar Jokowi dalam rapat terbatas, Senin (13/4/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Ingin Tes PCR Virus Corona 10.000 Per Hari, Memang Bisa?

Jokowi Ingin Tes PCR Virus Corona 10.000 Per Hari, Memang Bisa?

News | Senin, 13 April 2020 | 10:59 WIB

Pemerintah Klaim Telah Periksa 27 Ribu Orang Lewat Metode PCR

Pemerintah Klaim Telah Periksa 27 Ribu Orang Lewat Metode PCR

News | Minggu, 12 April 2020 | 17:05 WIB

Alhamdulillah! Indonesia Sudah Punya 200.000 Reagen PCR untuk Tes Covid-19

Alhamdulillah! Indonesia Sudah Punya 200.000 Reagen PCR untuk Tes Covid-19

Health | Rabu, 08 April 2020 | 19:05 WIB

Perusahaan Korea Kasih 50.000 Alat Tes PCR Corona ke Indonesia

Perusahaan Korea Kasih 50.000 Alat Tes PCR Corona ke Indonesia

Bisnis | Senin, 06 April 2020 | 16:54 WIB

Minta Ada Protokol Khusus, DPR: Alat Rapid Test Corona Tak Seakurat PCR

Minta Ada Protokol Khusus, DPR: Alat Rapid Test Corona Tak Seakurat PCR

News | Jum'at, 20 Maret 2020 | 15:28 WIB

Terkini

Penipuan Online Makin Kompleks, Pemerintah Siapkan Penanganan Lintas Sektor

Penipuan Online Makin Kompleks, Pemerintah Siapkan Penanganan Lintas Sektor

News | Senin, 28 September 2026 | 22:00 WIB

Hellyana Diberhentikan Sementara, Sampai Kapan Jabatan Wagub Babel Kosong?

Hellyana Diberhentikan Sementara, Sampai Kapan Jabatan Wagub Babel Kosong?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 21:52 WIB

Hasil Timnas Indonesia vs Malaysia: Tak Ada Gol, Maarten Paes Man of The Match

Hasil Timnas Indonesia vs Malaysia: Tak Ada Gol, Maarten Paes Man of The Match

Bola | Senin, 28 September 2026 | 21:44 WIB

BRI Bagi-bagi Tiket Bioskop Gratis Setiap Hari Kamis

BRI Bagi-bagi Tiket Bioskop Gratis Setiap Hari Kamis

Bri | Senin, 28 September 2026 | 21:26 WIB

Kabut Asap Mengepung Sungai Musi, Mereka Tetap Bekerja demi Penghasilan

Kabut Asap Mengepung Sungai Musi, Mereka Tetap Bekerja demi Penghasilan

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 21:21 WIB

Kemensos Salurkan Bantuan Rp223 Juta untuk Korban Kebakaran Kampung Muka

Kemensos Salurkan Bantuan Rp223 Juta untuk Korban Kebakaran Kampung Muka

News | Senin, 28 September 2026 | 21:20 WIB

Jejak Kotor Wasit Timnas Indonesia vs Malaysia: Biarkan Muka Pemain Ditendang

Jejak Kotor Wasit Timnas Indonesia vs Malaysia: Biarkan Muka Pemain Ditendang

Bola | Senin, 28 September 2026 | 21:20 WIB

Golf dan Staycation Mewah Gratis dari BRI, Nasabah Bisa Langsung Klaim

Golf dan Staycation Mewah Gratis dari BRI, Nasabah Bisa Langsung Klaim

Bri | Senin, 28 September 2026 | 21:18 WIB

Aktivis HAM Ungkap Ada Belasan Pelanggaran Kemananusiaan Saat Rezim Soeharto

Aktivis HAM Ungkap Ada Belasan Pelanggaran Kemananusiaan Saat Rezim Soeharto

News | Senin, 28 September 2026 | 21:17 WIB

Polemik Lahan Teuku Umar 2, Temasra Jaya Bantah Klaim Aset BMN Mabes TNI

Polemik Lahan Teuku Umar 2, Temasra Jaya Bantah Klaim Aset BMN Mabes TNI

News | Senin, 28 September 2026 | 21:12 WIB

×