Astronot Kaget Mendarat di Bumi saat Corona: Pulang ke Planet yang Beda

Reza Gunadha | Rifan Aditya | Suara.com

Senin, 20 April 2020 | 17:24 WIB
Astronot Kaget Mendarat di Bumi saat Corona: Pulang ke Planet yang Beda
Astronot kaget mendarat di Bumi saat Corona (Twitter)

Suara.com - Dua astronot NASA dan satu kosmonot Rusia pada hari Jumat (17/4/2020) mendarat selamat di Bumi. Ketiganya adalah Andrew Morgan, Jessica Meir dan Oleg Skripochka.

Mereka pulang saat pandemi virus corona Covid-19 melanda banyak negara dunia. karenanya, ketiganya mengakui terheran-heran dan kaget melihat perubahan yang terjadi di Bumi.

Dilaporkan Channel News Asia, Jumat (17/4/2020), tiga astronot ini selesai menjalankan misi dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Mereka mendarat di Kazakhstan tengah pada pukul 05.16 GMT.

Morgan telah berada di ISS sejak Juli tahun lalu. Sementara Meir dan Skripochka tiba di sana pada bulan September.

"MENDARAT! Selamat datang di rumah, Oleg Skripochka, Andrew Morgan dan Jessica Meir!" cuit Badan ruang angkasa Roscosmos Rusia di Twitter.

Sebelum pulang ke Bumi, Jessica Meir sempat membuat cuitan di Twitter tentang perubahan yang akan dialaminya karena Covid-19. Ia mulai beradaptasi memahami budaya baru tentang jaga jarak.

"Saya pikir saya akan merasa lebih terisolasi di Bumi daripada di sini," kata astronot wanita ini.

Lalu pada Sabtu (18/4/2020) kemarin, Meir kembali membuat cuitan. Ia menyebut Bumi saat ini adalah planet yang berbeda.

"Perjalanan pulang dari Stasiun Ruang Angkasa hari ini - terima kasih yang mendalam kepada semua orang yang membentuk perjalanan ini. Terima kasih! Kami telah pulang ke planet yang berbeda, tetapi planet itu tetap spektakuler," tulis Meir.

Astronot kaget mendarat di Bumi saat Corona (Twitter)
Astronot kaget mendarat di Bumi saat Corona (Twitter)

Tidak seperti biasanya, NASA dan Roscosmos tidak menunjukkan video rekaman langsung kepulangan astronot mereka.

Alasannya, "Karena keterbatasan teknis yang terkait dengan situasi epidemi", kata Roscosmos.

Dokumentasinya menunjukkan lokasi pendaratan dimana para kru mengenakan masker dan sarung tangan karet ketika mereka membantu astronot keluar dari kapsul Soyuz MS-15.

"Tolong jaga jarak," ucap seorang anggota kru kepada petugas lain yang terdengar dalam rekaman tersebut.

Pandemi Covid-19 telah memaksa perubahan protokol kepulangan astronot.

Para kru tidak akan terbang pulang melalui bandara Karaganda Kazakhstan seperti biasanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah Terisi 80 Mayat, Melongok TPU Padurenan Khusus Jenazah Covid-19

Sudah Terisi 80 Mayat, Melongok TPU Padurenan Khusus Jenazah Covid-19

Jabar | Senin, 20 April 2020 | 17:10 WIB

COVID-19 Belum Berakhir, Bondowoso Diserang Virus Flu Burung

COVID-19 Belum Berakhir, Bondowoso Diserang Virus Flu Burung

Jatim | Senin, 20 April 2020 | 17:10 WIB

Takut Virus Corona Sama dengan Menyekutukan Allah? Ini Jawaban MUI

Takut Virus Corona Sama dengan Menyekutukan Allah? Ini Jawaban MUI

News | Senin, 20 April 2020 | 17:02 WIB

Lebanon Lockdown, Jutaan Warga Terancam Kelaparan

Lebanon Lockdown, Jutaan Warga Terancam Kelaparan

News | Senin, 20 April 2020 | 17:01 WIB

Beri 88.942 Paket Bansos Hari Ini, Pemprov DKI Pastikan Tak Ada Uang

Beri 88.942 Paket Bansos Hari Ini, Pemprov DKI Pastikan Tak Ada Uang

News | Senin, 20 April 2020 | 16:58 WIB

Terkini

Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global

Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:10 WIB

Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku

Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:09 WIB

Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK

Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:57 WIB

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:51 WIB

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:48 WIB

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:35 WIB

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:28 WIB

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:12 WIB

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:05 WIB

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB