Cara Gangster Beradaptasi dengan Corona, Bagikan Sembako sampai Bunuh Orang

Dany Garjito

Kamis, 23 April 2020 | 08:05 WIB
Cara Gangster Beradaptasi dengan Corona, Bagikan Sembako sampai Bunuh Orang
Ilustrasi gangster, mafia, kartel. (Pexels/Pixabay)

Data statistik yang dikumpulkan surat kabar harian Meksiko, Milenio, tampaknya mendukung kekhawatiran de Mauleon.

Menurut Milenio, pada Maret lalu, jumlah kasus pembunuhan terorganisir terkait kejahatan narkoba di Meksiko mencapai taraf tertinggi dalam 13 tahun terakhir.

Di sejumlah kota perbatasan Meksiko-AS, yang secara historis identik dengan kekerasan kartel, tren seperti itu juga dirasakan.

Di Kota Ciudad Juárez, 153 orang tewas pada bulan Maret, lebih banyak dari bulan apa pun semenjak Agustus 2018, demikian laporan El Diario.

Penyelundupan obat-obatan terlarang selama pandemi Covid-19

Meskipun ada gangguan pada bisnis mereka, organisasi kriminal Amerika Latin masih berusaha memasok sejumlah besar obat-obatan terlarang melewati perbatasan.

Sepanjang 2020, aparat kepolisian Kolombia terlibat dalam operasi penyitaan sekitar 112 ton kokain, seperti dilaporkan harian Kolombia El Tiempo.

Pada 31 Maret, Angkatan Laut Kolombia mencegat kapal selam milik kelompok kartel narkoba di lepas pantai Samudra Pasifik yang membawa satu ton kokain untuk dikirim ke Amerika Serikat.

Kapal itu merupakan kapal selam ke-12 yang disita tahun ini.

baca juga

Pihak berwenang Brasil juga mengakui kekuatan kelompok kriminal di banyak kawasan perkotaan.

Gangster-gangster berusaha menarik simpati

Kelompok kartel obat terlarang juga menanggapi wabah virus corona dengan mencoba menarik simpati warga lokal.

Mereka membuat skema bansos yang dibagikan kepada masyarakat yang menghadapi kehancuran ekonomi akibat pandemi. Sebagian besar menerima sedikit bantuan atau sama sekali tidak ada bantuan dari pemerintah.

Di antara sejumlah sindikat narkoba Meksiko yang dilaporkan telah membagikan paket makanan "persembahan" bos mereka adalah Kartel Generasi Baru Jalisco, Kartel Teluk, dan "Los Viagras".

Gangster lebih 'didengar' di lingkungan kaum miskin

Ilustrasi senjata api (Shutterstock).
Ilustrasi senjata api (Shutterstock).

Sejauh mana organisasi-organisasi kriminal mampu menggantikan fungsi negara di kawasan miskin di Brasil, menjadi isu penting yang diutarakan Luiz Henrique Mandetta, awal bulan ini, ketika masih menjadi menteri kesehatan Brasil.

Saat itu, dia meminta para pejabat setempat berbicara dengan para raja narkoba dan pemimpin kelompok kriminal tentang upaya menghentikan penyebaran virus corona.

Mandetta mengatakan pihak berwenang harus realistis tentang siapa yang berkuasa di lingkungan kaum miskin.

"Kita harus memahami bahwa kawasan ini merupakan kantong-kantong di mana negara sering absen dan yang bertanggung jawab adalah para pengedar narkoba," katanya.

Peluang pemerintah kembali mengambil alih

Sejumlah pengamat menduga bahwa terlepas dari upaya para kartel beradaptasi dengan kondisi saat ini, mereka telah mengalami pukulan keras akibat pandemi.

"Ada kemungkinan dalam beberapa minggu atau bulan ke depan, masa kelemahan terparah bagi kejahatan terorganisir akan tercapai, tepat pada saat negara memperluas perannya akibat keadaan darurat," tulis pakar keamanan Meksiko, Alejandro Hope, di harian Meksiko El Universal.

"Dan saat kehidupan di negara ini kembali normal, pola lama perdagangan ilegal dan kegiatan kriminal akan kembali," tambahnya.

"Tetapi mungkin keadaan ini bisa dioptimalkan dengan memunculkan kehadiran negara yang selama ini tidak pernah ada, membongkar kelompok utama kejahatan terorganisir, menumbangkan legitimasi mereka, serta memodifikasi hubungan antara warga, keamanan, dan aparat penegak hukum," papar Hope.

Kendati demikian, terlepas dari dampak jangka panjang terhadap mafia narkoba, dalam jangka pendek, upaya mereka untuk menghadapi krisis Covid-19 kemungkinan akan mendatangkan aksi kekerasan yang berkelanjutan, serta tantangan bertubi-tubi pada otoritas negara yang tengah kewalahan menghadapi darurat kesehatan di seluruh Amerika Latin.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siasat Licik Pengedar Sabu di Bekasi: Sembunyikan Barang Haram dalam Bungkus Pakan Burung

Siasat Licik Pengedar Sabu di Bekasi: Sembunyikan Barang Haram dalam Bungkus Pakan Burung

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Miris! Eks Kapolres Bima Kota Pakai Uang Sabu Rp434 Juta Buat Umrah Keluarga

Miris! Eks Kapolres Bima Kota Pakai Uang Sabu Rp434 Juta Buat Umrah Keluarga

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:32 WIB

Bukan Tenggelam! Bercak Darah Buktikan 3 Polisi Katingan Dihabisi Sebelum Dibuang ke Sungai

Bukan Tenggelam! Bercak Darah Buktikan 3 Polisi Katingan Dihabisi Sebelum Dibuang ke Sungai

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 13:16 WIB

Review Film Boss, Kisah Lucu Tiga Anggota Gangster yang Menolak Menjadi Bos

Review Film Boss, Kisah Lucu Tiga Anggota Gangster yang Menolak Menjadi Bos

Your Say | Selasa, 07 Juli 2026 | 09:00 WIB

Jangan Cuma Pelaku Lapangan! Mabes Polri Harus Bongkar Otak Sindikat Narkoba di Katingan

Jangan Cuma Pelaku Lapangan! Mabes Polri Harus Bongkar Otak Sindikat Narkoba di Katingan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 16:30 WIB

Tiga Pembantai Polisi di Katingan Diciduk! Serang Petugas Pakai Parang Saat Gerebek Narkoba

Tiga Pembantai Polisi di Katingan Diciduk! Serang Petugas Pakai Parang Saat Gerebek Narkoba

News | Senin, 06 Juli 2026 | 15:07 WIB

Polisi Bongkar Pabrik Vape THC Milik WNA di Bali, Transaksi Pakai Kripto

Polisi Bongkar Pabrik Vape THC Milik WNA di Bali, Transaksi Pakai Kripto

News | Senin, 06 Juli 2026 | 13:45 WIB

3 Polisi Gugur saat Gerebek Narkoba di Katingan, DPR Minta Jaringan Pelaku Dibongkar Total

3 Polisi Gugur saat Gerebek Narkoba di Katingan, DPR Minta Jaringan Pelaku Dibongkar Total

News | Senin, 06 Juli 2026 | 12:10 WIB

Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Tembakau Sintetis, Transaksi Dilakukan Lewat Media Sosial

Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Tembakau Sintetis, Transaksi Dilakukan Lewat Media Sosial

News | Senin, 06 Juli 2026 | 07:01 WIB

Korban Ketiga Operasi Narkoba Katingan: Aiptu Sumaryanto Ditemukan Meninggal

Korban Ketiga Operasi Narkoba Katingan: Aiptu Sumaryanto Ditemukan Meninggal

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:46 WIB

Terkini

Jelang Muktamar PBNU, Gus Ipul Tegaskan Tak Semua PWNU-PCNU Punya Hak Pilih

Jelang Muktamar PBNU, Gus Ipul Tegaskan Tak Semua PWNU-PCNU Punya Hak Pilih

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 17:03 WIB

Saat Stadion Tak Lagi Ramai, DPRD Usul Lahan Kamal Muara Disulap Jadi SMA Negeri

Saat Stadion Tak Lagi Ramai, DPRD Usul Lahan Kamal Muara Disulap Jadi SMA Negeri

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 16:53 WIB

Kasus TPA Jatiwaringin: Mengapa Kebakaran TPA Terus Berulang, Apa Sebenarnya Akarnya?

Kasus TPA Jatiwaringin: Mengapa Kebakaran TPA Terus Berulang, Apa Sebenarnya Akarnya?

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 16:50 WIB

Viral Perempuan Disabilitas Melahirkan, Polisi Buru Terduga Pelaku Rudapaksa di Jagakarsa

Viral Perempuan Disabilitas Melahirkan, Polisi Buru Terduga Pelaku Rudapaksa di Jagakarsa

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 16:34 WIB

Ancam Hak Tanah dan Kriminalisasi Warga Adat, UU KSDAE Digugat ke MK!

Ancam Hak Tanah dan Kriminalisasi Warga Adat, UU KSDAE Digugat ke MK!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 16:17 WIB

Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang

Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 16:15 WIB

Melawan Vonis 10 Tahun, Nadiem Makarim Resmi Serahkan Memori Banding

Melawan Vonis 10 Tahun, Nadiem Makarim Resmi Serahkan Memori Banding

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 16:01 WIB

Dilema Anak Muda RI: Tetap Ingin Menikah tapi Tercekik Beban Ekonomi dan Rumah Mahal

Dilema Anak Muda RI: Tetap Ingin Menikah tapi Tercekik Beban Ekonomi dan Rumah Mahal

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:55 WIB

Kejagung Bongkar Akal-Akalan Ekspor Logam Tanah Jarang, Dua Pengiriman Diduga Sudah Lolos

Kejagung Bongkar Akal-Akalan Ekspor Logam Tanah Jarang, Dua Pengiriman Diduga Sudah Lolos

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:46 WIB

Pantas Suka Joget, Prabowo Blak-blakan Ungkap Punya DNA India di Hadapan PM Modi: Ini Benar!

Pantas Suka Joget, Prabowo Blak-blakan Ungkap Punya DNA India di Hadapan PM Modi: Ini Benar!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:45 WIB

×